
Akhirnya Zhen Long terbangun dan meregangkan otot otot tubuhnya, wajah Zhen Long terlihat segar dan bersemangat kembali, Zhen Long memeriksa komposisi tenaga dalamnya, dia merasa semakin lama semakin besar meridian meridiannya menerima tenaga dalam akibat madu lebah giok dan buah pohon tersohor dikonsumsinya sehingga meridian besarnya yang terisi setengah dari daya tampung keseluruhan namun meridian madya dan kecil terisi penuh, Zhen Long kemudian memasukkan setengah Tenaga dalam yang berada dimeridian madyanya menuju meridian besar…
Zhen Long berupanya menyimpan tenaga dalam kemeredian pusat setelah 12 gerbang meridian besar terbuka… namun setelah melakukan menyaluran tenaga dalam meridian besar hanya terisi 5/8 bagian..
Zhen Long merasa ternyata sangat sulit untuk meningkatkan struktur tulang hingga ketahap Naga Berlian mungkin sampai kapanpun dirinya tidak mampu mencapai tahap tersebut dikarenakan setiap saat tenaga dalamnya akan berkurang karena di gunakan, Zhen Long kemudian tersenyum setelah mengingat sebuah kutipan yang berasal dari kitab Yu Nan bab 7 yang berbunyi “Jangan paksakan apa yang tidak kamu miliki terima semuanya dan berusahalah sebaik yang kamu bisa” sejak mempelajari kitab Yu Nan Zhen Long merasa kedamaian Batin dan mendapat pendalaman spiritual layaknya pendekar dewa yang berumur ratusan tahun….
Sebelum merenggangkan ototnya Zhen Long melirik pohon zaitun langit yang buahnya berwarna kemerahan yang tidak lama lagi akan berubah menjadi kristal bening yang menandakan dirinya sudah berada di ruang cincin kuasa langit kurang lebih 2 bulanan…
Sebelum Zhen Long memulai aktifitas latihan rutin dirinya menyerahkan terlebih dahulu tenaga dalam untuk membuka segel sihir kitab Yu Nan bab 9 dan puncak, Zhen Long berencana mempelajari kitab tersebut setelah menyelesaikan latihan fisiknya, Zhen Long dengan segera memanen buah persik emas untuk kesekian kalinya guna mengisi tenaga dalamnya, selama dia berlatih fisiknya, Zhen Long berupaya mengefektifkan waktu dengan berlatih fisik sembari mengkonsumsi buah persik abadi dan merapalkan kitab Yu Nan dalam waktu bersamaan, hal ini juga didapatkan dari petikan isi kitab Yu Nan Bab 8 Yang berbunyi "Gunakan waktu sebaik mungkin karena waktu lebih berharga dari harta manapun didunia”…
__ADS_1
Zhen Long berlari mengelilingi pepohonan sembari mencoba menambah sedikit akselerasinya, Zhen Long tidak mematok berapa putaran yang harus dia lalui mengelilingi area pepohonan, Zhen Long mengelilingi area pepohonan sambil merapalkan 100 kali kitab Yu Nan hingga bab 8 yang telah dirinya kuasai sembari mengkonsumsi Buah persik abadi sebanyak mungkin lebih ribuan kali Zhen Long mengelilingi pepohonan sambil merapalkan bab per bab kitab Yu Nan yang telah terbuka, Zhen Long tidak pernah merasa lelah karena mengingat salah satu impian gurunya akan segera terpenuhi…
Kitab pusaka dewa milik keluarga gurunya sebentar lagi akan dia kuasai sehingga Zhen Long merasa guru tercintanya akan bahagia setelah dirinya keluar dari cincin kuasa langit.
Akhirnya Zhen Long telah selesai melakukan latihan fisiknya kemudian dia menuju kitab Yu Nan yang telah siap untuk di pelajari sebelum belajar Zhen Long memperbaiki posisinya duduknya dan mengatur pernafasan serta tidak lupa menyediakan madu lebah giok dan buah persik yang ada untuk membuat konsentrasi belajarnya fokus dan tidak terganggu…
Setelah membuka kitab bab 9 dan puncak Zhen Long dibuat terkejut karena sesuatu keluar dari kitab tersebut dan melayang di depannya dengan cahaya yang menyilaukan…,,,,."Swing… swing.. swing.." Zhen Long yang tiba tiba menutup matanya dan melempar kitab Yu Nan yang ada di tangannya dikarenakan keterkejutannya tersebut karena silau akibat benda yang keluar dari kitab Yu Nan, Zhen Long membuka matanya secara perlahan lahan dan melihat benda berbentuk melingkar Logam bermotif indah berada dihadapannya…
Seketika pedang pengusa jagad bereaksi disertai senjata pusaka yang berada di sekitarnya, Zhen Long kemudian mengindari benda yang ada dihadapannya namun terkejutnya Zhen Long karena benda tersebut mengikutinya kearah mana dirinya pergi untuk menghindar..
__ADS_1
Zhen Long merasa takut apa bila senjata senjata pusaka dewa maupun pertapa mengarah kepadanya, Zhen Long Ragu tidak dapat menghindari senjata senjata yang bereaksi tersebut…
Zhen Long mengetahui seberapa bahayanya senjata pusaka dewa bila mengenai tubuhnya dan bagaimana memakai senjata pusaka dewa tersebut menurut informasi yang didapatkannya dari kitab Yu Nan namun Zhen Long belum ingin menggunakan pedang pengusa jagad karena tidak ada perintah dari gurunya…
Semua senjata pusaka dewa harus melakukan kontrak darah dan memberikan tenaga dalam 1.000.000 lingkaran sebelum memilikinya, apa bila senjata dewa tersebut tak bertuan dengan kata lain pemilik sebelumnya telah mangkat namun apa bila pemiliknya masih hidup harus melakukan ritual penyerahan seperti yang terjadi pada cincin kuasa langit namun cincin kuasa langit tidak disertai penyerahan tenaga dalam hanya kontrak darah dan ritual saja…
Pandangan Zhen Long hanya tertuju kesenjata pusaka dewa pedang pengusa jagad yang bergetar semakin kuat, Zhen Long khawatir pedang tersebut menyerang dan mengenai dirinya “senjata itu bisa membuatku menjadi debu” gumam Zhen Long dalam hati, dengan segera Zhen Long menuju kearah pedang pengusa jagad dan memberikan setetes darahnya dan dan menyerahkan 1.000.000 lingkaran tenaga dalam sehingga terikat kontrak dengannya, Zhen Long dengan cepat mengambil tindakan sigap tersebut meskipun menguras hampir seluruh tenaga dalamnya karena beranggapan benda yang mengikutinya terlihat tidak mengancam hidupnya setelah melakukan kontrak dengan pedang pengusa jagad.
Pedang tersebut menjadi tenang disertai senjata pusaka pertapa lainnya, Zhen Long yang melihat tenaga dalamnya yang hanya tertinggal 20% saja segera kembali ke atas giok inti es untuk segera beristirahat, Zhen Long menghawatirkan tubuhnya karena tenaga dalam yang dimilikinya kurang untuk mengantisipasi cuaca ekstrim didalam cincin pengusa langit sambil meminum madu lebah giok dan memakan buah persik sebanyak mungkin sebelum beristirahat…
__ADS_1
Meskipun yakin dengan ketahanan fisiknya dengan bantuan Energi Qi Zhen Long tidak mau mengambil resiko yang besar mengingat isi kitab Yu Nan bab 6 berbunyi "Manusia lebih bijaksana bila mampu menghindari resiko sekecil apapun" Zhen Long dengan segera membuka meridian kecil yang ada disekitar meridian madya yang berguna menyerap energi Yin dari giok inti es sesuai petunjuk kitab Yu Nan dan berbaring diatas giok tersebut namun benda asing yang berasal dari kitab Yu Nan tetap mengikutinya seperti bayangan Zhen Long.
karena Zhen Long tidak merasa adanya aura yang membahayakan dari benda tersebut, maka Zhen Long dengan segera mengistirahatkan tubuhnya agar tenaga dalam murni beregenerasi dengan cepat mengisi meridian merediannya, Benda tersebut masih berada tiga jengkal diatas dahi Zhen Long pada saat beristirahat seperti sedang menunggu tuannya terbangun dari tidurnya...