Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Kekhawatiran Raja Bai Yan


__ADS_3

"Hal tersebut tergantung yang mulia Hamba tidak berani melarang" Dewa Naga menjawab dengan penuh hormat


"Kalau begitu mari kita mencari tempat yang tenang melakukan hal tersebut sobat, maaf telah merepotkanmu namun setelah urusan Negara Taili saya akan berusaha mendapatkan buah Bodhi di puncak gunung Gautam" Zhen Long Berkata karena merasa bukan hal yang sulit untuknya mengulang rapalan ilmu beladirinya karena memahami kecerdasan otaknya..


Di lain sisi akibat pertarungan antara Zhen Long dan para pendekar aliran kultus teratai putih mengakibatkan dentuman tenaga dalam yang besar sehingga dapat dirasakan oleh kerajaan Taili dan pendekar dewa tingkat puncak kekaisaran Wu, dan kekaisaran Tang yang tidak mengetahui dari mana asal Dentuman kekuatan tersebut…


Namun hal berbeda yang di rasakan oleh kerajaan Taili yang dekat dengan hutan bambu kuning tempat aliran kultus teratai putih dengan memacu kudanya setelah perjalan 3 hari dari ibu kota Taili, Raja Bai Yan beserta rombongannya beristirahat sejenak puluhan ribuan mil dari hutan bambu kuning dengan segera bergerak dengan kecepatan penuh menuju kearah ke hutan bambu kuning beserta 4 Jenderal setianya dan 50 komandan tempur miliknya sembari membawa sumber daya yang besar untuk diberikan kepada Aliran kultus teratai putih dan menyadari ada sesuatu yang terjadi di sekte tersebut.


Raja Bai Yan memiliki 2 alasan kearah hutan bambu kuning yang pertama karena perbintangan Zhen Long yang sejak 3 bulan yang lalu telah kembali ke orbitnya dan mengarah ke kerajaan Taili dan telah 2 hari ini berada di Wilayah Negara Taili dan ke 2 mengantarkan sumber daya dan kebutuhan aliran kultus teratai putih ditambah lagi dia merasakan 6 perbintangan wanita yang dicintainya agak sedikit meredup 3 jam setelah dirinya hampir mendekati wilayah hutan bambu kuning...

__ADS_1


Begitu pula yang dilakukan Raja Konery sehari Zhen Long meninggalkan kota Hebei kekaisaran Tang dirinya baru tiba dengan ilmu meringankan tubuhnya setelah melakukan 7 hari perjalanan dari Negara Durham menggunakan kapal Laut sampai Pelabuhan Kusa, menyadari perbintangan Zhen Long menuju Negara Taili keesokan harinya Raja Konery menyusul kearah Negara Taili sembari menunggu kapal yang berangkat ke pelabuhan wilayah Xuanhu serta juga merasakan dentuman kekuatan yang besar selama 6 jam dilautan setelah dentuman terakhir tersebut, Raja Konery membutuhkan sehari lagi untuk sampai ke pelabuhan Xuanhu Negara Taili dengan menambah kecepatan kapal dengan mengunakan tenaga dalamnya.


Zhen Long merasakan kekuatan yang sangat besar menuju kearahnya berasal dari puluhan ribu mil dari arah Kekaisaran Tang dan kekuatan yang kecil mengarah padanya yang berasal dari ratusan mil dari arah kerajaan Taili, Zhen Long yang ingin menyerap Tenaga dalam Dewa Naga mengurungkan sejenak niatnya serta beristirahat sekaligus memantau siapa gerangan yang datang, dirinya merasa yang perlu di khawatirkan adalah pendekar pendekar yang berasal dari arah kekaisaran Tang karena beranggapan merupakan pemimpin aliran api surgawi yang lain mengejarnya meskipun pada malam hari Zhen Long merasakan kecepatannya tidak berubah...


Zhen Long melihat ke 55 orang memasuki wilayah hutan bambu kuning salah satu diantaranya lelaki memakai jubah mewah khas Negara Taili mirip seperti miliknya beserta 54 orang memakai zirah yang berlambangkan Macan diaksesoris yang di pakainya dengan segera Zhen Long mengenali pemakai jubah mewah tersebut merupakan Kakeknya Raja Bai Yan...


Zhen Long yang merasa belum saatnya bertemu kakeknya Raja Bai Yan lebih memilih menjauh dan memantau apa niat kakeknya Raja Bai Yan mendatangi aliran kultus teratai putih Zhen Long menyembunyikan tenaga dalamnya dan memantau ribuan mil dari perguruan aliran teratai putih agar tidak ketahuan...


“Saya Raja Taili Bai Yan memberi hormat kepada para tetua... " Raja Bai Yan berkata dengan hormat, membuat ke 6 tetua utama mengakhiri penyerapan sumber dayanya dikarenakan mendengar suara yang mulia Raja Bai Yan dan keluar menghampiri Raja Negara Taili tersebut sambil memberikan penghormatan.

__ADS_1


“Apakah yang terjadi disini tetua Mu?" Raja Bai Yan Bertanya karena melihat dari kejauhan luar dinding formasi sihir para murid aliran kultus teratai putih sedang menyerap sumber daya untuk memulihkan kekuatannya.


“Kami tadi telah diserang oleh pendekar muda yang sangat kuat yang menamakan dirinya pendekar dewa iblis. yang mulia” Mu Xiaolan menjawab dengan penuh hormat kepada Raja Taili..


“Apa.... begitu hebatkah pendekar tersebut sehingga membuat para tetua aliran Kultus teratai putih sangat kewalahan menghadapinya? berapa korban dari para pendekar aliran kultus teratai putih?" Raja Bai Yan terkejut mendengar penyataan Mu Xiaolan seakan tak percaya serta menanyakan keadaan para pendekar tersebut..


“Iya yang mulia dia sangat Hebat dan kuat sehingga kami semua tidak dapat menandingi ilmu beladirinya”Tetua Xue Minsui menjawab dengan rasa hormat malu mengakui kenyataan tersebut membuat Raja Bai yan bertambah khawatir..


“Tidak ada korban yang mulia kami hanya kehabisan tenaga dalam saja karena pendekar tersebut tidak menginginkan pertumpahan darah dan nyawa kami”Tetua Sun Bingqian menjawab sembari menambahkan penjelasan Xue Minsui, Raja Bai Yan semakin bingung maksud penyerangan pendekar muda tersebut karena mendengar jawaban yang di terima dari ke 2 tetua utama Aliran kultus Teratai putih membuat Raja Bai Yan mengerutkan dahinya dan berfikir mengapa pendekar dewa iblis tidak ingin melukai para pendekar wanita kutus teratai putih..

__ADS_1


“Apakah mungkin Pendekar tersebut berasal dari aliran api surgawi?" Raja Bai Yan bertanya dengan nada sedikit khawatir mengiat Aliran Kultus teratai putih merupakan sekte pelindung Negara Taili.


__ADS_2