
Kota Xuzun ternyata merupakan basis pelatihan pasukan Kekaisaran Wei wilayah barat sehingga dipenuhi banyak pasukan dan komandan tempur kekaisaran Wei, Zhen Long juga memperhatikan beberapa Jenderal dan Komandan tempur keluarga Xuan di kota tersebut, membuat Zhen Long dan Huang Lingruo segera bergegas meninggalkan kota tersebut menuju Kota Sifeng, dibandingkan kota Xuzun kota Sifeng memiliki pengamanan yang cukup longgar mengingat kota tersebut merupakan basis bisnis Jenderal besar Lin Yo, sama halnya dengan Kota Xibai Zhen Long mengawasi pergerakan Jenderal Lin Yo serta menakar kemampuan Jenderal tersebut berserta bawahannya, Zhen Long dikejutkan dengan kemampuan Jenderal Lin Yo dimana kultivasinya berada di tahap pendekar dewa menengah dengan struktur tulang di tingkat naga baja sangat jauh meningkat dari tingkatan ilmu beladirinya dahulu sewaktu menyaksikan masa lalunya 12 tahun yang lalu, sedangkan para Komandan tempurnya layaknya kekuatan Komamdan lainnya..
Zhen Long mengawasi pergerakan Jenderal Lin Yo yang melatih ilmu beladirinya secara rahasia dengan metode yang unik di sebuah ruangan rahasia miliknya, Zhen Long merasa Jenderal tersebut kurang memiliki harta namun lebih banyak mengumpulkan sumber daya dan kitab beladiri untuk membantu mengembangkan kemampuannya, membuat Zhen Long tersenyum melihat keunikan Jenderal Lin Yo, setelah mengetahui ruang rahasia Jenderal tersebut, Zhen Long dan Huang Lingruo menuju Kota perbatasan Guangjing melalui kota Chentong dan kota Yunqian, mereka tidak ingin menunda petualangannya karena merasa bukan waktu yang tepat berlama lama di wilayah kekaisaran Wei, dikarenakan Kekaisaran Wei bersama aliansinya telah menaklukkan kota perbatasan Hebei Kekaisaran Tang serta sedang menyerang kota perbatasan timur Kekaisaran Tang melalui Kota Benggaluru Negara Amethi, serangan tersebut membuat Kekaisaran Tang sangat terpukul karena tidak menyangka Negara Amethi beraliansi dengan Kekaisaran Wei serta putusnya hubungan aliansi dengan Negara Amexitli, Negara Aizu dan Negara Busanpyong.
Kekaisaran Tang mengarahkan seluruh pasukannya berusaha mempertahankan 3 titik kota perbatasan mereka, Para Jenderal dan pasukannya berusaha merebut Kota Hebei, mempertahankan Kota Hantai dan mengantisipasi serangan ke kota pelabuhan Kusa, sehingga membuat Kekaisaran Tang berjuang dengan sekuat tenaganya mengatasi invasi aliansi Kekaisaran Wei.
__ADS_1
Setelah melewati kota perbatasan Guangjing, Zhen Long dan Huang Lingruo menuju gunung Ghotam pusat aliran puncak cahaya kebenaran yang berada di perbatasan wilayah Kota Magada untuk menemui Mahaguru Su Ao dan Mahaguru It Heng untuk meminta petunjuk, di bawah puncak gunung Zhen Long dan Huang Lingruo di hadang oleh beberapa biksu raga perak dan perunggu yang mencurigai keberadaan mereka karena mengenakan pakaian dan topeng yang menutupi wajahnya.
Zhen Long dan Huang Lingruo kemudian melesat mencari tempat yang aman untuk menganti pakaian mereka kemudian kembali memperkenalkan identitas aslinya, Zhen Long dan Huang Lingruo meminta para biksu memanggil salah satu biksu utama guna menemuinya agar tidak terjadi kesalah pahaman, setelah menghadap biksu menengah melaporkan hal tersebut, dengan segera biksu tersebut menemui gurunya yang merupakan salah satu biksu utama puncak cahaya kebenaran, biksu Zhe Ji dengan segera melaporkan kedatangan Pangeran Zhen Long dan Putri Huang Lingruo kepada kepala biara yang sedang berada di aula besar.
“Sancai ... sancai sepertinya takdir perubahan dunia akan segera di mulai....!!!” Mahaguru Su Ao berkata sambil mengeleng gelengkan kepalanya merasa ramalan para Biksu Suci ratusan tahun yang lalu akan datangnya peperangan besar di daratan tengah.
__ADS_1
“Sancai ... sancai apapun yang telah ditakdirkan langit tidak dapat diubah guru, kita harus menerima takdir tersebut” Mahaguru It Heng berkata dengan lembutnya mengingatkan.
“Amithaba, siapkan para biksu!!! mari kita sambut Pangeran Zhen Long dan Putri Huang Lingruo!!! It Heng pimpin beberapa biksu utama dan biksu menengah menjemput tamu kita menuju puncak cahaya kebenaran!!! Mahaguru Su Ao memberikan perintah kepada para biksu puncak cahaya kebenaran.
Setelah pertarungan Raja Konery dan Zhen Long, Mahaguru It Hng membuka ruang kitab pusaka dan mememberikan keleluasaan kepada para biksu untuk mempelajari ilmu beladiri Alirannya atas permintaan 9 Biksu Suci karena merasa dunia akan mengalami pergantian Zaman dikarenakan melihat cahaya perbintangan yang begitu besar dari ke 2 tokoh tersebut dan merasa sekte sesat di dunia persilatan juga akan semakin kuat menyadari Ihwal tersebut.
__ADS_1
Huang Lingruo tidak memahami maksud dan rencana kekasihnya mendatangi pilar terkuat aliran putih tersebut, Zhen Long merasakan kekuatan besar dari para biksu aliran puncak cahaya kebenaran yang begitu hebat, biksu It Heng , 6 biksu utama dan 24 biksu menengah menyambut kedatangan Zhen Long dan Huang Lingruo, serta mengantarkan menuju ke biara utama aliran puncak cahaya kebenaran atas perintah Mahaguru Su Ao yang merupakan kepala biara sekte tersebut.
Dalam perjalanannya menuju aula biara sekte puncak cahaya kebenaran Zhen Long mencoba mengukur kemampuan dari para biksu sekte tersebut, Zhen Long merasa dalam setahun para Biksu Utama dan Mahaguru It Heng berada ditahap Pendekar dewa tingkat tinggi baik dari segi kutivasi dan seni beladiri namun dibedakan oleh struktur tulang mereka yang berbeda beda, dimana Struktur tulang Mahaguru It Heng berada pada tinggal Naga Emas dan ke 6 Biksu utama berada pada tingkat antara gajah emas dan naga perak, begitu pula 24 Biksu menengah yang tidak kalah kuatnya hanya berbeda sedikit tingkatan kultivasi dan ilmu beladiri dari ke 6 biksu utama dengan struktur tulang antara gajah emas hingga naga perunggu, membuat Zhen Long terkagum melihat hal tersebut.