
Sehari sebelum acara pelelangan keluarga Huang berkumpul membahas tentang rencana untuk mengembalikan martabat keluarganya, Zhen Long telah memberitahukan rencananya kepada Huang Lingruo berharap kekasihnya tersebut melakukan tahapan tahapan yang direncanakannya dengan matang, Zhen Long hanya diam dan berdiri disamping kursi Huang Lingruo membuat Huang Chubiao, Huang Yueshan dan Huang Fugao merasa sedikit merasa tidak nyaman namun tidak berani mengutarakannya karena merasa kesetiaan para komandan tempur keluarganya belum diketahui..
Sambil menyantap hidangan istimewah Huang Lingruo memaparkan rencana Zhen Long, tidak ada satu orangpun dari Keluarga bangsawan huang yang bersuara selain Huang Lingruo, ke 20 keluarganya menganggap Huang Lingruo bagaikan dewi keberuntungan bagi mereka selain bertambah kuat mereka juga semakin berani dengan kemampuannya saat ini berkat buah tersohor dan ajaran dari pendekar dewa bayangan kematian (peran Zhen Long) atas perintah Huang Lingruo.
“Guru tolong berikan mereka senjata pusaka kualitas tinggi kepada para keluargaku!!!” Huang Lingruo berkata dengan penuh wibawa, Zhen Long dengan segera mengeluarkan 23 Senjata pusaka dan memberikan kepada para anggota keluarga bangsawan Huang sesuai perintah kekasihnya membuat Para keluarga bangsawan Huang semakin hormat kepada Huang Lingruo.
__ADS_1
“Saya ingin semuanya memakai jubah maupun zirah paman sekalian sembari memakai senjata pusaka memasuki lelang besok agar para keluarga bangsawan dan saudagar lainnya tidak memandang remeh keluarga kita!!!” Huang Lingruo berkata dengan tegas dengan serentak mereka menganggukkan kepalanya menandakan paham atas permintaan tersebut.
“Saya ingin para paman sekalian merahasiakan tentang Formasi Sihir, buah tersohor, madu lebah giok dan pengajaran guruku selama ini!!!! Agar tidak kelihatan mencolok!!!” Huang Lingruo berkata dengan tegas sekali lagi para keluarga bangsawan Huang menganggukkan kepalanya serentak tanda memahami maksud dari keponakan tersayangnya.
“Setelah lelang besok saya harap Paviliun Naga Angin milik keluarga kita segera dibuka dan dikembangkan!!!!” Huang Lingruo berkata dengan tegas namun kali ini sedikit membuat mereka agak sungkan melaksanakannya dikarenakan kekurangan modal usaha.
__ADS_1
“Dengan buah persik abadi kita akan segera kembali meraup keuntungan, saya telah meminta guru untuk mengecek harga buah persik abadi yang paman sekalian makan selama ini, ternyata buah persik abadi dibandrol paling rendah 30.000 keping emas, saya telah meminta guru untuk memberikan 10 buah persik kepada Paviliun Phonix Suci untuk dilelang besok, makanya saya minta paman sekalian untuk ikut serta dalam lelang tersebut!!!, Huang Lingruo menjawab sekaligus menjelaskan dengan santai membuat para keluarga bangsawan Huang menjadi paham begitu bermanfaatnya buah tersohor yang merupakan sumber daya langka dibandingkan Sumber daya lainnya yang dapat menimbulkan efek samping bagi penggunanya secara berlebihan.
“Kedepannya Hanya paviliun Naga Angin yang akan menyediakan barang tersebut untuk di lelang demi meningkatkan kesejahteraan Keluarga kita” Huang Lingruo berkata dengan bahagia disambut penghomatan dari para keluarga bangsawan Huang sembari berlutut dan berterima kasih kepada Huang Lingruo yang akan sangat berjasa kepada Kemakmuran Keluarganya.
Keesokan harinya Huang Lingruo dan para anggota keluarga Bangsawan Huang menuju tempat pelelangan dengan kereta kuda yang mewah mengantarkan mereka ke paviliun Phonix Suci kedatangan keluarga Huang begitu mengetarkan hati para Bangsawan, para saudagar dan para pendekar lainnya melihat Senjata Pusaka kualitas tinggi di tangan mereka dan kecantikan Huang Lingruo membuat mereka merasa Keluarga bangsawan Huang telah bangkit kembali dengan harta yang banyak dari Huang Lingruo yang merupakan anak dari Huang Yuanwu anak pertama Huang Chubiao yang telah meninggal serta selama ini dibesarkan di kekaisaran Zhao.
__ADS_1
Zhen Long berangkat sendiri ke Paviliun Phonix Suci sebagai tamu kehormatan karena menjual Sumber daya langka Buah persik Abadi kepada Rumah pelelangan tersebut diruangan Vip Zhen Long hanya sibuk merapalkan kitab kitab kuno ilmu perubahan elemen api tingkat lanjutan yang didapatkannya dari gua pegunungan Nanyu warisan keluarga Yu sembari memperhatikan tawar menawar barang dihadapannya seperti Rencana Zhen Long meminta Huang Ling Menawar barang yang berkualitas tinggi dengan memberikan target harga dari benda pusaka, senjata pusaka, dan kitab kuno dan pil sumber daya langka dengan mendengar tanda darinya kepada Huang Lingruo berapapun harganya yang penting tidak melewati 3X harga awalnya.
Terlihat Perdana menteri Che Mingpao beserta keluarga bangsawan Che, dan Panglima Yan Xiangchen beserta keluarga bangsawan Yan telah hadir menempati ruangan Vip untuk para Bangsawan kekaisaran Wu, serta bangsawan dan saudagar kaya dari seluruh kekaisaran Wu, dan beberapa dari Negara dan kekaisaran tetangga serta para pendekar berbagai tingkatan memenuhi Ruangan lelang Paviliun Phonix Suci.