
ingin menjadi kuat agar dapat membantu Kakeknya Raja Bai Yan membasmi para pemberontak, membuat Zhen Long yakin akan kesetiaan pemuda tersebut..
“Masuklah bibi Sue bersama anakmu!!!” Zhen Long berkata dengan tegas dan penuh senyuman kebahagian...
“Hormat kepada yang mulia, hamba Ding Tanli akan melaksanakan seluruh perintah yang mulia walaupun nyawa sebagai taruhannya” Ding Tanli berkata penuh hormat dengan penuh bahagia dan bangga akan berguna demi Negara tercintanya sembari bersujud..
“Bangunlah saudara Tanli lain kali tidak usah seformal ini, saya akan membantumu mewujudkan cita citamu” Zhen Long Berkata dengan tegas membuat Ding Tanli sedikit kebingungan mendengar pernyataan Zhen Long..
“bibi sue apakah ada tempat yang lebih luas, aman dan rahasia seperti tempat ini diluar Wisma Mawar Emas untuk digunakan sebagai pertemuan?”Zhen Long Bertanya dengan serius karena tempat saat ini dirasa kurang aman menyusun strategi, Bibi Sue dan Ding Tanli berpandangan sejenak sebelum memberikan jawabannya..
“Hamba mengetahui tempat yang mulia maksudkan, kalau yang mulia tidak keberatan” Ding Tanli berkata dengan hormat dan penuh keyakinan
“Dimana tempatnya Ding Tanli?” Zhen Long bertanya serius..
__ADS_1
“Ada sebuah Gua rahasia di daerah hutan Honzhou tempat hamba biasa berlatih yang mulia, tempat tersebut hanya hamba yang mengetahuinya” Ding Tanli menjawab dengan hormat membuat Zhen Long tersenyum mengetahui tempat yang dimaksud oleh Ding Tanli dari kristal darah yang baru saja dirinya serap...
“Kalau begitu baiklah kita akan berjumpa disana Ding Tanli, saya harap kamu menghubungi secara rahasia orang orang yanga ada dicatatan tersebut!!!!” Zhen Long berkata dengan sangat tegas memberikan perintahnya..Sue Shiniang segera menyerahkan catatan tersebut kepada anaknya, membuat Ding Tanli terkejut karena catatan tersebut berisikan nama para komandan tempur
“Yang mulia memintaku untuk membawa komandan Ye Tongsu, Cia Jinping, Yao Ningho, Shun Quesha, Mo Lunxi, Wan Qingma, dan Su Kolung” Ding Tanli berkata sembari menyebut nama nama komandan tempur serta berfikir berat menemukan caranya mengingat dirinya hanya prajurit rendahan, Zhen Long memperhatikan wajah Ding Tanli menjadi kacau kemudian berkata sembari berbisik
“Saya kira dengan ini pasti bisakan Ding Tanli, sampaikan juga agar jangan kelihatan mencolok pergerakan ini bersifat rahasia apakah kamu mengerti” Zhen Long Berkata sembari memberikan lencana Raja Taili ketangan Ding Tanli membuat pemuda tersebut mengangukkan kepalanya tertanda paham..
Setelah Ding Tanli berangkat Zhen Long Berpesan agar bibi Sue mempersiapkan para orang setianya dan membagikan 2 kantung besar koin perak dan koin perunggu yang telah ada di ruangan tersebut untuk dibagikan sebagai dana bantuan kepada para janda dan keluarga pasukan Taili yang telah gugur sekaligus mengungsikan mereka ketempat yang akan Zhen Long putuskan melalui Ding Tanli sebagai perantaranya, Sue Shiniang dengan hormat bersujud menerima perintah Zhen Long,
Dengan cepat Zhen long mengikuti Ding Tanli untuk mengawasinya serta menjaganya dari bahaya yang akan menimpa Ding Tanli bila rencananya mengalami kendala, dengan sigap Ding Tanli memacu kudanya untuk menemui para komandan tempur yang dimaksud, Ding Tanli bersandiwara seolah olah meminta bantuan dari para pimpinannya karena musibah yang menimpa keluarganya namun pada saat itu juga dirinya dengan sigap memperlihatkan Lencana Raja Taili dan memberikan isyarat tanpa di ketahui orang lain membuat komandan tersebut satu persatu mengikuti Ding Tanli, setiap Ding Tanli melancarkan sandiwaranya para komandan yang telah direkrut bersembunyi agar tidak dicurigai, hal tersebut membuat Zhen Long tersenyum sembari mengeleng gelengkan kepalannya melihat sepak terjang Ding Tanli yang sangat pandai bersandiwara...
Setelah ke 7 komandan tempur berkumpul dengan segera mereka menuju gua di hutan Honzhuo tanpa ada pertanyaan sedikitpun karena menganggap hal ini merupakan misi rahasia.. Zhen Long masih tetap mengawasi para komandan tempur dari jarak ribuan mil, ada sesuatu yang menganjal hati Ding Tanli dirinya merasa melakukan sebuah kesalahan karena belum memberitahukan yang mulia Raja Bai Yan tempat latihannya tersebut namun dia percaya Raja Bai Yan telah menunggunya disana.
__ADS_1
Setelah ke 7 komandan tempur dan Ding Tanli sampai ditempat tujuan, Zhen Long keluar dari dalam gua dan meminta semuanya segera masuk.. Gua telah dipasangi alat penerangan berupa lingkaran berdiameter 60 cm yang merupakan mustika pertapa tahap menengah.. dan sebuah meja yang disuguhi buah persik abadi dan madu lebah giok..
Melihat Raja Bai Yan di depannya Ding Tanli dan ke 7 komandan tempur dengan sigap berlutut memberikan hormatnya.
“Dengar ini adalah misi rahasia jadi saya ingin kalian semua melaksanakannya secara sungguh sungguh” Zhen Long Berkata dengan sangat serius..
“Baik yang mulia”Ye Tongsu berkata dengan hormat di ikuti oleh para komandan tempur lainnya..
“Saya ini bukan Raja Bai Yan!!! Saya Zhen Long anak dari Pangeran Zhen Hui Dan Putri Shu Liang serta Cucu Ratu Bai Rong!!!” Zhen Long berkata jujur tanpa basa basi menjelaskan dirinya membuat para komandan tempur dan Ding Tanli terkejut namun merasa aman karena Zhen Long merupakan Anak Pahlawan Zhen Hui yang merupakan guru mereka...
“Saya menyamar menjadi Kakekku karena akan membantai habis para pemberontak saya minta dukungan paman Ye,paman Cia, Paman Shun,paman Yao, paman Su ,paman Wan, paman Mo serta saudara Ding Tanli membantuku!!! Apakah kalian bersedia?” Zhen Long Berkata dengan sangat serius membuat para komandan serentak berkata “Kami bersedia yang Mulia” tanpa ragu sedikitpun...
“Berapa kira kira pasukan yang loyal kepada Negara Taili saat ini Paman Mo?” Zhen Long bertanya dengan sedikit sangat serius membuat para komandan saling memandang karena merasa bingung menjawabnya...
__ADS_1