Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Kesedihan Huang Lingruo


__ADS_3

Huang Lingruo dan Zhen Long kemudian mengangkat jari telunjuknya ke bibir serentak berkata “ussttttt... Ussttttt...!!! kita sedang berbisik kakek!!! Kata mereka serentak membuat Raja bai Yan kembali duduk dengan perasaan malu dikarenakan teguran ke 2 anak muda dihadapannya.


“Benar kakek .sayalah orangnya” Zhen Long menjawab dengan tegas pertanyaan Kakeknya Raja Bai Yan yang masih diselimuti wajah tidak percaya..


“Long'er sekarang dirimu sangat sakti cucuku” Raja Bai Yan Berkata dengan penuh rasa kebahagiaan namun tersirat sesuatu yang mengganjal kebahagiaannya tersebut, Zhen Long yang mengetahui tentang hal tersebut kemudian bertanya “Ada apa,katakan saja kepadaku hal apa yang menggangu fikiran kakek ?” Zhen Long bertanya sembari bersandiwara..


“Kamu telah menyinggung Raja Konery, Long'er karena perbuatanmu tempo hari” Raja Bai Yan menjawab dengan prihatin karena cucunya menyinggung sahabatnya yang sangat kuat...


“Hahahaha.. hahahaha.. hahahah... kakek tidak usah memikirkan hal itu akan tiba waktunya takdir mempertemukanku dengan kakek angkuh itu” Zhen Long berkata sambil tertawa mendengar kegelisahan kakeknya yang tidak sesuai dengan ekpektasinya, Zhen long beranggapan kakeknya menghawatirkan Negara Taili yang sedang diambang kehancuran..


“Raja Durham orang baik Long'er!!! Bukan musuh karena beliaulah sampai saat ini Negara kita agak sedikit aman,,,,” Raja Bai Yan menjelaskan karena tidak ingin cucunya memusuhi sahabat terbaiknya..


“Saya tahu kakek, jangan khawatir kami akan baik baik saja” Zhen Long berkata pelan sambil menenangkan kekhawatiran kakeknya.

__ADS_1


“Baiklah sekarang saya meminta kakek untuk memberikanku ijin menstabilkan Negara Taili ini dengan caraku sendiri” Zhen Long berkata dengan tegas serta sangat yakin mengenai permintaannya tersebut.


“Long'er kamu tidak mengetahui masalah yang terjadi dengan Negara yang sudah rusak serta diambang kehancuran ini tinggal menunggu waktu saja cucuku” Raja Bai Yan berkata dengan sedih menyadari kondisi Negara Taili dengan baik, namun Zhen Long tersenyum mendengar perkataan kakeknya yang sedang bersedih, Zhen Long kemudian mencubit hidung kakeknya Raja Bai Yan dengan lembut.


“Tenang saja kakek, saya yakin mampu melakukannya cukup kakek memberikan izin saja kepadaku,” Zhen Long berkata dengan tegas


“Bagaimana caramu Long'er menstabilkan Negara Taili ini sedangkan sahabatku, dan ayahmu saja tidak mampu melakukannya?" Raja Bai Yan bertanya dengan penuh harap akan penjelasan dari Zhen Long.


“Saya akan mencabut semua akar masalahnya kakek tanpa pandang bulu” Zhen Long menjawab santai dengan senyuman di wajahnya.


“Hanya itu jalan terbaik kakek, Negara Taili dapat dengan mudah dibangun kembali jika rakyat memiliki Raja yang baik dan Bijaksana namun bila rakyat telah rusak tidak ada satu Negara yang dapat berdiri di wilayah tersebut” Zhen Long menjelaskan mengambil kutipan kitab Yu Nan Bab 7 “ Rakyat adalah tiang utama Negara, tanpa rakyat Negara tidak akan ada”


Huang Lingruo kemudian paham maksud Zhen Long yang telah merapalkan ke 3 kitab yang diberikan padanya,,, Zhen Long kemudian memberikan salinan 5 kitab Yu Nan bab 1,2, 6, 7, dan 8 kepada kakeknya, agar kakeknya Raja Bai Yan paham...

__ADS_1


“Namun sebelum itu saya harus menyembuhkan terlebih dahulu penyakit kakek agar bisa kuat melayani ke 6 bibi guru,,...hahahahhahha.. hahaahah. hahahahh .. " Zhen Long berbisik sembari mengejek kakeknya dengan tertawa lucu membuat Huang Lingruo gelisah mendengar bisikan Zhen Long yang masih tidak mengerti perasaannya, Raja Bai Yan hanya tersenyum mendengar keusilan cucu kesayangannya...


“Apakah kamu mampu Long'er mengingat Raja Konery saja tidak mampu mengobatiku” Raja Bai Yan berkata dengan penuh penasaran...


“Tentu saja kakek Raja durham itu tidak akan mampu seandainya 11 tahun lalu kakek menerima tawaran guruku mungkin kakek saat ini telah sembuh, saya merasa takdir yang tidak mengijinkan kakek untuk sembuh pada saat itu...” Zhen Long menjawab membuat Raja Bai Yan dan Huang Lingruo ingin mengetahui maksud dari peryataan Zhen Long tentang siapa orang yang dimaksudnya...


“Siapakah orang yang kamu maksud Long'er?" Raja Bai Yan bertanya dengan penuh penasaran...


“Guruku dewa pencuri tanpa jejak, Huang Xie guru terbaik dari yang terbaik” Zhen Long menjawab sambil meneteskan air matanya karena kesedihan, Raja Bai Yan merasa heran mengapa Zhen Long menangis namun tak kalah sesaknya nafas Huang Lingruo setelah menyebutkan nama orang yang dirinya sayangi terucap dari mulut Zhen Long.


“Yang mulia dimana ayahku sekarang?” Huang Lingruo bertanya dengan penuh getaran karena baru menyadari mengapa Zhen Long begitu sangat baik kepadanya melebihi keluarganya sendiri...


“Kemarilah Lingruo'er, kamu jangan bersedih!!! ayahmu telah tiada, saya yang bertanggung jawab kepadamu sekarang Lingruo'er aaakkkk...aaakkkk..akkkkkaakk” Zhen Long berkata sembari menangis sedih sambil memeluk Huang Lingruo yang menangis setelah mengetahui ayahnya telah tiada, Raja Bai Yan sekarang mengetahui orang yang dimaksud Zhen Long, dia kemudian memeluk kedua remaja di dekatnya dan ikut menangis dengan kesedihan...

__ADS_1


“Maafkan kakek Long'er yang telah menolak kebaikan pendekar Huang Xie waktu itu” Raja Bai Yan berkata sambil menangis penyesalan dalam dirinya...


“Tidak kakek itu merupakan takdir yang harus dilalui, Lingruo'er terimalah takdir ini mari kita jalani semuanya kamu jangan bersedih karena guruku sangat marah jika melihat anak yang disayanginya bersedih, karena hal tersebut merupakan kegagalanku memenuhi amanah darinya” sambil memegang wajah Huang Lingruo yang bercucuran air mata Zhen Long berkata dengan sangat lembut.


__ADS_2