Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa Lalu Putri Shu Liang : Bersama Zhen Hui Menuju Negara Durham


__ADS_3

“Kamu tidak perlu berterima kasih cukup memanggilku guru dan bersujud dihadapanku sebanyak tiga kali” Putri Shu Liang berkata sambil tertawa tipis melihat tingkah laku Zhen Hui yang kebingungan melakukan permintaannya..


“Memanggilmu guru mungkin tidak masalah namun bersujud terhadapmu adalah tindakan yang tidak bijaksana karena pria hanya bersujud hanya kepada 2 orang wanita Pertama kepada ibunya kedua kepada istrinya” Pangeran Zhen Hui menjawab dengan jujur dan polosnya sehingga membuat hati Putri Shu Liang bergetar keras karena semakin menyukai pria dihadapannya.


“Tidak mengapa aku hanya bercanda, perkenalkan nama saya Shu Liang” Putri Shu Liang berkata dengan wajah merona memperkenalkan dirinya...


“Saya Zhen Hui” Menjawab serta merasakan hal yang sama dengan perasaan Gadis dihadapannya..


“Maukah kakak Hui menemaniku dalam perjalanan ???” Putri Shu Liang berkata dengan memohon serta Menebak usia Pangeran Zhen Hui yang berada kurang lebih 10 tahun diatasnya..


“Sebagai balas budi saya bersedia namun ijinkan diriku menyesaikan pelatihanku terlebih dahulu...” Zhen Hui menjawab dengan tegas dan sopan menyetujui permintaan Putri Shu Liang dengan sebuah syarat.


“Baiklah saya akan menunggumu selama 3 bulan” Putri Shu Liang sembari pergi dengan kecepatan tinggi mencari kota terdekat untuk membeli perbekalan serta memantau pelatihan Zhen Hui dibawah bimbingan Biksu It Heng dari jarak kejauhan diatas sebuah pohon besar tempat tinggalnya sementara..

__ADS_1


Putri Shu Liang melihat Jenderal Fang Chen dan para Jenderal muda lainnya berkeliaran berputar putar dibawahnya “Mereka mungkin sedang mencariku,,,," gumam Putri Shu Liang dalam hati namun dirinya masih marah dengan ayah dan ibunya sehingga mengacuhkan saudara angkatnya tersebut.


Setelah 3 bulan Pangeran Zhen Hui telah mengusai tahap puncak Raga manusia emas setelah biksu It Heng membuka semua meridian Pangeran Zhen Hui yang selama ini terkunci dengan petunjuk dari Maha Guru Biksu Su Ao.


“Hui'er saya tidak bisa memberikan lebih banyak lagi ilmu beladiri aliran cahaya kebenaran kepadamu dikarenakan untuk melanjutkan ilmu beladiri tersebut dirimu harus menjadi murid dalam biara cahaya kebenaran dengan ini perjodohan kita antara guru dan murid telah selesai …sancai sancai..” Biksu It Heng berkata dengan penuh welas asih...


“Terima kasih guru atas pembelajarannya selama ini, murid berterima kasih atas pelatihan dari guru” Pangeran Zhen Hui berkata penuh hormat sambil berlutut dihadapan biksu It Heng.


“Hui'er gunakanlah ilmu beladirimu untuk membantu dan menyelamatkan orang orang yang membutuhkan!!! janganlah dirimu menggunakan ilmu dariku untuk menindas orang!!! sancai... sancai….” Biksu It Heng berpesan dengan wajah tersenyum melihat perkembangan muridnya.


Biksu It Heng kemudian segera kembali ke puncak biara cahaya kebenaran dengan cepat meninggalkan Pangeran Zhen Hui, Setelah melihat biksu It Heng telah pergi cukup jauh Putri Shu Liang melesat menghampiri Pangeran Zhen Hui sembari berkata “Bagaimana apakah kakak Hui telah siap untuk berangkat?” tanya Putri Shu Liang dengan sangat mendesak..


“Tunggu dulu tuan putri, saya tidak mungkin bisa mengikuti pergerakan tuan putri mengingat diriku tidak memiliki beladiri menghindar seperti tuan putri akan sulit diriku untuk menyusul” Pangeran Zhen Hui menjawab disertai penjelasan dengan penuh pertimbangan mengetahui kemampuannya..

__ADS_1


Kemudian Putri Shu Liang mengeluarkan salinan kitab dari balik bajunya dan memberikan kepada Pangeran Zhen Hui “Kalau begitu coba kamu pelajari ilmu ini” Putri Shu Liang berkata sambil menyodorkan kitab langkah dewa Naga pemberian Raja Konery kepada Pangeran Zhen Hui untuk dipelajari...


“Apakah ini tidak berlebihan tuan Putri ?” Pangeran Zhen Hui berkata yang enggan mengambil kitab yang di sodorkan Putri Shu Liang kepadanya.


“Tidak usah terlalu di fikirkan kakak Hui dan satu hal lagi jangan panggil aku tuan putri!!! panggil saja Liang'er… !!! putri Shu Liang sambil memasang wajah cemberut dan meraih tangan Zhen Hui dan memberikan kitab tersebut...


“Baiklah Liang'er saya terima kitab ini untuk menemanimu berjalan ke tempat tujuanmu” pangeran Zhen Hui berkata karena tidak ingin melihat wajah Putri Shu Liang yang begitu kesal kepadanya.


“Namun kita sebenarnya akan kemana Liang'er ?" Zhen Hui bertanya tujuan putri Shu Liang.


“Saya ingin ke Negara Durham…. " Putri Shu Liang menjawab dengan santai namun tak tahu arah ke Negara Durham yang ingin ditujunya..


Sambil mengerutkan keningnya Zhen Hui berkata “Arah ke Negara Durham kearah tenggara mengapa anda mengambil jalur ini ?” merasa bingung mengapa Putri Shu Liang kearah barat karena Zhen Hui mengetahui gadis yang ada dihadapannya berasal dari Negara Xiang melalui pakaian yang dikenakan Putri Shu Liang.

__ADS_1


Tak mau terlihat bodoh dihadapan Zhen Hui dengan cepat Putri Shu Liang Menjawab “Diriku sengaja memutar arah untuk menghindari pengawalku Kakak Hui” sembari terlihat santai agar sandiwaranya tidak ketahuan...


__ADS_2