
Zhen Long terbangun kemudian dengan segera mengatur tenaga dalam murninya agar merata ke 12 meredian besarnya serta mengubah energi Yang Dan Yin kebentuk Energi Qi dan menyalurkan kemeridian madya miliknya, istirahat Zhen Long terasa lebih nyaman berada di dalam formasi sihir…
Setelah memindahkan tenaga dalam ke meridian besar secara merata Zhen Long langsung menghampiri kitab Shu Ron yang masih membutuhkan 180.000 lingkaran tenaga dalam untuk membuka segel sihirnya dengan segera Zhen Long menyerahkan tenaga dalam tersebut dan membuka kitab Shu Ron Bab 10 sambil menutup matanya untuk menghindari silau yang akan diakibatkan dari salah satu benda yang keluar nantinya…
Setelah beberapa lama Zhen Long membuka salah satu matanya seraya mengintip benda apakah gerangan yang tersimpan di dalam kitab Shu Ron tersebut, ternyata dirinya mendapatkan kekecewaan dikarenakan Kitab Shu Ron Bab 10 yang di bukanya tidak menyimpan senjata maupun benda pusaka dewa.
Zhen Long membolak balikkan kitab ditangannnya seraya mencari sesuatu namun kenyataannya memang tidak ada yang tersimpan pada kitab Shu Ron Bab 10, terlihat kekecewaan di raut wajah Zhen Long dengan mulut manyun kemudian berkata “Ahhh.. kitab Shu Ron tak sekeren kitab Yu Nan,,,… " dengan rasa kecewa Zhen Long membaca isi kitab Shu Ron bab 10 tiba tiba raut wajahnya berubah derastis dengan berucap “Maaf leluhur tadi saya salah berkata kitab Shu Ron dan Kitab Yu Nan sama sama keren” hal tersebut dikarenakan kitab Shu Ron Bab 10 berisi tentang ilmu beladiri Perubahan wujud dan bentuk dimana seseorang bisa merubah wajah dan bentuk fisiknya dengan mengunakan Kristal darah orang lain sehingga menyerupai orang yang dipakai Kristal darahnya.
__ADS_1
Karena Zhen Long yang masih berusia muda dan kekanak kanakan dirinya begitu senang mengusai ilmu tersebut, ilmu beladiri tersebut merupakan penyamaran tingkat tinggi jadi dia bisa mengganti wajah, bentuk fisik dan suara orang lain dengan batas waktu 6 bulan…
Zhen Long merasa senang karena dirinya bisa merubah wajahnya menjadi wajah ayahnya yang telah mati dengan menggunakan kristal darah ayahnya yang mungkin berada pada salah satu botol mustika dewi nur yang Zhen Long miliki saat ini…
Zhen Long kemudian merapalkan isi kitab Shu Ron bab 10 tentang ilmu perubahan wujud dan bentuk dengan segera tidak memerlukan beberapa lama dirinya telah merapalkan isi kitab Shu Ron dengan baik… ”setelah keluar nanti saya akan memberikan kejutan untuk guru” gumam Zhen Long dalam hati sambil tersenyum bahagia dan tawa tipis, Zhen Long berencana menjadi kembaran gurunya nanti agar gurunya terkejut, Dalam penyamarannya nanti akan mengatakan bahwa dirinya merupakan saudara kembar dari gurunya yang lama tidak berjumpa karena terjadinya suatu peristiwa besar yang menimpa kelurga bangsawan Huang fikirnya Usil….
Sebenarnya Zhen Long bisa langsung menyerap dengan mengunakan ilmu wawasan cakrawala miliknya dengan mengkristalkan darah dari setiap darah yang dimilikinya namun hal itu melanggar perintah gurunya sehingga urung Zhen Long lakukan karena takut menjadi murid yang durhaka.
__ADS_1
Zhen Long meneteskan darah mustika dewi nur pertama kemustika kultus suci…
Zhen Long kemudian menyimak dengan seksama sambil menyediakan pusaka pertapa sarjana di tangannya untuk mencatat ilmu beladiri yang dipelajari oleh pemilik darah didalam Mustika dewi nur tersebut, Pemilik darah ternyata adalah seorang putri dari kerajaan Taili yang bernama Bai Rong, kelahiran Putri Bai Rong tidak diharapkan oleh sang Raja Bai Kong yang merupakan ayahnya sendiri yang menginginkan kelahiran seorang putra untuk meneruskan tahta dan ilmu beladirinya. Tuan Putri Bai Rong lalu di kirim kesebuah perguruan Perawan suci yang merupakan perguruan yang didirikan leluhur keluarga Bai yang terkenal dengan nama Kultus Teratai Putih saat ini,
Meski putri Bai Rong kecil memiliki struktur tulang langka yaitu Struktur Tulang Phonix Muda tidak membuat Raja Bai kong luluh hatinya menerima permaisurinya melahirkan seorang putri untuknya, Raja Bai Kong sangat terobsesi dengan seorang putra, Raja Bai Kong telah menyiapkan beladiri yang kuat untuk diwariskannya kelak untuk anaknya sekaligus penerus tahta kerajaan Taili, Raja Bai kong merupakan Raja sekaligus pendekar dewa tingkat tinggi dengan kualitas struktur tulang Naga perak, dirinya bergelar Pendekar Dewa Harimau Tempur di Zamannya.
Permaisuri Shun Bing En yang merupakan permaisuri sekaligus putri Perdana Menteri terdahulu kekaisaran Tang memutuskan untuk mengirim anaknya kealiran Perawan Suci yang merupakan perguruan pendekar wanita terkuat pada zaman tersebut untuk dibimbing oleh 7 biarawati suci di daerah hutan bambu kuning perbatasan Negara Taili dan Negara Amethi, Putri Bai Rong menjadi murid kesayangan ke 7 biarawati suci yang merupakan pendekar dewa tingkat tinggi dikarenakan struktur tulang Bai Rong berada di tingkatan phonix muda sekaligus keturunan pendiri perguruan tersebut sehingga Putri Bai Rong dianggap Reinkarnasi Sang Perawan Suci Bai Qianxue, sehingga sangat dihormati oleh para tetua sepuh dan para murid aliran perawan suci.
__ADS_1
Putri Bai Rong tinggal di dalam formasi sihir Shu Ron tingkat 8 dan berguru dari pendekar 7 biarawati suci yang merupakan ketua Aliran perawan suci, formasi sihir yang dimiliki oleh Aliran Perawan suci karenakan suatu insiden dimasa lalu serta merupakan sebuah permintaan maaf Raja Shu Ron yang tanpa sengaja melihat leluhur Aliran perawan suci mandi di area sekitar hutan bambu kuning pada saat sedang melakukan kunjungan persahabatan ke Negara Taili..