
“Tidak mungkin .. tidak mungkin... anak Pangeran Zhen Hui baru berumur 10 tahun mana mungkin dirimu adalah pangeran Zhen Long?” Tetua Sun Bingqian Berkata dengan penuh pertanyaan tidak mempercayai kebenaran perkataan Zhen Long.
“Memang agak susah untuk dijelaskan mungkin cara ini lebih baik Bibi Guru akan lebih mengerti” Zhen Long berkata sembari mengeluarkan sebuah benda pusaka pertap yang sangat dikenali oleh semua orang yang ada di perguruan aliran kultus teratai putih, benda tersebut tak lain adalah mustika kultus suci kemudian Zhen Long meneteskan darahnya keatas benda tersebut dan muncullah Tayangan masa lalu Zhen Long, membuat para tetua menangis menyaksikan masa kecil Zhen Long, namun baru beberapa saat Zhen Long dengan segera menghancurkan mustika kultus suci dengan tenaga dalamnya agar rahasia pelatihannya di dalam cincin kuasa langit dan rahasia lainnya tidak diketahui, hal tersebut membuat para tetua takjub dengan tenaga dalam milik Zhen Long karena mengetahui untuk menghancurkan mustika tersebut harus menggunakan tenaga dalam hingga 10x dari tenaga dalam yang dipakai untuk membuatnya para tetua dan para murid aliran kultus teratai putih paham betul akan hal tersebut...
“Apakah semua sudah jelas? sebaiknya para bibi dan tetua sekalian menghapus air mata karena Wajah kalian tidak terlihat cantik lagi” Zhen Long Berkata sembari menggoda para bibi guru dan para tetua sepuh, membuat para tetua dan murid tertawa sambil meneteskan air mata mendengarkan perkataan Zhen Long.
“Long'er kenapa tubuhmu begitu dewasa dari umurmu Nak?” Shi Shingshu bertanya penasaran dengan penuh kebahagiaan diwajahnya.
“Apakah bibi guru Shi lupa kalau saya dilahirkan dengan kualitas tulang naga perunggu” Zhen Long berkata sembari mengingatkan kepada para tetua utama tentang kualitas tulangnya..
“Mengapa dirimu juga menamakan dirimu dengan nama yang menyeramkan nak membuat kami menjadi emosi mendengarnya?” Tetua Bing Qimei bertanya dengan sedikit serius karena dapat membuat semua yang mendengarnya menjadi sangat tabu bagi para golongan aliran sekte putih netral..
“Saya senang bibi lebih baik terkenal dengan gelar buruk tetap budi dan moral yang baik, dari pada gelar baik namun budi dan moral buruk sesuai dengan kitab yang telah kupelajari, dan saya yang telah menciptakan ilmu ini bibi” Zhen Long menjawab dengan bangga menjelaskan pandangannya membuat mereka semua tersenyum dan merasa perkataan Zhen Long benar serta merasa bangga akan kedewasaan keponakannya..
“Bibi bolehkah saya mengambil titipan nenekku Tetua Bai Rong..?" Zhen Long Bertanya dengan sangat sopan kepada para tetua utama, membuat para tetua saling berpandangan dan merasa yakin bahwa Zhen Long adalah orang yang mereka tunggu tunggu selama ini..
“Kalian semua boleh pergi!!! Perintah Mu Xiaolan kepada para tetua sepuh dan para murid karena yang dibicarakan Zhen Long sangat rahasia dan merupakan tempat sakral bagi perguruan Aliran Kultus Teratai putih.
__ADS_1
“Tidak perlu bibi Mu biarkan mereka semua mengetahui hal tersebut, Karena tidak ada penghianat di dalam aliran kultus teratai putih, saya telah melihat loyalitas dan rasa kekeluargaan dari saudari saudariku sekalian” Zhen Long berkata dengan tegas dan yakin membuat ke 6 tetua tersenyum lebar karena merasa lega lepas dari beban tanggung jawab yang besar dari gurunya Putri Bai Rong..
“Dengarlah saudari saudariku pendekar aliran kultus teratai putih di perguruan ini tersimpan rahasia besar karena perguruan ini tersimpan salah satu senjata pusaka dewa Gendawa Dewi Nirwana yang selama ini disegel dengan baik dan saya akan mengambilnya sesuai pesan dari leluhur dan barang siapa yang memiliki gendawa tersebut merupakan pemimpin dari aliran kultus teratai putih dan harus mengikuti perintahnya sesuai dengan aturan pertama kultus teratai putih!!!” Zhen Long berkata dengan lantang membuat para tetua sepuh dan para murid memahami maksud dari Zhen Long karena hal tersebut tertulis di peraturan perguruan Perawan Suci yang saat ini berubah nama menjadi Kultus Teratai Putih.
“Namun saya mengijinkan untuk para tetua utama dan tetua sepuh untuk memilikinya dengan kemampuan saudari saudari sekalian agar tidak terjadi kesalah pahaman...” Zhen Long berkata sembari melanjutkan pernyataannya kemudian Zhen Long berjalan kearah makam rahasia leluhur tanpa di tuntun oleh para tetua utama Serta bersujud 3 kali didepan makam suci di ikuti oleh para tetua utama dan tetua sepuh bahkan Huang Lingruo yang merupakan murid kesayangan mereka tidak mengetahui Rahasia perguruannya tersebut, Zhen Long dengan segera memasuki makam dan mengambil kitab leluhur yang disimpan neneknya Putri Bai Rong merupakan kitab warisan Raja Bai Kong serta mengangkat batu besar yang diatasnya di terdapat senjata pusaka dewa Gendawa Dewi Nirwana yang diselimuti segel sihir menuju tengah aula kultus teratai putih...
“Lihatlah sobat salah satu kepingan kehidupanmu” Zhen Long Berkata kepada Dewa Naga dengan senyuman di bibirnya..
“Iya yang mulia terlihat sangat indah” Dewa Naga berkata dengan terkesima dengan senjata tersebut.
“Hahahah..hahahaha...hahahah begitu berharganya kepingan kehidupanmu di dunia ini sobat” Zhen Long memberikan pujian kepada Dewa Naga.
“Alangkah serakahnya diriku bila tidak mengijinkan penjaga pusaka ini tidak diberikan kesempatan untuk memilikinya siapa tahu Gendawa Dewi Nirwana ini memilih takdirnya sendiri sobat” Zhen Long berkata memberikan penjelasan kepada Dewa Naga dalam hati berkomunikasi dengan sabatnya.
“Silahkan para tetua mencoba mengambilnya siapa tahu Gendawa Dewi Nirwana adalah takdir dari salah seorang tetua maupun murid aliran teratai putih...” Zhen Long berkata dengan tegas mempersilahkan kepada seluruh Tetua dan Murid Aliran Kultus Teratai Putih..
“Kami tidak ingin mengambilnya Long'er karena amanah guru Bai Rong akan ada turunannya yang mengambil dan menjaganya” Tetua Mu Xiaolan berkata setelah melihat para tetua utama lainnya..
__ADS_1
“Apakah bibi dan saudari saudari sekalian sadar dengan keputusan yang saudari sekalian pilih karena apabila saya yang mengambilnya maka bibi dan saudari saudari sekalian harus menerima segala keputusanku dan perintahku termasuk melamar ke 6 bibi guru menjadi pasangan kakekku dan merubah beberapa aturan aliran kultus teratai putih?” Zhen Long berkata dengan nada serius mengingatkan aturan dasar perguruan..
Para tetua sepuh dan para murid menjadi bingung atas pernyataan Zhen Long karena bertentangan dengan kata maha guru Bai Rong...
“Long'er kalau boleh bibi tahu kakek siapa yang kamu maksud nak?" Tetua Ming Enwu bertanya dengan sangat penasaran karena menyangkut pribadi mereka..
“Yah adik dari nenek Bai Rong” Zhen Long menjawab dengan tegas namun membuat ke 6 tetua utama tersentak kaget begitupun para tetua lainnya mendengar jawaban Zhen Long
“Maksudmu yang mulia Raja Bai Yan!!! Long'er ?" Tetua Sun Bingqian terkejut sembari memperjelas pertanyaannya kembali..
“iya.. bibi Sun...memangnya ada lagi adik nenek Bai Rong selain kakek Bai Yan?" Zhen Long menjawab sembari mengerutkan dahinya karena bingung merasa adi dari neneknya cuman seorang saja..
“Apakah Yang mulia Raja Bai Yan mengetahui hal ini Long'er?” Tetua Xue Minsui ikut bertanya merasa hal tersebut hanyalah keputusan Zhen Long..
“Belum Bibi Xue namun saya yang akan mengurus semuanya yang jelas ke 6 bibi guru setuju saja dulu” Zhen Long Menjawab dengan santai membuat para tetua sedikit Khawatir akan lamaran tersebut..
“Long'er pernikahan tidak semudah yang kamu fikirkan Nak” Tetua Bing Qimei memberikan nasehat kepada Zhen Long dengan sangat hati hati karena tidak ingin menyinggung keinginan keponakannya..
__ADS_1
“Saya tidak memaksa bibi namun saya merasa kerajaan Taili ini harus berlanjut dan saya hanya menyukai para bibi guru saja” Zhen Long berkata membuat pusing para tetua utama untuk menjawabnya..
“Apakah kami pantas mendampingi yang mulia Raja Bai Yan?” Tetua Mu Xiaolan berkata sembari melihat wajah para tetua utama pusing mendengar permintaan Zhen Long..