Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Obat Mujarab Ratusan Ribu Tahun : Air Suci Kehidupan


__ADS_3

“Maafkan perkataan hamba yang mulia yang telah menyinggung perasaanmu, hamba terlalu takut akan masa lalu kelam sehingga berfikir pendek, hamba mohon yan mulia tidak memulangkanku ke dasar lembah iblis, hamba sangat senang bersama yang mulia mohon maafkan tindakan hamba?” Dewa Naga berkata menyadari kesalahannya meminta maaf kepada Zhen Long dengan penuh perasaan bersalah.


Zhen Long yang marah kemudian menutup matanya dan menarik nafas yang dalam serta membayangkan gurunya sedang bersedih , dengan cepat amarahnya menjadi hilang...


“Sudahlah sobat saya tidak ingin memaksamu mungkin ini berat bagimu melaksanakan permintaanku, saya juga terlalu egois mengamanahkan orang yang kusayangi kepadamu” Zhen Long berkata dengan nada datar kembali seolah olah tidak terjadi sesuatu hal.


“Yang mulia hamba bisa melakukan permintaan yang mulia namun hamba takut kejadian masa lalu terulang kembali...?" Dewa Naga menjelaskan agar Zhen Long mengerti akan perasaannya...


“Saya tahu perasaanmu sobat setelah melihat masa lalumu dari pengkristalan darahmu oleh sebab itu saya memutuskan untuk menyembuhkan penyakit hatimu dengan memintamu mengajarkan kerabat terdekatku dan mengawasi latihan orang yang aku sayangi...” Zhen Long berkata dengan bijak kepada Dewa Naga...


“Saya juga tahu kebaikan hatimu melindungiku beserta guruku pada saat berada disisi lain dasar lembah iblis sehingga menganggapmu juga bagian dari keluargaku sobat” Zhen Long berkata terus terang hingga menyentuh hati Dewa Naga karena baru menyadari ternyata Zhen Long begitu memperhatikannya...


“Dasar bodoh, Naga bodoh... bodoh tak berotak” makian Dewa Naga kepada dirinya sendiri dalam hati.


“Bagaimana bila masa lalu terulang kembali yang mulia...?" Dewa Naga bertanya dengan penuh hati hati...

__ADS_1


“Apakah kamu meragukanku sobat, saya tidak mungkin berlalu tidak adil kepadamu, saya telah memperhitungkan semuanya secara matang, satu hal yang bisa dirimu pegang sebagai janjiku padamu sobat, saya akan membasmi semua penghianat di muka bumi ini untuk menciptakan kedamaian sebagai bentuk baktiku kepada guru tercintaku Huang Xie meskipun itu keluarga dan kerabat dekatku” Zhen Long berkata dengan tegas dan membuat hati Dewa Naga bergetar...


“Maksud yang mulia akan membunuh kakek dan istri yang mulia apabila berkhianat” Dewa Naga berkata memperjelas pernyataan Zhen Long.


“Kamu betul sobat namun hanya 1 orang yang saya tidak bisa binasakan didunia ini yaitu Huang Lingruo makanya saya tidak mengijinkanmu melatihnya meskipun Lingruo'er melakukan kesalahan berulang kali berulang kali pula saya akan memaafkannya berbeda dengan orang lain dan mahkluk lain setelah kesempatan kedua saya berikan maka segera akan saya binasakan sesuai dengan perintah guruku termasuk dirimu sobat !!!!” Zhen Long berkata dengan tegas dan jelas berkata.


Dewa Naga kemudian memahami mengapa dirinya hanya diminta mengawasi latihan Huang Lingruo karena Zhen Long tidak ingin berlaku tidak adil kepadanya...


“Hamba Long Chou menerima titah yang mulia!!! Dewa Naga berkata sekaligus memperkenalkan namanya yang selama ini dia sembunyikan, membuat Zhen Long tidak bisa menahan tawanya..


“Hahahaha... hahahaha... hahaahha... maaf maaf sobat, terima kasih telah memperkenalkan namamu sobat, hahahah hhahahah hahahah namun sepertinya aku lebih senang memanggilmu dengan sebutan sobat” apakah kamu keberatan?" Zhen Long tertawa sembari bertanya karena tidak ingin sahabatnya malu nantinya,,,,,,


“Iya ,.. hamba tidak keberatan yang mulia” Dewa Naga menjawab dengan senang..


“Baiklah istirahatlah dahulu sobat saya akan mengobati kakekku sebelum memintamu membimbingnya” Zhen Long berkata dengan bahagia masih membayangkan makna nama sahabatnya.

__ADS_1


“Tunggu!!! yang mulia terimalah ini untuk mengobati kakek yang mulia” Dewa Naga berkata sambil menunjukkan wadah bekas arak yang berizikan air matanya...


“Apa maksudmu sobat kamu ingin menyuruh kakekku minum arak agar sembuh?” Zhen Long bertanya sambil melihat wadah yang ditunjuk oleh Dewa naga merupakan wadah yang di buatnya dari ilmu perubahan elemen sebagai tempat arak...


“Bukan yang mulia ini adalah air mata hamba yang mulia, didunia pengobatan ratusan ribu tahun yang lalu air mata naga disebut air suci kehidupan karena dapat mengobati segala macam penyakit dan menetralisir racun, namun sangat langka karena tidak mudah mendapatkannya” Dewa Naga menjelaskan namun membuat Zhen Long terkejut mendengar penjelasan tersebut..


“Apa... mengapa tidak dituliskan dalam kitab Yu Nan...?” Zhen Long bertanya penasaran sembari berfikir..


“Karena pendekar Yu Nan belum hidup dimasaku yang mulia” Dewa Naga menjawab singkat membuat Zhen Long mengerti, namun wajah Zhen Long kembali memerah dan marah kepada Dewa Naga.


“Kenapa kamu tidak memberikanku pada saat guruku sekarat ????" Zhen Long bertanya dengan nada marah.


“Sabar yang mulia jangan marah, air mata ini baru hamba dapatkan saat melihat kesedihan dari Lingruo'er dan kakek yang mulia” Dewa Naga dengan cepat menjelaskan karena mengetahui sifat Zhen Long jika menyinggung guru kesayangannya...


“ohhh begitu... maafkan ucapanku tadi sobat sepertinya saya harus mencoba lebih sabar lagi...” Zhen Long berkata yang menyadari kesalahannya dengan segera kemarahannya sirna.

__ADS_1


“Berapa takaran air suci kehidupan untuk mengobati kakekku sobat?" Zhen Long bertanya karenamelihat wadah tersebut penuh dengan air mata Dewa Naga...


__ADS_2