
“Kalau ada kesempatan tuan pendekar agar kiranya berkenan untuk datang ke acara pelelangan paviliun naga dan harimau 4 bulan akan datang sekaligus merayakan ulang tahun Kaisar Tang” Gao Xuejing berkata sembari memberikan plakat emas keluarganya menandakan undangan secara resmi sekaligus tanda akses jalan kepada Zhen Long dan Huang Lingruo mengelilingi daerah Kekaisaran Tang.
“Terima kasih penasehat Gao, kami akan datang ke acara agung Kekaisaran Tang” Zhen Long berkata dengan hormat sembari memberikan 20 kantong madu lebah giok kepada kepala pelayan untuk disuguhkan kepada para petinggi militer yang berada di lantai 3 paviliun tersebut, dengan segera Zhen Long dan Huang Lingruo melesat dengan kecepatan penuh meninggalkan kota Hantai menuju kota Languang melintasi kota Bozhou dan Bengbu.
Panglima Gao Xianting meminta jenderal Gao Gushan untuk mengikuti pergerakan ke 2 pendekar tersebut namun dihentikan oleh penasehat Gao Xuejing yang merasa keponakannya tersebut tidak akan mampu mengejar Zhen Long dan Huang Lingruo.
Para petinggi militer terkejut setelah kepala pelayan mengantarkan hadiah yang di berikan Zhen Long merupakan sumber daya langka membuat panglima Gao Xianting serta para petinggi militer kekaisaran Tang memahami maksud pamannya dan menyesal melakukan tindakan yang kurang pantas karena merasa akan membuat hubungan antara dirinya dan pendekar tersebut sulit untuk diperbaiki.
__ADS_1
Setelah 5 jam kemudian Putri Li Huwei bersama 3 jenderal memasuki kota Hantai serta meminta agar rapat tersebut di pindahkan ke tempat lain karena merasa paviliun merak barat merupakan usaha keluarga Xuan, putri Li Huwei takut akan bocornya pembicaraan penting tersebut, namun alangkah kagetnya jenderal Gao Lansong yang meminum madu lebah giok yang merupakan madu yang sama yang diberikan oleh pendekar penyelamatnya, membuat putri Li Huwei dan jenderal Shun Mingshi turut mencoba memastikan hal tersebut, mereka semakin yakin bahwa madu tersebut merupakan madu lebah giok dari pendekar penyelamatnya.
Putri Li Huwei segera meminta tempat yang aman untuk membahas masalah yang sangat penting tersebut, melihat wajah putri Li Huwei dan ke 2 Jenderal lainnya serta situasi yang ganjal dan janggung membuat Gao Xuejing dengan sigap segera memerintahkan panglima Gao Xianting menyediakan tempat yang aman di luar kota Hantai agar pertemuan mereka tidak di awasi oleh keluarga Xuan, kehebatan dan pengalaman Gao Xuejing menandakan dirinya orang terpandai di kekaisaran Tang.
Setelah menemukan tempat putri Li Huwei kemudian menjelaskan semua yang menimpa dirinya di perbatasan kota Languang serta mengapa dirinya hanya mengumpulkan pembesar militer dari 3 keluarga bangsawan kekaisaran Tang dan membenarkan salah satu pendekar yang menolongnya merupakan orang yang sama ditemui oleh para petinggi keluarga bangsawan di Paviliun tersebut semakin membuat panglima Gao Xianting semakin merasa bersalah dan menyesal atas kelakuan buruknya.
Setelah memasuki kota Languang pada saat senja, Zhen Long mengajak Huang Lingruo agar segera keluar dari kota tersebut serta memilih beristirahat di luar kota karena merasa kurang nyaman menginap di penginapan serta menghindari kecurigaan dari para pasukan kekaisaran Tang, Zhen Long merasa keberadaannya kini telah tersebar di wilayah kekaisaran Tang karena melihat gelagat putri Li Huwei yang begitu sigap menanggapi permasalahan.
__ADS_1
Di dalam sebuah gua Zhen Long kemudian mengajarkan Huang Lingruo untuk meredam ilmu beladirinya beserta cahaya perbintanganya yang semakin bersinar terang dengan mengajarkan ilmu orbit perbintangan kitab dewa Feng Sui kepada kekasihnya agar keberadaan mereka tidak dapat dilacak oleh para pendekar dewa tingkat puncak.
Dengan segera Zhen Long memasukkan kekasihnya tercintanya ke dalam cincin kuasa langit miliknya, sekaligus dirinya melanjutkan mempelajari ilmu kitab kuno dan pusaka elemen api yang didapatkannya dari ruang rahasia Tetua Ong Gonsun, Zhen Long saat ini lebih berhati hati agar rencananya tidak terganggu karena hal hal yang sepele.
Keesokan harinya Zhen Long dan Huang Lingruo berangkat menuju kota Hebei melewati kota Fuyang seperti biasanya setiap melewati sebuah kota Huang Lingruo melakukan permintaan kekasihnya yang kadang membuatnya tidak mengerti untuk apa membeli kain terbaik dalam jumlah yang banyak di setiap kota, namun enggan untuk mempertanyakannya.
Setelah berada di kota Hebei Zhen Long dan Huang Lingruo berjalan mengelilingi kota tersebut dan mencari sebuah tempat yang ingin di tujunya, mereka memasuki setiap rumah jahit di daerah tersebut sembari mencari tempat penjahit jubah yang pernah memberikan 3 jubah dari kain sisa jubah kaisar terdahulu ketika Zhen Long menginjakkan kaki pertama kali di kota tersebut, setelah memasuki rumah jahit ke 5 akhirnya Zhen long menemukan orang yang di carinya, kemudian Zhen Long mengutarakan keinginannya serta membuka topeng miliknya, dengan segera penjahit tersebut berlutut dan bersujud melihat orang yang dihadapannya.
__ADS_1
Penjahit jubah tersebut menuntun Zhen Long ke sebuah ruangan pribadinya dan menceritakan segala yang di alaminya setelah Zhen Long meninggalkan Kota Hebei sekitar 8 bulan yang lalu, mengingat bisnis jahitan yang semakin menurun Zhen Long kemudian meminta penjahit tersebut untuk pergi ke Negara Taili serta membuka rumah jahit di Negara Taili, Zhen Long kemudian memberikan surat sekaligus segel perintah kerajaan Taili untuk diserahkan Ke Sue Shiniang untuk mengurus tempat tinggalnya di sana, dengan segera penjahit tersebut menerima tawaran Zhen Long, mereka segera mengemas barang barangnya untuk berangkat bersama keluarganya esok hari setelah mengukur badan Huang Lingruo, untuk di buatkan pakaian serta jubah 3 pasang dari seluruh Kekaisaran dan Negara di seluruh daratan tengah membuat Huang Lingruo memahami maksud dari kekasihnya selama ini membeli kain yang berkualitas terbaik. Zhen Long kemudian menyerahkan kain kualitas terbaik yang di beli Huang Lingruo serta sekantong yang berisikan 1000 koin emas sebagai bekal kepindahan mereka ke Negara Taili.