
“Hahaahah.. hahahah.. hahahah... kakek memang sangat cerdas namun jangan mengkhawatirkan hal tersebut saya rela memberikannya asalkan kakek berjanji satu hal kepadaku” Zhen Long berkata sembari tertawa terbahak bahak mendengar pernyataan kakeknya yang keliru, suara tawa Zhen Long terdengar hingga ke gerbang penjagaan namun komandan penjaga hanya menganggap Raja Bai Yan sedang dalam keadaan emosi yang berlebihan kadang menangis dan kadang tertawa meratapi nasibnya sehingga membiarkan hal tersebut terjadi...
“Apa yang kamu inginkan dariku Long'er?” Raja Bai Yan bertanya dengan serius karena tanpa imbalan apapun selama dirinya mampu dia akan menyerahkannya kepada cucu kesayangannya tersebut...
“Kakek mendengarkan dan melaksanakan seluruh perintahku dan tidak menghianati kepercayaanku!!! apakah kakek sanggup melakukannya?” Zhen Long berkata dengan nada serius kearah kakeknya membuat Dewa Naga di dalam ruang cincin kuasa langit terkejut mendengar tekanan suara tuannya...
“Itu hal yang mudah cucuku, selama perintahmu tidak melewati norma kesusilaan” Raja Bai Yan menjawab dengan percaya diri karena tidak mungkin menghianati cucu kesayangannya..
“baiklah kakek kita sepakat namun penghianatan akan terbayar dengan kematian” Zhen Long mempertegas perkataannya sembari mengingatkan dampak buruknya.
“Maksudmu Long'er kamu akan membunuhku apabila diriku mengkhianatimu??” Raja Bai Yan bertanya dengan memperjelas kalimat cucunya Zhen Long yang tersirat.
Sambil mengangguk dengan tatapan penuh keseriusan berucap “iya kakek dengan tanganku sendiri” sambil memperlihatkan kepalan tangan kanannya...
__ADS_1
“hahahahah,,, hahahahah... hahaahah... dirimu memang betul betul cucu Bai Rong yang tidak perduli dengan hubungan kekeluargaan dalam menetapkan hukuman... baik.. baik.. kakek bersumpah” Raja Bai Yan menyanggupi dengan penuh kegembiraan dan tertawa Raja bai yan dengan sangat yakin menerima persyaratan tersebut dihadapan cucunya bagi Raja Bai Yan apa lagi yang bisa dirinya perbuat untuk garis keturunan terakhir keluarga Bai...
Dewa Naga tidak menyangka kalimat kalimat tersebut keluar dari mulut tuannya membuatnya merasa bersalah atas kelakuannya semalam yang membuat tuannya terluka...
Kemudian Zhen Long mengarah kearah Huang Lingruo yang sedikit terkejut sambil mencubit lembut hidung Huang Lingruo sembari berkata “itu tidak berlaku padamu bidadariku” dengan nada lembut dan penuh gombalan...
“Baiklah kakek saya ingin kakek menulis surat kepada Raja Durham dan Raja Bursa agar menarik seluruh pasukannya dari Negara Taili dengan alasan kakek akan menghukum semua penghianat dan pemberontak kerajaan Taili dan tidak ingin menyakiti pasukan Durham dan Bursa di Negara Taili, mintalah secepat mungkin sekitar 3 hari dari sekarang agar secepatnya hal tersebut di laksanakan!!!” Zhen Long berkata dengan tegas membuat Raja Bai Yan bingung bagaimana dirinya bisa membantai para pemberontak dan pengkhianat namun kemudian dia melakukan hal tersebut karena tidak melanggar norma moral dan kesusilaan...
Zhen Long hanya tersenyum tipis melihat kakeknya yang sedikit agak berat menulis surat tersebut karena menyadari perginya pasukan Durham dan Bursa makin terjadi kekacauan yang besar namun tetap melaksanakan permintaan cucu kesayangannya...
“Apakah aku menakutimu Lingruo'er?” Zhen Long bertanya dengan suara lembut.
“Tidak yang mulia saya hanya terkejut” Huang Lingruoa menjawab dengan sigap karena tidak ingin menyinggung pujaaan hatinya...
__ADS_1
“Biasakan dirimu dengan hal ini Lingruo'er karena ini adalah ilmu penglihatan arus perputaran meridian, lagi pula saya masih tetap tampankan dengan penampilan ini?” Zhen Long berpesan sembari bercanda kepada Huang Lingruo sambil tersenyum manis.
“Tampan ..tampan yang mulia” Huang Lingruo menjawab dengan segera dan memeluk Zhen Long setelah pelukan Huang Lingruo terlepas dia menuju arah kakeknya Raja Bai Yan, dirinya sengaja merapalkan ilmu penglihatan arus perputaran meridian untuk melihat kinerja dari air suci kehidupan...
“Baiklah kakek minumlah air dewa iblis agar segera sembuh...!!!! Zhen Long sambil mengarahkan botol kecil kepada Raja Bai Yan untuk dikonsumsi oleh kakeknya..
Raja Bai Yan menerimanya dan berkata “Bukankah ini air suci kehidupan mengapa sekarang air dewa iblis Long'er??” Raja Bai Yan bertanya dengan bingung dan pusing memikirkannya.
“Dulu namanya begitu kakek sekarang berubah karena beda zaman beda nama saya rasa nama itu lebih keren” Zhen Long menjelaskan membuat Raja Bai Yan melonggo, Huang Lingruo tersenyum tipis dan Dewa Naga tertawa lucu dengan penjelasan tuannya...
“Ah sudahlah..terserah kamu saja Long'er” Raja Bai Yan berkata singkat dan meminum air dewa iblis yang disodorkan Zhen Long kepadanya, Zhen Long melihat meredian meredian kakeknya yang terluka dengan teliti dalam hitungan detik meridian meredian tersebut dengan cepat beregenerasi membuat meridian meridian tersebut sembuh... “Wah keren,...” Zhen Long berkata tanpa sadar membuat dewa naga tersenyum bangga...
Raja Bai Yan merasa dirinya dapat bernafas dengan lega karena selama ini nafasnya sangat berat dikarenakan meridian meridiannya yang cedera, setelah memastikan kesembuhan kakeknya Zhen Long menghilangkan ilmu penglihatan arus perputaran meridiannya dengan senyum kebahagiaan sembari berkata “Selamat kakek dirimu telah sembuh”.membuat Huang Lingruo merasa bahagia dan Raja Bai Yan merasakan hal serupa...
__ADS_1
“Air dewa iblis betul betul hebat Long'er... saya tidak menyangka akan sembuh dari penyakit ini...” Raja Bai Yan berkata dengan nada sedih namun bahagia dengan takdirnya...