
Zhen Long menuju tempat persembunyian Huang Lingruo di sebuah gua sekitar hutan pinggir kota Benggaluru dengan kecepatan penuh takut hal buruk terjadi kepada kekasihnya, setelah beberapa hari Huang Lingruo menunggu akhirnya Zhen Long tiba dengan perasaan khawatir terhadapnya.
“Ruo’er !!!! apakah dirimu baik baik saja?” Zhen Long bertanya dengan penuh kekhawatiran.
“Saya baik baik saja Yang Mulia!!, namun beberapa Raja dan Ratu siluman binatang buas mengalami cedera berat” Huang Lingruo menjawab dengan lembut menenangkan kekasihnya.
“Para Raja dan Ratu siluman binatang buas baik baik saja sekarang Ruo’er, dewa naga telah memberitahukanku kondisi mereka saat ini” Zhen Long berkata menjelaskan keadaan binatang peliharaannya.
“Apa rencana Yang Mulia selanjutnya?” Huang Lingruo bertanya dengan serius prihal rencana kekasihnya.
__ADS_1
“Kita akan menuju pegunungan Puning secepatnya, belum saatnya memulai perang melawan aliansi Kekaisaran Wei, sambil menunggu dewa naga beradaptasi dengan kekuatannya saat ini” Zhen Long menjawab sekaligus menjelaskan bahwa sahabatnya telah mendapatkan inti kehidupannya kembali dan sedang terbang menikmati kebebasannya di ruang cincin kuasa langit, mendengar penjelasan kekasihnya tersebut, Huang Lingruo ikut merasa senang dikarenakan dengan adanya dewa naga dipihak mereka kekuatan tempur akan semakin besar.
Zhen Long dan Huang Lingruo bergegas menuju pegunungan Puning untuk menemui penguasa gunung Barat Raja Ding Ocen beserta para Jenderal petarung suku gunung Chi Mut, Yu Mu, Tuo Ba, Da Xing dan Yo Mo, sembari melesat dengan kekuatan penuh.
“Maaf Yang Mulia!!! ada baiknya hamba yang mengantarkan Yang Mulia dan Tuan Putri ke pegunung Puning” Dewa Naga berkata dengan penuh hormat menawarkan bantuan kepada tuannya.
“Bukankah dirimu baru saja sembuh sobat?, apa tidak sebaiknya dirimu beradaptasi dengan tubuhmu terlebih dahulu?” Zhen Long berkata dengan penuh kekhawatiran mengingat sahabatnya telah lama mengalami cedera berat.
“Baiklah kalau begitu sobat, semakin cepat kita sampai semakin bagus untuk rencana awalku” Zhen Long berkata dengan penuh bahagia menerima tawaran dewa naga.
__ADS_1
Zhen Long kemudian meminta kekasihnya mengeluarkan dewa naga dari cincin kuasa langit, Huang Lingruo sempat terkejut atas permintaan kekasihnya, namun tetap mengeluarkan dewa naga dengan mengayunkan tangan kanannya sembari memberikan perintah dalam hati, dewa naga keluar dan meminta Zhen Long dan Huang Lingruo naik keatas punggungnya dan melesat keatas langit sembari mengepakkan sayap besarnya yang begitu kokoh, Huang Lingruo merasa sangat senang menikmati pemandangan dari atas langit, melihat kota kota begitu kecil yang berada dibawahnya saat ini.
Dewa naga kemudian melesat ke atas benteng kota perbatasan Benggaluru sembari menyemburkan Lahar api panas ke kota tersebut dari mulutnya, membakar hampir ratusan ribu pasukan yang menjaga tembok perbatasan kota tersebut demi membalaskan dendam bawahannya sekaligus memberikan ancaman kepada pihak aliansi Negara Amethi, serangan dewa naga membuat para pembesar aliansi Kekaisaran Wei sangat panik dan gentar karena melihat diatas kepala dewa naga berdiri sesosok orang yang tidak asing dimata mereka.
Zhen Long hanya tersenyum melihat kelakuan sahabatnya namun meminta agar dewa naga mengakhiri sikap jahilnya dan mengantarkan mereka secepatnya ke pegunungan Puning, berita munculnya Zhen Long diatas kepala seekor naga membuat heboh seluruh dunia terkhusus para aliansi Kekaisaran Wei yang merasa kehebatan lawannya kini menjadi sangat berbahaya, dengan bantuan dewa naga Zhen Long dan Huang Lingruo tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke pegunungan Puning, dewa naga mendarat tepat di depan markas suku gunung barat membuat para penduduk terkejut seraya bersujud di hadapan para dewanya, Raja Ding Ocen dan para Jenderal petarungnya bergegas memberikan penghormatan karena tidak menyangka Zhen Long dan Huang Lingruo tiba begitu cepat ke markas mereka.
Raja Ding Ocen dengan segera memerintahkan seluruh penduduk suku gunung Puning untuk berkumpul dan menyerahkan tetesan darahnya agar formasi sihir dapat dengan segera di buat, agar mereka terlindungi dari mara bahaya serta dapat meningkatkan kemampuannya secepat mungkin, sembari menunggu para suku gunung meneteskan darahnya, Zhen Long dan Huang Lingruo memeriksa tumbuhan herbal yang telah disediakan oleh para penduduk suku gunung barat yang tumbuh di daerah pegunungan Puning, mendapatkan banyak herbal langka dari para suku gunung dari setiap wilayah membuat Zhen Long sangat senang dikarenakan dirinya dapat membuat lebih banyak pil mustika untuk persiapan menghadapi perang besar yang akan segera terjadi, setelah Huang Lingruo memasukkan segala jenis herbal yang didapatkan oleh para suku gunung beserta dewa naga kedalam cincin kuasa langitnya, Zhen Long dan Huang Lingruo memasuki markas suku gunung dan menikmati perjamuan besar yang diadakan secara mendadak oleh Raja Ding Ocen.
“Raja Ding Ocen seperti berita yang disampaikan Raja Bin Tang penguasa suku gunung Timur!!!, Saya ingin para Petarung Suku gunung Barat bersiap membantu Negara Aliansiku dan meningkatkan kemampuan secepatnya!!!, Saya berharap banyak dengan kemampuan kalian dalam perang besar nanti!!!” (bahasa gunung) Zhen Long berkata dengan tegas kepada bawahannya yang sedang berlutut di hadapannya.
__ADS_1
“Kami telah Siap!!! Menerima perintah dari Dewa dan Dewi!!!” ( bahasa gunung) Raja Ding Ocen berkata dengan hormat sembari bersujud di ikuti para bawahannya.
“Bagus Saya percayakan keamanan laut perbatasan Kekaisaran Tang dan Negara Taili dibawah kendalimu saat ini!!!” (bahasa gunung) Zhen Long berkata dengan tegas dikarenakan mengetahui kemampuan dari para suku gunung dalam berperang dilautan sebagai bajak laut.