
“Maaf Jenderal Hodong dimanakah Yang Mulia Sultan kami?” Jenderal Imran As Safarai bertanya dengan penuh hormat kepada rekannya.
“Yang Mulia Sultan Yasir Al Mahmud bersama Pasukan Negara Bursa sedang mengejar Murzi Bin Lahap menuju kota perbatasan Yunhai!!! Jenderal Imran!” Jenderal Sin Hodong dengan menjawab dengan jelas sembari mengatur tawanan perang.
“Mengapa Jenderal Hodong membiarkan pasukan Kekaisaran Zhao hidup?” Jenderal Imran As Safarai bertanya dengan kebingungan memperhatikan tindakan tersebut, namun hal serupa pula dirasakan Jenderal Sin Hodong menelaah pernyataan Jenderal Imran As Safarai kepadanya.
“Bukankah Pasukan yang menyerah merupakan tawanan perang Jenderal Imran?!!” Jenderal Sin Hodong bertanya merasa tindakannya telah benar.
“Ini hal Yang berbeda Jenderal Hodong dalam peperangan ini mereka tidak layak untuk hidup, mereka telah menjajah Negara kami berarti siap untuk mati!!! Tidak ada tawaran tentang hal tersebut Jenderal!!! Dengan penuh hormat izinkanlah kami mengeksekusi mereka !!!Jenderal Hodong” Jenderal Imran As Safarai berkata memperjelas kondisi yang telah terjadi, serta memahami latar belakang Jenderal Sin Hodong yang merupakan salah satu pendekar dewa sekte pedang langit, Jenderal Sin Hodong tidak dapat berbuat banyak setelah mendengar penjelasan dari Jenderal Imran As Safarai, dan dengan berat hati menyerahkan tawanan perang kepada Jenderal Imran untuk dibantai habis, jeritan permohonan ampun para pasukan Kekaisaran Zhao sangat menyayat hati sebelum kepala mereka satu persatu tergeletak di atas tanah yang bersimbah darah, Jenderal Sin Hodong merasa iba dikarenakan dirinya merupakan orang Kekaisaran Zhao dahulu namun hal tersebut membuatnya sadar akan penderitaan yang diakibatkan resiko perang.
Di tempat lain Jenderal Ryan dan Jenderal Fan Jingwo beserta para komandan tempur pilihannya telah mengepung kedua Jenderal Kekaisaran Zhao yang melarikan diri ke dalam hutan sebelah timur daerah tempatnya berperangan.
“Hahaha… hahahah…hahaha sangat memalukan!!!! ternyata kemampuan Jenderal Kekaisaran Zhao layak disamakan dengan seekor anjing yang lari dari peperangan meninggalkan pasukannya!!!” Jenderal Fan Jingwo berkata sembari tertawa menyindir kedua Jenderal yang berada dihadapannya.
“Jaga mulutmu Fan Jingwo!!! Kami kalah karena jumlah kalian yang lebih banyak!!! Jika kamu berani mari kita duel sebagai sesama Jenderal!! tunjukkan bahwa dirimu layak” Jenderal Qin Xiumu menantang duel tanding kepada Jenderal Fan Jingwo setelah mereka terkepung oleh puluhan Komandan tempur Negara Aliansi Zhen Long.
__ADS_1
“Jenderal katamu!!! Kalian tidak layak menyebut posisi tersebut!!! Tidak ada seorang Jenderal yang meninggalkan pasukannya pada saat berperang!!! Kata katamu membuatku jijik!! Kalian tidak lebih para binatang menjijikkan dihadapanku!!!” Jenderal Ryan berkata menyinggung kedua Jenderal dengan penuh kemarahan.
“Ternyata anda Jenderal Negara Durham!!! tidak disangka kita akan bertemu di sini!!!” Jenderal Cai Yunrui berkata mengenal dialek dari nada bicara Jenderal Ryan yang berasal dari Durham.
“Ternyata Negara Aliansi Bursa hanya mengandalkan jumlah Senior Yunrui!!!, kemampuan mereka sepertinya hanya di bawah rata rata” Jenderal Qin Xiumu mencoba memancing pertarungan duel, membuat Jenderal Cai Yunrui tersenyum tipis membenarkan pernyataan tersebut, namun para Komandan tempur menjadi sangat emosi mendengar Pimpinan mereka diremehkan.
“Mana berani mereka duel dengan kita Yunior Xiumu Negara Aliansi Durham dan Xiang hanya mengandalkan Raja mereka untuk melindunginya, mana mungkin memiliki ilmu bela diri Hahahaha… hahaha.. hahaha” Jenderal Cai Yunrui menimpali perkataan Jenderal Qin Xiumu karena merasa kemungkinan besar untuk lolos dari kepungan tersebut hanya dengan adanya duel tanding satu lawan satu diantara mereka.
Jenderal Fan Jingwo kemudian melirik Jenderal Ryan dengan senyuman meminta Jenderal Negera Durham menerima tantangan kedua Jenderal Kekaisaran Zhao sebagai pembuktian akan kemampuan yang mereka latih selama ini.
“Mungkin kedua anjing ini berfikir dapat mengalahkan kita Jenderal Ryan, agar bisa kabur dari tempat ini, Hahahah… hahahah… hahahah.., kalian bagaikan katak didalam sumur dihadapanku!!! Jenderal Fan Jingwo berkata dengan nada kiasan namun tegas sembari tertawa geli menelaah maksud kedua Jenderal Kekaisaran Zhao yang telah terdesak.
“Fan Jingwo bukannya setiap kita bertemu dirimu selalu menghindar bertarung langsung denganku, Jangan sampai hanya mulutmu saja yang tajam tetapi tidak setajam pedangmu” Jenderal Qin Xiumu berkata sembari menyindir Jenderal Fan Jingwo yang selama ini dianggapnya takut kepadanya.
“Hahahah… hahahah… hahaha.. apa katamu menghindar, seandainya bukan demi tugas menjaga kota perbatasan sudah lama dirimu leyap dari dunia ini!!! harusnya dirimu belajar dari pertempuran antara kita dahulu” Jenderal Fan Jingwo berkata dengan kesal karena tidak pernah mendapat kesepatan menghajar Qin Xiumu secara langsung namun hanya dalam pertempuran antara penjaga kota perbatasan melawan para penjajah Kekaisaran Zhao.
__ADS_1
“Ternyata rumor itu benar adanya, hanya Raja Konery yang memiliki kemampuan di Negara Durham, sedang Jenderalnya hanya mendampleng Nama sang Raja agar selamat, Hahahah,,. Hahahh… hahahah..” Jenderal Cai Yunrui merasa kemampuan kedua Jenderal dihadapannya tidak ada artinya dalam seni beladiri sehingga mencoba memberikan provokasi.
“Jika itu permintaan terakhir kalian baiklah!!! Akan kami kirim kalian ke Neraka bertemu dengan pasukan yang telah kalian khianati!!! semua Komandan tempur berjaga 1 mil dari sini jangan biarkan mereka melarikan diri!!! namun jika kami kalah dalam duel ini maka lepaskan mereka!!! Apa kalian paham!!!” Jenderal Ryan memberikan perintah kepada para Komandan tempurnya, dengan segera para Komandan tempur Negara Durham memenuhi intruksi pimpinannya, dengan sangat yakin akan kemampuan atasannya sekaligus guru mereka.
“Kalian juga laksanakan perintah Jenderal Ryan!!!” Jenderal Fan Jingwo berkata karena melihat Komandan tempur Negara Xiang tidak bergerak dari tempatnya nenanti perintah dari pimpinannya.
“Hahahha.. hahahah… hahahah… apakah kalian serius Jenderal muda dengan pernyataanmu barusan, jangan sampai kalian menjilat ludah sendiri” Jenderal Cai Yunrui tertawa bahagia mendengar pernyataan Jenderal Ryan yang merupakan peluang besar baginya.
“Seperti yang Jenderal Ryan katakan, kalian boleh pergi setelah mengalahkan kami!!! Perkataan Jenderal tidak bisa di tarik!!!” Jenderal Fan Jingwo mempertegas perkataan Jenderal Ryan serta merasa yakin dapat mengalahkan kedua Jenderal Kekaisaran Zhao yang sangat angkuh akan kemampuannya.
“Memang benar Yang Mulia Raja Konery pendekar terhebat di Negara Durham namun kalian tidak pernah mendengar rumor bahwa Jenderal Negara Durham tidak pernah lalai menjalankan tugasnya!!!” Jenderal Ryan berkata dengan penuh amarah merasa kemampuannya diremehkan.
Pertarungan antara para Jenderal dimulai, dengan sigap Jenderal Qin Xiumu menyerang Jenderal Fan Jingwo yang merupakan target awalnya sedangkan Jenderal Ryan bertarung melawan Jenderal Cai Yunrui yang meremehkan kemampuan, ayunan pedang dan tombak para Jenderal saling berbenturan hingga menciptakan dentuman keras di udara membuat telinga pekak bila berada di sekitar tempat tersebut.
“Duarzzz… trang .. trik,, Duarzz” X 100
__ADS_1