Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa Lalu Huang Xie : Tragedi Keluarga Yu Kuo


__ADS_3

Huang Xie kecil dididik sejak awal dengan pendidikan tata krama kebangsawanan dan ilmu kesastraan, Huang Xie tidak didik sebagai seorang pendekar dikarenakan di kekaisaran Wu lebih mengutamakan pria terpelajar dibandingkan pria yang memiliki ilmu beladiri tinggi dan ilmu peracik obat sebelum era kekacauan terjadi di dataran tengah.


Di Kekaisaran Wu terdapat banyak pelajar dan sarjana yang berasal dari bangsawan bangsawan kekaisaran Wu yang setiap generasi menyiapkan salah satu bibit terbaiknya untuk mengisi posisi kabinet menteri dan pejabat kota didaerah kekaisaran Wu,


Huang Xie merupakan generasi ke 26 keluarga Huang yang paling berprestasi dari para pendahulunya selain berparas tampan dirinya terkenal dengan sarjana terbaik sepanjang masa keluarga Bangsawan Huang dan merupakan tercerdas ke 2 dari Kekaisaran Wu setelah putri bangsawan keluarga Che kekaisaran Wu yang saat ini menjadi Perdana Menteri kekaisaran Wu Che Mingpao, selain memiliki kecerdasan Huang Xie juga dinilai memiliki kharisma dan sopan santun yang baik serta dikenal sebagai negosiator yang handal kekaisaran Wu, keluarga Yu yang berasal dari kota Kangton wilayah utara Kekaisaran Wu memiliki keinginan untuk menikahkan putrinya Yu Min dengan cara melakukan sayembara, Huang Xie ikut serta pada waktu itu selain tertarik dengan keluarga Yu yang memiliki kitab kitab ilmu pengetahuan dan merupakan peracik obat terkenal serta kitab ramuan yang sangat banyak dikarenakan dari keluarga inilah muncul Mahaguru kesastraan dan pengetahuan racikan obat di kekaisaran Wu namun tidak ingin menjadi bagian dari kekaisaran, Huang Xie juga sejak lama mendamdakan Yu Min sebagai pasangannya hidupnya karena merupakan teman semasa kecilnya...


Huang Xie memenangkan sayembara tersebut dengan merapal paling banyak kitab yang telah disediakan dengan batas waktu membaca 3 jam, ternyata kitab yang dirapalkan Huang Xie dan peserta lain adalah bab 1 kitab Yu Nan.


Keluarga Yu saat itu dikepalai oleh Yu Kou memilih jalan ini karena dirinya merupakan keturunan terakhir dari keluarga Yu, Yu Kou membutuhkan seseorang untuk mewarisi kitab Yu Nan milik leluhurnya dan pewaris dari kitab kitab racikan obat keluarganya yang tersimpan dengan baik di ruang rahasia dipegunungan Nanyu.


Setelah pernikahan selama 2 tahun Huang Xie di karuniai seorang putri dan diberi nama Huang Lingruo, Huang Xie menerima panggilan dari istana Kekaisaran Wu untuk mengisi menteri pertahan kekaisaran Wu yang sedang kosong dikarenakan menteri terdahulu telah meninggal...

__ADS_1


Huang Xie sejak dulu diminta sebagai menteri pertahanan kekaisaran Wu namun memohon agar dirinya menjadi gubernur di wilayah Kangtong agar lebih dekat dengan keluarganya seperti biasanya keluarga Yu bersikap menyendiri dan menutup diri dengan orang luar karena merupakan keturunan terpelajar tinggkat tingg dan Peracik obat tingkat pertapa bertugas meneliti segala ilmu pengetahuan dan ilmu racikan obat dan senjata di dunia...


Huang Xie menerima dan melaksanakan tugas barunya sebagai menteri pertahanan dan pulang ke Kangton sebulan sekali untuk menjenguk istri, anak serta mertuanya, setelah 5 tahun menjadi menteri pertahanan banyak urusan diplomasi yang telah diselesaikan oleh Huang Xie karena dapat berkolaborasi kerja sama yang sangat baik dengan perdana menteri Che Mingpao dan panglima perang Yan Xiangchen sehingga masalah keamanan dan pertahanan kekaisaran Wu dengan segera teratasi...


Seperti biasa setiap bulan Huang Xie berencana pulang menjenguk keluarganya, sebelum itu Huang Xie berbelanja di ibu kota Beisa kain sutra yang terbaik dan beberapa mainan untuk anak dan istrinya di Kangtong, alangkah terkejutnya Huang Xie mengetahui bahwa keluarga Yu Kuo telah dibantai secara sadis sehari yang lalu beserta pelayan keluarga tersebut.


Huang Xie mencari istrinya Yu Min disegala ruangan dan mendapati tubuh Yu Min yang tidak bernyawa lagi tergantung di tiang utama ruang keluarga Yu dengan tubuh yang bersimbah darah setengah bugil serta penuhi bekas sayatan dan cambukan menandakan siksaan sadis yang diterimanya sebelum ajal menjemput...


Huang Xie tersadar dirinya tidak mendapati jasad putrinya Huang Lingruo diantara jenasah jenasah yang telah ada dan mendapatkan tidak ada pula jasad perawat Huang Lingruo, dengan segera Huang Xie berkuda kearah kota Kangtong tempat tinggal pelayan setianya tersebut...


Huang Xie melihat pelayan setianya bersama putrinya Huang Lingruo namun pelayan setianya terlihat sangat syok dan kewarasannya terganggu, Huang Xie kemudian bertanya kepada keluarga pelayannya, sejak sehari yang lalu kewarasan pelayannya telah hilang karena melihat pembantaian keluarga Yu Kuo.

__ADS_1


Huang Lingruo diajak oleh pelayannya untuk berjalan jalan ke kota Kangton untuk membeli persiapan penjamuan kepulangan Huang Xie, hanya informasi tersebut yang didapat Huang Xie dari kerabat pelayannya dengan memberikan sekantung koin emas, Huang Xie berterima kasih kepada kekuarga pelayannya dan meminta agar merawat pelayannya tersebut agar sembuh....


Huang Xie kemudian membawa putrinya Huang Lingruo ke ibu kota kekaisaran Wu serta meminta perdana menteri Che Mingpao meminjamkan ruangannya yang merupakan formasi sihir iblis tahap puncak milik keluarga Che yang setara formasi sihir tahap 5 Shu Ron untuk menyelidiki kematian keluarganya melalui mustika kultus suci dengan tetes darah putrinya Huang Lingruo...


Dia mengetahui selama setahun belakangan ini para petinggi aliran api surgawi mendatangi keluarga Yu Kuo untuk meminta kitab pusaka dewa Yu Nan , pil pil mujarab dan senjata pusaka pertapa kualitas tinggi yang merupakan warisan leluhur keluarga Yu, dan baru Huang Xie ketahui yang selama ini disimpan dibalik pakaian istrinya Yu Min.


Kemudian Huang Xie menghadap kekaisar Wu Dong Fangguan untuk menuntut keadilan atas kematian keluarganya dan mengarahkan pasukan kekaisaran Wu untuk melenyapkan aliran api surgawi, namun hal tersebut tidak diijinkan oleh kaisar Dong Fangguan karena aliran api surgawi merupakan sekutu Negara Zugen yang merupakan aliansi kekaisaran Wu...


Kaisar Dong Fangguan berfikir tidak akan merusak aliansi hanya karena dendam pribadi, haln tersebut juga ditanggapi Perdana menteri Che Minpao dan panglima perang Yan Xiangchen kekaisaran Wu yang setuju dengan keputusan kaisar Dong Fangguan...


Mendengar keputusan Kaisar Wu, Huang Xie menuju kediaman keluarganya di ibukota dan meminta ayahnya membantunya namun hal serupa juga yang dirinya dapatkan dari pihak keluarganya karena keterbatasan kemampuan.

__ADS_1


Huang Xie merasa tidak ada yang bisa menolongnya saat ini kemudian Huang Xie membobol ruang penyimpanan kekaisaran Wu dan mencuri sebuah kitab kuno dan beberapa sumber daya langka, tinggi dan menengah kemudian melarikan diri dari ibu kota kekaisaran Wu membawa serta Putri tercintanya Huang Lingruo.


__ADS_2