Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa Lalu Zhen Hui : Pelatihan Zhen Hui


__ADS_3

“Ijinkan saya membawa pangeran Zhen Hui untuk berlatih serta mengobatinya yang mulia di bawah puncak biara cahaya kebenaran” Biksu It Heng Meminta ijin membawa pangeran Zhen Hui meninggalkan Kekaisaran Wei.


“Baiklah biksu It Heng saya serahkan keselamatan anakku namun saya bisakan berderma kepada aliran cahaya kebenaran ?” Kaisar Zhen Kuojin berkata dengan sopan yang mengetahui cara membalas jasa dari bantuan biksu It Heng kepada putranya...


“Sancai sancai.. ternyata kecerdasan yang mulia Kaisar Wei bukan isu belaka” Mahaguru Su Ao berkata sambil mengelengkan kepalanya, Maha guru Su Ao menyadari maksud kaisar Zhen KuoJin namun tidak bisa menolak hal tersebut karena berderma ke biara puncak kebenaran tidak ada yang bisa melarangnya.


Pangeran Zhen Hui di bawa oleh Mahaguru Su Ao dan biksu It Heng ke biara cahaya kebenaran, Kaisar Zhen Kuojin memberikan sumber daya langka dan kebutuhan aliran cahaya kebenaran dengan sangat banyak setiap 3 bulan yang di berikan langsung oleh 4 pelindung kekaisaran yang merupakan murid luar aliran cahaya kebenaran.


Waktu terus berjalan Pangeran Zhen Hui berlatih dengan susah payah dibawa bimbingan Biksu It Heng yang selalu menyalurkan tenaga dalamnya agar kesehatan pangeran Zhen Hui bisa terjaga dengan penuh kesabaran..


Tibalah pertemuannya dengan Putri Shu Liang dan berjalan bersama ke Negara Durham, Setelah Putri Shu Liang berpamitan dengannya, Pangeran Zhen Hui juga ingin berpamitan dengan Raja Konery karena merasa urusannya telah selesai namun Raja Konery menahan Pangeran Zhen Hui dan bertanya “Siapa ibumu pangeran Zhen Hui?" dengan nada serius dan penasaran.


“Ibu hamba selir kaisar Wei bernama Bai Rong yang mulia” Pangeran Zhen Hui menjawab dengan sopan membuat pangeran Mahkota Yasir Al Mahmud mengerti maksud pertanyaan dari sahabatnya...

__ADS_1


“Hahahaahahahah... hahahah... ahahahah.. ternyata takdir mempertemukan kita saudara Hui.....?" Raja Konery berkata sambil tertawa bahagia dengan angkuhnya seakan akan akrab dengan Zhen Hui.


“Adakah sesuatu yang saya tidak pahami yang mulia Raja Konery?" Pangeran Zhen Hui bertanya dengan penuh rasa penasaran maksud tawa dan kegembiraan Raja Konery serta senyum tipis Pangeran Yasir kearahnya..


“Berarti saudara Hui adalah keponakan Raja Taili Bai Yan yang merupakan nNegara aliansi kami” pangeran Yasir menjawab sembari menjelaskan sesuatu hal yang penting yang mungkin pangeran Zhen Hui tidak ketahui..


“Dan alangkah baiknya saudara Hui jangan kembali kekaisaran Wei karena 2 tahun yang lalu Kaisar Wei Zhen Kuojin telah meninggal dan adik anda Zhen Cao telah dilantik menjadi Kaisar sementara menunggu dirimu kembali” lanjut pangeran Yasir Al Mahmud dan membuat terkejut Pangeran Zhen Hui yang tidak mengetahui pri hal mangkatnya ayahnya, membuat Raja Konery dan pangeran Yasir bertambah yakin bahwa Pangeran Zhen Hui tidak mengetahui hal tersebut dari wajahnya...


“Ditambah lagi gejolak di kekaisaran Wei akibat kematian Kaisar Zhen Kuojin yang penuh misteri dan kejanggalan dengan kemampuan saudara Hui saat ini tidak banyak membantu keadaan kekaisaran Wei yang sedang mendapat gempuran dari kekaisan Tang dan Negara aliansinya...” pangeran Yasir Al Mahmud melanjutkan pendapatnya karena melihat kondisi kekaisaran Wei yang dalam kekacauan.


“Saya telah menggambarkan kitab kuno dewa perang milik keluarga Bai di Negara Taili untuk kamu pelajari sobat namun untuk saat ini saya ingin dirimu mempelajari ilmu Dewa Nagaku sebagai bekal perjalannmu dan sebagai hadiah persahabatan kita... hahahah..hahahah hahahaah apakah kamu keberatan !!!” Raja Konery berkata serta tertawa dan memaksa sambil melototkan matanya kearah Pangeran Zhen Hui karena tidak senang bila sarannya ditolak..


“Terima kasih Sahabat atas bantuannya saya akan berusaha sebaik mungkin” Pangeran Zhen Hui menjawab serta menerima tawaran tersebut karena merasa persaudaraan yang besar diberikan oleh Raja Durham kepadanya dengan membantu kerabat terdekat ibunya selama ini...

__ADS_1


Pangeran Zhen Hui akhirnya dilatih oleh Raja Konery selama 6 bulan di kerajaan Durham namun tidak didalam formasi sihir kutukannya karena Pangeran Zhen Hui tidak memiliki darah keluarga Shu, Raja Konery membuatkan Formasi sihir tahap 6 dibawah ruangan istana Durham untuk Pangeran Zhen Hui berlatih dari kitab Shu Ron Yang dipelajarinya dari Raja Shu Kang Sahabatnya, Pangeran Zhen Hui hanya mampu mempelajari hingga tahap 4 kitab raga dewa naga, tahap 8 langkah dan tarian dewa naga dan tahap 7 cakar dan tapak dewa naga yang telah dikombinasikan dengan kitab lainnya.


Pangeran Zhen Hui sangat kesusahan mempelajari ilmu pertahanan karena dirinya tidak paham titik titik meridian pada tubuhnya namun Zhen Hui telah mengusai Raga Manusia Emas karena arahan biksu It Heng dan tidak serumit Raga Dewa Naga Raja Konery yang semakin rumit karena merupakan hasil kombinasi dari ilmu pertahanan kitab kuno lain, Setelah 6 bulan berlalu Zhen Hui meminta ijin untuk melanjutkan perjalannya ke Negara Taili menemui pamannya Raja Bai Yan.


Raja Konery mengijinkan dan memberikan saran agar Pangeran Zhen Hui untuk mengusai dan mendalami kitab dewa perang hingga puncak sebelum kembali ke kaisaran Wei dan mengambil posisinya menjadi Kaisar Wei, sambil memberikan sebuah botol mustika dewi nur yang berisikan darah Putri Shu Liang dan berbisik “Simpanlah darah Putri Negara Xiang ini sebagai tanda cintanya kepadamu sobat..hahahahahhahahahahah hahaahah.. hahaah ” Raja Konery berkata sembari tertawa mengejek dan membuat Pangeran Zhen Hui merasa malu menyadari Putri Shu Liang menitipkan darahnya saat itu ternyata untuk dirinya...


“Saya akan menjalankan nasehat sahabat sebaik mungkin” sambil memberi hormat dan pergi meninggalkan kerajaan Durham menuju ke Negara Taili untuk berlatih serta meningkatkan kemampuannya ilmu beladirinya.


Dengan ilmu meringankan tubuh miliknya saat ini Pangeran Zhen Hui membutuhkan 15 hari untuk sampai ke Negara Taili melalui perjalanan darat dan laut di pelabuhan Xiaozhong Wilayah perbatasan kekaisaran Wu, Pangeran Zhen Hui merasa perlu ke Negara Taili karena baru mengetahui ibunya adalah Putri dari Negara tersebut sambil melepas kangen dengan pamannya Raja Bai Yan, Pangeran Zhen Hui Juga mengetahui selama ini Raja Konery dan Pangeran Yasir Al Mahmud yang selalu membantu Negara Taili yang mengalami kondisi kekacauan dalam pemerintahannya..


Raja Bai Yan sangat senang menyambut Keponakannya Kemudian memberikan surat terakhir dari Ratu Bai Rong kepada keponakannya sebagai titipan terakhirnya yang menjelaskan khasiat dan tata cara penggunaan cincin kuasa langit dan sebagai perintah terakhir untuk Aliran Kultus Teratai putih.


Raja Bai Yan juga memberikan kitab Dewa Perang yang di gambarkan Raja Konery dan semua sumber daya langka milik Negara Taili yang tidak berguna untuknya, pangeran Zhen Hui kemudian memasukkan semua isi gudang rahasia Negara Taili milik pamannya Raja Bai Yan kedalam cincin kuasa langit dan menuju ke aliran kultus teratai putih untuk berlatih mengingat surat ibunya memintanya melakukan tersebut ditambah lagi disana terdapat formasi sihir tahap 8 yang bisa dimasuki keturunan Bai, karena kediaman kakeknya hanya merupakan formasi sihir tahap 6..

__ADS_1


Pangeran Zhen Hui menghadap ke 6 tetua aliran kultus teratai putih yang merupakan murid Ratu Bai Rong di temani pamannya Raja Bai Yan serta menyerahkan surat dari Ratu Bai Rong kepada tetua tersebut setelah berfikir sejenak akhirnya Pangeran Zhen Hui di ijinkan berlatih di salah satu ruangan aliran teratai putih dengan syarat tidak


__ADS_2