
Dengan kecepatan penuh sembari memegang tombak pembasmi iblis miliknya sesosok pria yang memakai zirah putih beraksesoris Naga melesat memasuki istana kerajaan Taili melayang sembari tertawa penuh kesombongan..
“Hahahaha.. hahaahah... haahahah. apakah pasukanmu telah siap sobat?” Raja Konery berkata sembari tertawa angkuh melesat kearah Zhen Long melewati ratusan orang di bawahnya..
“Sepertinya belum sahabat mereka masih menimbang titahku” Zhen Long menjawab datar membuat Raja Konery marah dan mengarahkan tombaknya kearah para petinggi kerajaan Taili yang secara spontan berlutut ketakutan setelah melihat Raja Konery memasuki Aula istana Kerajaan Taili.
“Siapa yang berani menolak Titah Raja!!!! ??” Raja Konery berkata sembari menatap 3 Jenderal aliansi yang langsung menundukkan kepalanya dan para petinggi kerajaan Taili.
“Kami tidak mengetahui jika yang mulia Raja Durham ikut serta dalam peperangan ini” Perdana menteri Qin Gang berkata dengan penuh hormat dan ketakutan menjelaskan keadaan.
__ADS_1
“Tentu saja urusan Raja tidak perlu diketahui bawahan” Raja Konery berkata dengan nada sinis kearah Perdana menteri Qin Gang dan Panglima Sin Chelan dengan wajah penuh amarah..
“Sepertinya kamu kurang tegas dengan bawahanmu sobat, jika di Negaraku bawahanmu ini telah dipenggal” Raja Konery mengingatkan hukum kemiliteran kepada Zhen Long yang membuat dengan serentak para petinggi kerajaan Taili berkata “Siap melaksanakan perintah yang Mulia Raja Taili” membuat Zhen Long Tersenyum puas akan sandiwara Raja Konery..
“Baiklah 3 hari dari sekarang siapkan seluruh perlengkapan perang menuju aliran api surgawi semua pasukan Negara Taili akan mengarah ke Wilayah Hedong untuk membasmi aliran tersebut!!!” Zhen Long berkata dengan tegas Membuat Panglima Sin Chelan, perdana menteri Qin Gang dan para jenderal segera melaksanakan perintah Raja Bai Yan..
“Sudah pada posisi masing masing sobat Sultan Yasir memimpin langsung, sedangkan Negara Xiang di pimpin oleh Penasehat Shu Fei, sedangkan komando pasukan Durham saya titipkan kepada Jenderal Revan, Kekuatan Negara aliansi telah ditempatkan di setiap kota perbatasan kekaisaran Wu dan Negara Zugen yang terdekat dengan wilayah Hedong sehingga hanya menunggu kedatangan pasukan Taili yang menyerang dari pelabuhan Xuanhu menuju pelabuhan Xiaozhong Negara Wu” Raja Konery menjelaskan sembari bersandiwara membuat Qin Gang dan Sin Chelan semakin yakin akan rencana matang penyerangan tersebut dengan sangat antusias mereka menyampaikan hal tersebut kepada para Jenderal dan komandan tempur Negara Taili, membuat para pasukan dengan kepercayaan diri menyiapkan perlengkapannya untuk menggempur Aliran Api Surgawi..
Hal tersebut membuat 7 komandan tempur ,Ding Tanli dan Sue Shiniang lebih leluasa mengarahkan para rakyat untuk mengungsi ke wilayah yang telah di tentukan oleh Zhen Long.
__ADS_1
Kabar tentang rencana penyerangan Negara Taili tersebar hingga Kekaisaran Wu, Negara Zugen Dan Markas besar aliran api surgawi sehingga kekaisaran Wu memusatkan pasukannya di wilayah Xiaozhong dan 3 wilayah sekitarnya dibantu dengan armada Negara Zugen, sedangkan petinggi aliran Api Surgawi berkumpul dimarkas besarnya membahas tentang Rencana mereka terhadap kabar penyerangan Negara Taili ke markas mereka.
Di markas utama Aliran Api surgawi berkumpul Para pendekar dewa tingkat puncak yang mengadakan pertemuan dadakan tentang rencana infasi Negara Taili ke aliran api surgawi terlihat pria sepuh memakai jubah ungu sembari memegang dan membelai janggut putih panjangnya sembari tersenyum tipis dia merupakan Yun Shangkai yang merupakan utusan kiri aliran api Surgawi yang merupakan 100 tokoh terkuat dunia persilatan..
Sembari menduduki kursinya menanti pembesar Aliran api surgawi yang akan segera bergabung terlihat pula Mahendra Ludra yang menduduki salah satu kursi pelindung di sebelah barat, Zhu Xiaoyu di salah satu kursi sebelah timur, Hon Siamping di salah satu kursi bagian utara bersampingan dengan kursi George Zeins yang dengan perasaan emosi menatap Mahendra Ludra yang sedang menaburkan Racun di tangan iblisnya.
Tidak lama berselang 5 penasehat agung aliran api surgawi keluar dari dalam gua dan menduduki 5 kursi diatas kursi Yun Shangkai, membuat para pendekar yang berada di ruangan tersebut berdiri dan memberikan penghormatan kepada mereka posisi penasehat agung hanya berada satu tingkat dibawah tahta kosong ketua aliran api surgawi sehingga mereka tidak berani menyinggung para penasehat agung yang mana keberadaannya telah dihapuskan dari daftar tokoh dunia persilatan, Meskipun wajah mereka terlihat masih berumur sekitar 30 tahunan namun usia mereka hampir mencapai 200 tahunan mereka adalah keturunan pertama murid pendekar Dewa Sung Shang yang merupakan ketua dan pendiri sekte tersebut...
“Yun Shangkai apakah tugas yang kuberikan kepadamu telah selesai?” Penasehat Han Jingmeng berkata membuat Yun Shangkai terdiam sejenak sembari menatap Mahendra Ludra dengan penuh kecemasan.
__ADS_1