
Zhen Long terbangun dari istirahatnya dan kembali menyalurkan tenaga dalamnya secara merata kemeridian meridian besarnya, dan energi Qi keseluruh meredian madyanya setelah menyantap buah persik dan meneguk sekantung madu lebah giok, Zhen Long membuka kitab kuno yang diberikan oleh gurunya, Zhen Long kemudian mempelajari kitab kuno yang tak memiliki judul tersebut, Zhen Long mempelajari bab per bab kitab tersebut alangkah terkejutnya dirinya setelah merapalkan kitab kuno yang ada digenggaman tangannya.
Zhen Long merasa kitab kuno tersebut hampir serupa dengan kitab penglihatan arus perputaran meredian yang dirinya pelajari dari kitab Shu Ron namun perbedaannya bukan diwilayah area mata dan otak namun ke area seluruh tubuh tanpa terkecuali ilmu beladiri penyerangan tersebut lebih universal dan melakukan pengulangan hampir ratusan hingga ribuan kali...
Zhen Long dengan konsentrasi penuh mempelajari rapalan kitab tersebut sebelum mempraktekkannya karena bila terjadi kesalahan penempatan orang bisa menjadi pendekar dipenuhi aura pembunuh yang mematikan dan berubah menjadi manusia sesat yang tidak berakal...
“Wah saya bisa menjadi orang gila kalau salah mempelajarinya..."Gumam Zhen Long dengan perasaan khawatir dan konsentrasi penuh, Zhen Long membutuhkan waktu memutuskan hal tersebut sangat lama sebelum mempraktekkan kitab yang telah dirinya rapalkan, di karenakan efek samping dari ilmu penyerangan tersebut dapat membuat jiwa dan akal pendekar yang mempelajarinya diambil alih oleh hawa nafsu, dengan kata lain insting membunuh akan mengusai akal fikiran Zhen Long apabila melakukan kesalahan dalam melatih ilmu tersebut...
Zhen Long kemudian menelaah bab per bab kembali sebelum mempraktekkannya meskipun kitab kono tersebut sangat hebat namun intensitas dan resiko sangat berbahaya bila terjadi kesalahan kecil dalam penempatan jumlah tenaga dalam dalam tiap tiap meredian “Dari mana guru mendapatkan kitab kuno hebat ini?” gumam Zhen Long dalam hati dengan penuh pertanyaan “Seandainya bisa memilih lebih baik saya tidak mempelajarinya namun perintah guru harus dilaksanakan apa lagi saya hanya bisa melihat masa lalu guru apa bila telah mengusai kitab ini” Zhen Long berbicara sendiri dengan penuh kebimbangan dihatinya.
__ADS_1
Zhen Long dengan hati hati mempraktekkan isi kitab kuno yang di berikan gurunya, bab per bab telah terlalui hingga bab ke 8 Zhen Long membutuhkan konsentrasi yang lebih pada bab 9 dan 10 sehingga dirinya akhirnya menarik nafas yang panjang setelah mengusai dengan sempurna ilmu beladiri penyerangan tersebut, seluruh meridian kecilnya menjadi bergejolak ingin menyerap tenaga dalam, Zhen Long menjadi bingung karena tidak ada yang bisa diserapnya kemudian Zhen Long mengeluarkan semua sumber daya yang berada di cincin kuasa buminya dan menyerap sekaligus dengan sekejap.
Zhen Long belum mampu mengusai dan mengendalikan ilmu penyerangan yang yang di pelajarinya, Zhen Long berusaha berkonsentrasi beradaptasi dengan tubuhnya dengan meridian meridian yang seolah olah kelaparan akan energi kehidupan, tanpa terduga instingnya menuju kearah pohon persik yang tak jauh dari dirinya dan menempelkan kedua tapaknya dan menyerap energi kehidupan dari pohon tersebut dan membuat pohon tersebut layu dan kering namun Zhen Long merasa tenaga dalam diruas ruas meridian pusatnya terisi secara langsung telah seluruh meredian besarnya terisi penuh, meredian pusat Zhen Long saat ini telah terisi mencapai 40% dari keseluruhan ruas ruas tulang belakang miliknya...
Zhen Long dengan segera merapalkan ilmu penglihatan arus perubahan meridian untuk mengambil alih jiwa dan akalnya dari insting nafsu yang mengusai dirinya, ternnyata ilmu penglihatan arus Perputaran meredian mampu mengambil alih akal dan jiwa Zhen Long sehingga dirinya dapat mengendalikan tubuhnya saat ini..
“Uhhhhh,,, hampir saja saya menjadi iblis sesat” Zhen long berkata dengan perasaan yang lega dan bersyukur.
Saat ini ruas ruas tulang belakang meridian pusat Zhen Long terisi 60% dari keseluruhan dirinya merasa dapat menembus tulang Naga berlian dengan ilmu beladirinya saat ini.....
__ADS_1
Kemudian Zhen Long menuju kearah pohon Zaitun Langit yang memiliki energi kehidupan yang lebih besar dari pohon Persik abadi serta dengan segera menyerap ½ energi kehidupan pohon tersebut... “krak krak krak” suara meridian pusat Zhen Long yang telah meningkat ke struktur Tulang Naga Berlian dan membuat Zhen Long dapat meregenerasi tenaga dalamnya lebih cepat 2 kali dari sebelumnya, dengan senyum yang puas dan melompat kegirangan dirinya lalu berkata “akhirnya saya telah melampaui pendekar dewa Er Lang”... Zhen Long berkata karena dalam usia muda dirinya telah menyamai struktur tulang pendekar dewa yang paling terkenal puluhan ribu tahun silam....
Zhen Long kemudian mengatur nafas dan menormalkan kembali tubuhnya dan ilmu beladirinya sekarang tubuh Zhen Long di penuhi tenaga dalam murni yang sangat besar sehingga membutuhkan giok inti es untuk menghasilkan energi Yin guna diubah menjadi energi Qi bagi meridian madyanya yang memiliki kapasitas sangat besar saat ini...
Hati Zhen Long merasa sedih karena melihat salah satu pohon persik abadinya telah mati dan mengering yang merupakan suatu yang harus dirinya pertanggung jawabkannya kelak kepada guru fikirnya dengan penuh perasaan bersalah...
“Semoga guru dapat memahami kondisi ini” gumamnya Zhen Long dalam hati...
Zhen Long sangat ingin melihat masa lalu guru tercintanya..
__ADS_1
Zhen Long kemudian meneteskan darah gurunya ke dalam mustika kultus suci dan tampillah bayi lelaki lahir di sebuah ruangan mewah yang merupakan kediaman bangsawan Huang yang merupakan salah satu penasehat kekaisaran Wu …