Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Pertarungan Jenderal Caterina bersama Jenderal Yogo Versus Aliran Api Surgawi


__ADS_3

Jenderal Caterina menyerang beserta 15 komandan tempurnya karena melihat 20 penyusup aliran api surgawi memasuki ibu kota Murom Negara Kasam dengan ganas Jenderal Caterina mengayunkan senjata pusaka pertapanya berbentuk cakar besi kearah salah satu pemimpin kelompok penyusup yang seolah olah mengetahui seluk beluk kondisi ibu kota Kasam 15 belas komandan tempur terlihat kewalahan menghadapi 19 pendekar dewa aliran api surgawi perpaduan cakar kelelawar iblis dan beruang merah dengan mudah dihindari oleh pendekar dihadapan Jenderal Caterina semakin jurusnya beradu semakin terdesak Jenderal Caterina sedangkan dipihaknya telah terlihat 3 komandan tempurnya telah meregang nyawa pada saat fokus Jenderal Caterina tertuju ke arah komandan tempurnya pendekar dewa aliran api surgawi mengarahkan pukulannya tepat kearah perut dan dada Jenderal Caterina secara beruntun sehingga membuatnya terpental dan memuntahkan darah segar.


Jenderal Caterina merasa terkejut karena jurus tersebut merupakan salah satu jurus ilmu beladiri Negara Kasam tapak beruang raksasa dengan segera Jenderal Caterina mengarah kependekar dewa yang menghadapi komandan tembur anak buahnya dengan gerakan serangan brutalnya membuat 2 pendekar dewa aliran api surgawi yang tidak menyadari Serangan dadakan Jenderal Caterina tewas dengan gorokan cakar tepat mengenai leher para pendekar aliran api surgawi tersebut.


Keadaan semakin buruk setelah pendekar dewa yang telah memukul mundur Jenderal Caterina melakukan hal yang serupa membunuh para komandan tempur Negara kasam yang lengah, dengan cepat pendekar dewa tersebut melesat kembali ke arah Jenderal Caterina guna ingin segera menghabisnya,,, melihat bahaya mendekatinya Jenderal Caterina menghindari 2 jurus dari pendekar tersebut dan balik menyerang dari sisi berlawanan namun gerakan Caterina terbaca dan harus menerima 8 pukulan beruntun hingga mendapatkan luka yang serius begitu pula dengan ke 5 komandan tempur yang tersisa...


"Hahahaha... hahaah.. hahahaha... hanya begitu saja kemampuanmu Caterina saya tidak menyangka sampah sepertimu menjadi Jenderal Negara Kasam..." pendekar dewa aliran api surgawi berkata dengan tertawa meremehkan Sambil membuka topengnya untuk memperlihatkan wajah dari pendekar dewa yang telah melukai Caterina dengan sadisnya...


"Lincont ternyata kamu .. pantas semua pola seranganku kamu dapat baca dan patahkan?'" Jenderal Caterina merasa tidak ada lagi harapan untuk hidup karena Caterina dan Lincont merupakan seangkatan namun dari dulu Lincont berada 2 tingkat diatasnya...


"Caterina ini adalah hari terakhirmu didunia ini" Lincont berkata dengan sangat bangganya dengan sigap dari arah belakang hawa membunuh yang besar menghampiri dengan cepat Jenderal Yogo datang dan langsung menghabisi 5 pendekar dewa penyusup dengan kombinasi Cakar beruang iblisnya dengan ganas dan dengan kecpatan Lincort yang menyadari kedatangan Jenderal Yogo beradu tapak dan tenaga dalam dengan seluruh kekuatannya yang saling berimbang dari segi tenaga dalam.


Jenderal Caterina yang merasa mendapatkan kesempatan yang baik untuknya tiba dengan sigap melakukan serang kilat dan menusuk jantung Lincort yang sedang beradu tapak dengan Jenderal Yogo sehingga membuatnya mati dengan lemas tersungkur diatas tanah melihat pimpinannya tewas ke 12 penyusup langsung kehilangan semangat tarungnya dan melesat untuk melarikan diri... "Jangan harap bisa keluar dari sini dengan hidup hidup... " Jenderal Yogo berkata dengan marah merapalkan jurus Beruang iblis tahap 8 dan mengkombinasikan dengan beruang merah dan beruang kutub dan meningkatkan kecepatan ilmu penghindar dan serangannya sehingga dengan ganas dan sadis menghabisi para penyusup dengan koyakan disetiap pendekar dewa karbitan aliran api surgawi melihat Lincont merupakan ketua regu penyusup Jenderal Yogo meminta Jenderal Caterina melaporkan hal tersebut segera serta membawa kepala para penyusup yang telah Jenderal Yogo Penggal serta segera melaju kekediaman Zeins untuk mengawasi pergerakan keluarga tersebut.

__ADS_1


Di aula terlihat Jenderal Caterina terluka parah beserta 5 komandan tempur miliknya dan melaporkan kejadian kepada panglima Uldric di aula besar istana Negara Kasam...


“Apa yang terjadi Caterina” panglima Uldric dengan tatapan marah karena melihat kondisi Jenderalnya begitu parah...


“Lapor panglima 10 komandan tempur kita telah tewas, kami terpaksa berhadapan dengan salah satu keluarga Zeins karena merupakan cabang aliran api surgawi di Negara Kasam” Jenderal Caterina berkata tersedat karena nafas yang tidak beraturan namun raut wajah panglima Uldric lebih menakutkan lagi sembari menyerahkan 20 kepala para penyusup yang salah satunya kepala Lincont.


“Sudah saya duga sebelumnya seandainya yang mulia tidak melindungi keluarga Zeins dahulu, sudah lama diriku membantai keluarga itu, meskipun keluarga tersebut merupakan keluarga utama Negara Kasam namun tidak ada sama sekali keluarga tersebut mengirimkan pendekar terkuatnya kepemerintahan Kasam dikarenakan menghilang secara tiba tiba” Jenderal Uldric berkata dengan sangat geram serta tangan terkepal keras..


“Kami telah membunuh 20 para penyusup yang memiliki ilmu beladiri yang tinggi panglima karena memasuki ibu kota Murom Negara Kasam, beruntung Jenderal Yogo ada di tempat tersebut membantu kami sehingga kami mampu mengalahkan mereka ketua dari komplotan penyusup tersebut adalah Lincont” Jenderal Caterina menjelaskan kepada panglima Uldric tentang kejadian tersebut...


“Jika saja kakak tidak bersahabat dengan Goerge dari keluarga Zeins itu sudah lama saya menghancurkannya” gumam panglima Uldric dalam hati dengan mata penuh amarah..


"Bagaimana keadaan Jenderal Yogo , Carterina?" Panglima Uldric menghawatirkan keadaan Jenderal terkuatnya karena tidak ikut serta dengan Jenderal Caterina melapor ke aula kerajaan..

__ADS_1


"Jenderal Yogo sedang mengawasi kediaman Keluarga Zeins panglima, bantuan dari Jenderal Yogo yang membuat nyawa kami yang hampir saja mati berbalik menang dalam pertempuran tersebut" Jenderal caterina berkata dengan rasa bersyukur karena bantuan dari Jenderal Yogo diwaktu yang tepat..


“Cepat obati luka caterina Jenderal Eric gunakan sumber daya seperlunya begitupun para komandan tempur!!!!” perintah Panglima Uldric segera, mengetahui Jenderal Yogo berada di Ibukota mengawasi kediaman Zeins perasaannya sedikit lega karena Jenderal berpengalamannya telah berada pada posisi yang tepat...


Kemudian salah satu Jenderal Messina Valeria memasuki aula Negara Kasam dan melapor kepada panglima Galius “ Panglima sepertinya Aliran api surgawi telah menarik diri dari wilayah Negara Kasam dan Negara Messina” dengan penuh hormat kepada panglimanya.


“Apa!!!! kita terlambat menghabisinya Panglima Uldric kamu terlalu lama mengambil keputusan... ahhh” panglima Galius dengan nada geram mendengar berita dari bawahannya..


“Maaf ..Panglima Galius saya tidak bisa bertindak tanpa perintah dari yang mulia Raja Criss” sambil memberikan penghormatan permintaan maaf kepada panglima Galius dari Negara aliansinya.


“Sudahlah lagi pula sepertinya urusan Negaraku juga mengalami hal yang serupa dengan Negaramu sepertinya ada keluarga bangsawan Negara Messina merupakan cabang aliran api surgawi seperti Negara Kasam ini” panglima Galius sambil melirik ke arah para Jenderal Messina yang mengangguk kecil menandakan kebenaran dari kata panglimanya..


“Setidaknya kita harus mensterilkan Negara kita dari para pemberontak terlebih dahulu panglima Uldric sebelum berperang melawan musuh!!! saatnya kami mohon pamit!!! Panglima Galius berkata sambil berangkat meninggalkan aula kerajaan Kasam disertai seluruh pasukannya, Membuat Panglima Uldric tidak enak hati..

__ADS_1


“Jenderal Kolarov, Jenderal Marc bawa semua komandan tempur untuk mengisolasi semua keluarga Zeins membantu Jenderal Yogo jangan sampai ada yang lolos keluar dari Negara Kasam, tunggu perintah selanjutnya dariku!!!! Perintah panglima Uldric dengan nada yang sangat kesal kepada kedua Jenderal Kasam.


__ADS_2