Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa Lalu Raja Bai Yan Pengusa Negara Taili


__ADS_3

Zhen Long kemudian meneteskan darah kedua ke dua ke Mustika Kultus Suci.


Zhen Long menyimak dengan seksama dan melihat seorang bayi lelaki yang terlahir dengan cedera di beberapa meredian besar dan meridian madyanya karena kontraksi penyakit turunan pada saat ibunya melahirkannya dan membuat ibunya meninggal dunia pada saat melahirkan, Zhen Long langsung mengenali pemilik darah tersebut... “pasti darah ini milik kakek Bai Yan” Zhen Long berkata dengan sangat yakin...


Zhen Long memperhatikan dengan seksama dan tidak mendapatkan ilmu beladiri apapun mengingat Raja Bai Yan sama dengan dirinya dahulu yang hanya bisa melatih fisik namun perbedaannya Zhen Long ditemani oleh guru terhebat yang dapat membantu mengatasi masalah cedera meridiannya...


Zhen Long teringat kembali akan Huang Xie yang membantunya agar bisa hidup sampai saat ini "meskipun neneknya Putri Bai Rong lebih kuat ratusan kali dari gurunya namun dari segi pengobatan dan penyembuhan penyakit meridian gurunya berada diatas neneknya Putri Bai Rong beribu ribu kali lipat dan mungkin setara dengan Peracik obat Dewa Ong Gonsun" Zhen Long berkata dalam hatinya dengan fikiran yang penuh pertimbangan sekaligus penasaran dengan kehebatan Keturunan Peracik Dewa Obat Ong Qingteng tersebut.


Zhen Long Kemudian tersenyum tipis melihat Raja Bai Yan yang begitu keras dilatih kakaknya Putri Bai Rong dengan latihan fisik yang penuh pengawasan terlihat Raja Bai Yan sangat menyayangi kakaknya dan selalu mengandalkan kakaknya bila ada yang mencoba menyakitinya dan sangat manja kepada Putri Bai Rong.. membuat Zhen Long mengeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah manja kakeknya yang berbeda dengan dirinya yang dilatih oleh maha guru Huang Xie..


Putri Bai Rong terlihat sangat memanjakan adiknya Raja Bai Yan, sehingga setiap Raja Bai Yan merindukan dan membutuhkannya selalu dengan sigap Putri Bai Rong berada disamping adiknya tersebut dengan keadaan apapun.. “Tenanglah kakek setelah keluar nanti saya akan menyembuhkanmu” Zhen Long berkata dengan sangat yakin mengingat dirinya telah mengusai Seluruh kitab Yu Nan dan kitab Shu Ron, sehingga penyakit Raja Bai Yan sangat mudah bagi Zhen Long obati.

__ADS_1


Kehidupan Raja Bai Yan semenjak meninggalnya kakak kesayangannya Putri Bai Rong, Raja Bai Yan terlihat bersedih dan merasa kehilangan besar sehingga membuat dirinya terasa ikut meninggal, Raja Bai Yan telah memutuskan tidak menikah karena tidak ingin dirinya menjadi seorang laki laki yang serupa dengan Kaisar Zhen Kuojin namun Raja Bai Yan sebenarnya terlihat mencintai 6 wanita sekaligus mereka merupakan 6 tetua utama aliran kultus teratai putih murid kakaknya Putri Bai Rong, Raja Bai Yan selalu terbayang dan menyebut nama para tetua seakan akan kakaknya Putri Bai Rong masih hidup melihat sikap ke 6 tetua yang masing masing mewarisi sifat dari layaknya Putri Bai Rong kakaknya,


Raja Bai Yan tidak berani menyinggung ke 6 tetua utama tersebut karena berada pada tingkat pendekar dewa tahap akhir sebenarnya dirinya selalu menyediakan kebutuhan aliran kultus teratai putih selain menjalankan amanah kakaknya sekaligus untuk mengunjungi ke 6 wanita idaman hatinya tersebut setelah menyerahkan darah kakaknya sebagai titipan untuk pangeran Zhen Hui keponakannya..


Zhen Long tertawa melihat tingkah kelakuan kakeknya "Hahahahha.. hahahah.. hahahah Kalau cinta yah bilang cinta jangan dipendam...hahaha.hahahah..hahah " Zhen Long Berkata sambil tertawa dan menasehati meskipun tidak mengetahui arti kata cinta...


untuk membantu kekuatan militer Negara Taili, Raja Bai Yan dibantu oleh sahabatnya Raja Konery, Pangeran Yasir dari Negara Bursa, Pamannya Raja Shu Kang Negara Xiang dan keponakannya Zhen Hui setelah belajar kitab kuno dari keluarga Bai, Zhen Hui membantu membentuk para Jenderal yang loyal bersama bantuan Raja Konery yang setiap 2 bulan melatih para Jenderal dan para komandan tempur dengan kitab kuno milik Negara Taili sehingga Negara Taili tidak terkikis dan bertahan pada saat era kekacauan terjadi ..


Zhen Long merasa geram terhadap kelakuan kakeknya karena mengusir guru tercintanya..


Namun setelah kejadian tersebut panglima Zhen Hui datang berkunjung ke Negara Taili, Raja Bai Yan kemudian menceritakan kejadian yang baru saja terjadi membuat Panglima Zhen Hui merasa marah terhadap keputusan pamannya kemudian dengan segera keluar mencari pendekar yang diceritakan pamannya tersebut.

__ADS_1


Setelah 50 tahun lamanya Shu Fei akhirnya berkunjung menjenguk cucunya untuk pertama kalinya karena permintaan keponakan kesayangannya yang tidak lain adalah sepupunya Putri Shu Liang dan berusaha mengiklaskan kepergian Shu Lim putri kesayangannya sambil memeluk Raja Bai Yan, Shu Fei meminta maaf karena kelakuan kekanak kanakannya yang terlalu larut akan kesedihan kemudian Shu Fei membuatkan formasi sihir kutukan dari darah Raja Bai Yan cucunya agar terlindungi dari bahaya karena Shu Fei mengetahui cucunya mengalami cedera parah pada beberapa meridiannya.


Raja Konery juga mengajarkan Raja Bai Yan tentang ilmu perbintangan yang menggunakan tenaga dalam pada meredian yang tidak terkena cedera kepada Raja Bai Yan agar dapat mengawasi perbintangan orang orang terdekatnya, sekaligus berupaya mencari keberadaan Ong Gonsun untuk membantu menyembuhkan sahabatnya tersebut.


Akhirnya Zhen Long paham mengapa kakeknya menolak bantuan dan tawaran dari gurunya, sebagai seorang raja kakeknya harus berupaya melindungi rakyatnya dibandingkan kepentingan pribadinya, Zhen Long merasa memiliki banyak tanggung jawab yang harus dirinya lakukan termasuk mengamankan dan mestabilkan Negara Taili yang merupakan Negara leluhurnya,,,,


Zhen Long mengeleng mengelangkan kepalanya semakin dirinya menonton semakin kasihan dirinya melihat kakeknya Raja Bai Yan begitu sulit menstabilkan Negaranya yang dimana banyak kejahatan yang dilakukan oleh para bangsawan Negara sendiri,,,...


Sambil menonton Zhen Long mencoba mengkristalkan 3 tetes darah kakeknya Raja Bai Yan sekaligus mempraktekkan kitab Shu Ron bab 9 Zhen Long berencana menstabilkan Negara Taili dengan meminjam wajah kakeknya sehingga dapat langsung menghukum para pejabat korup dan bangsawan yang bertindak semena mena kepada Rakyat Negara Taili semenjak mengusai kitab Yu Nan, Zhen Long memiliki pandangan 100 langkah antisipasi kedepan...


Zhen Long tidak mau mengkistalkan darah pendekar perempuan karena dirinya tidak ingin menyamar menjadi seorang wanita, Karena Zhen Long merasa tindakan tersebut tidaklah keren, Melihat buah zaitun langit telah siap panen Zhen Long dengan segera memetiknya dan menyimpannya didalam cincin kuasa buminya karena merasa tenaganya masih banyak...

__ADS_1


__ADS_2