Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Pertemuan Para Tokoh Aliran Sesat


__ADS_3

“Kami apan melaksanakan perintah Dewa sebaik baiknya” (bahasa gunung) Raja Ding Ocen berkata dengan penuh hormat, Huang Lingruo yang duduk disingasana disamping Zhen Long sembari menunggu tetesan darah para penduduk suku gunung disiapkan menikmati jamuan dihadapannya.


Huang Lingruo dengan segera mengeluarkan perlengkapan perang baik itu pelindung dan senjata pusaka dewa yang dibuat kekasihnya untuk para petarung suku gunung Barat, beserta pil mustika, beberapa salinan kitab kuno dan langka serta ratusan ribu buah persik abadi dari cincin kuasa langitnya, untuk membantu para petarung suku gunung barat meningkatkan kemampuannya seperti halnya yang dilakukan untuk para suku gunung lainnya, Zhen Long kemudian meminta Raja Ding Ocen menggunakan dan membagikan sumber daya yang ada secara adil kepada para bawahannya sembari menyerahkan beberapa kitab ilmu beladiri kepadanya, setelah beberapa saat Jenderal petarung Chi Mut membawakan wadah yang berisikan tetesan darah para penduduk suku gunung Puning kehadapan Zhen Long, dengan segera Zhen Long mengkristalkan darah tersebut bersama kristal darah yang telah disediakannya dahulu serta membuat sebuah formasi sihir terkutuk Shu Ron untuk para suku gunung barat beradius puluhan Mil dari markas pusat suku gunung Barat, hal tersebut membuat para penduduk suku gunung serentak berkata “Semoga Dewa dan Dewi sehat selalu dan diberi umur panjang” (bahasa gunung) sembari bersujud memberikan penghormatan sebagai bentuk kesyukurannya.


Di waktu yang sama para tokoh aliran sesat dari berbagai belahan dunia berkumpul membahas tentang ancaman besar yang akan segera datang, dengan munculnya seekor naga raksasa bersama Zhen Long di Kota Benggaluru, mereka mengadakan pertemuan rahasia yang bertempat di markas aliran makam tengkorak bayangan di pegunungan Zentian Kekaisaran Zhao, para sesepuh sekte aliran sesat di dunia persilatan menyimpulkan semua bencana yang terjadi dan menimpa di markas mereka merupakan ulah dan perbuatan Pangeran Zhen Long, sehingga mereka memutuskan untuk ikut serta bergabung bersama Aliansi Kekaisaran Zhao dalam menghadapi Aliansi Negara Taili yang dipimpin oleh Pangeran Zhen Long.


Di tempat yang lain kesembilan tokoh aliran sesat juga berkumpul di Negara Yaounde membahas hal yang serupa, mereka tidak menyangka akan kemampuan dari Pangeran Zhen Long yang diluar dari ekspektasinya, kesembilan tokoh sekte sesat tersebut berusaha memikirkan jalan keluar terbaik untuk menghadapi kekuatan musuh musuhnya yang kian meningkat setelah Pangeran Zhen Long menyerang Kota Benggaluru bersama Dewa siluman binatang buas yang ditungganginya.


“Bagaimana apakah ada jalan keluar dari masalah kita ini?” Raja Balaram Mahesa bertanya dengan penuh khawatir karena merasa bahaya yang ditimbulkan pangeran Zhen Long begitu dahsyat membuat Negaranya dalam ancaman dan mengalami kerugian yang cukup besar.

__ADS_1


“Benar kita harus menemukan jalan keluar dari masalah ini mengingat kekuatan naga raksasa tersebut begitu mengerikan” Tetua Bing Qixia berkata dengan penuh khawatir setelah menghadapi langsung semburan api dari dewa siluman binatang buas pada saat berada di kota Benggaluru.


“Kita harus tenang dengan situasi saat ini, jangan mengambil langkah yang merugikan serta berakibat buruk bagi kekuatan aliansi kita, Bagaimana menurut Saudara Taiqing akan kejadian ini?” Raja Sung Changsheng berkata dengan penuh pertimbangan sekaligus meminta pendapat sahabatnya serta berharap memiliki kemampuan sihir yang terbaik untuk menghadapi seekor naga.


“Hahahaha...hahahaha... hahahah... Saudara Changsheng sepertinya sedang bercanda, masalah ini sepertinya hanya Anda yang bisa menyelesaikannya, Kita hanya memiliki 2 opsi menjalankan rencana awal atau mengubah rencana kita saat ini, yang terpenting kita harus lebih optimal melaksanakan rencana yang kita sepakati” Tetua Ming Taiqing tertawa sembari memberikan pendapatnya sebagai pertimbangan dalam membuat perencanaan selanjutnya dikarenakan tidak meiliki ilmu sihir untuk menghadapi Dewa siluman binatang buas yang mengerikan tersebut serta dengan adanya seekor naga dapat membuat rencananya membangun pasukan iblis akan berantakan.


“Saya juga sependapat dengan Saudara Taiqing, masalah strategi dan pergerakan perang hanya Saudara Changsheng, Saudara Balaram Mahesa, dan Saudara Chiyou yang lebih paham diantara kami” Tetua Yan Qianmu memberikan pendapatnya setelah menimbang permasalahan yang terjadi setelah munculnya kekuatan besar di kubu Aliansi Pangeran Zhen Long.


“Saya juga sependapat dengan Saudara Qianmu, bukan masalah merendah namun urusan yang begini lebih baik diselesaikan oleh para ahli strategi yang tepat, masalah tugas lapangan biar kami yang menjalankan” Tetua Ashura Mutsu memberikan pendapatnya dengan serius tidak ingin masalah tersebut berlarut larut, membuat para tokoh memahami maksud pernyataannya dari Tetua Klan Shinobi.

__ADS_1


“Saya menyarankan rencana awal tetap dilaksanakan dan memikirkan rencana tambahan yang lebih efektif dalam meningkatkan kekuatan aliansi kita” Tetua Zhao Chiyou berkata dengan serius memahami pandangan sahabatnya Ashura Mutsu yang begitu gusar dengan berita yang diterimanya.


“Yah Saya setuju dengan pandangan saudara Chiyou melemahkan kekuatan Aliansi Negara Bursa sangat penting dalam meenangkan perang besar nanti, Kita harus membuat rencana tambahan yang dapat mendukung rencana awal kita” Pangeran Murzi Abu Lahap memberikan pendapatnya dengan sangat serius memikirkan rencana mereka harus dilanjutkan, terlihat Raja Sung Changsheng sangat serius memikirkan jalan keluar dari masalah yang sedang mereka hadapi.


“Sabar Saudara Murzi, kita akan tetap menjalankan rencana awal, bagaimana Saudara Changsheng sepertinya Anda telah menemukan jalan keluar dari masalah ini, pendapat Saudara sangat kami nantikan?” Raja Balaram Mahesa berkata menenangkan sahabatnya, sekaligus meminta pandangan dari Raja Zugen yang sejak tadi berfikir mengenai rencana tambahan mereka, Raja Sung Changsheng tersentak dalam lamunannya setelah mendapatkan teguran dari sahabatnya Raja Amethi.


“Yah!!! Hanya satu masalah yang Saya belum dapatkan jalan keluarnya, hal tersebut akan lebih baik jika kita dapat menyelesaikan terlebih dahulu sebelum rencana lainnya dilaksanakan” Raja Sung Changsheng berkata dengan serius memikirkan kendala berat dalam melaksanakan rencananya.


“Apakah itu saudara Changsheng?” Tetua Yan Qianmu bertanya dengan penasaran mewakili para tokoh sesat lainnya yang serius ingin mendengarkan pendapat sahabatnya yang terkenal sangat jenius tersebut.

__ADS_1


“Menghadapi Dewa siluman binatang buas yang dikendalikan Pangeran Zhen Long!!!” Raja Sung Changsheng menjawab pertanyaan sahabatnya dengan serius menimbang bahaya yang dapat ditimbulkan oleh seekor naga.


__ADS_2