Maaf Terlambat Mencintai Mu

Maaf Terlambat Mencintai Mu
BAB 103


__ADS_3

Author pov


Di dalam hutan Hardi berlari menembus jalan setapak penuh onak berduri tanpa memperdulikan keselamatan nya , yang ada dalam fikiran nya hanya satu secepat nya menemukan keberadaan isteri nya Emil . Menerjang sungai bebatuan dalam gelap malam hanya berteman sinar rembulan .


Sesampai di tanah lapang sebuah Helicopter milik Prasojo corp telah menanti nya , Hardi berjalan merunduk mendekat ke arah Heli yang masih berputar baling - baling nya , di susul oleh Andreas dan dua orang anak buah nya, sesaat kemudian Heli naik perlahan dan terus ke atas meninggal kan hutan .


" Cari informasi dimana keberadaan tempat tinggal Antonio ! " Perintah nya pada Andreas .


" Siap Bos ! " Jawab Andreas lalu terlihat sibuk melakukan komunikasi .


" Shiiiittt... !! Kenapa dengan sinyal ini ! "


Kesal Hardi setelah beberapa kali Dia mencoba mencari sinyal dalam gps yang di pasang di liontin Emil tak diketemukan nya .


Hardi mencoba menghubungi nomer Emil berulangkali namun tak pernah aktif .


" Berapa lama lagi kita akan sampai di tempat tujuan ?! Tidak bisakah lebih cepat sedikit ?! "


Dengus Hardi kesal berulangkali mendesah .


* Emil kamu dimana..?! Emil tolong beritahu aku keberadaan mu !., jangan membuat ku putus asa..!! Ku mohon bisikan kepada ku dimana kamu berada !! " Gumam nya putus asa . Di jambak nya rambut sendiri berulang kali sembari memejam kan mata.


Setetes kristal bening jatuh luruh membasahi wajah nya . Di sesali segala kesalahan nya membiar kan Emil di rumah memendam emosi dan kecemburuan atas kedekatan nya dengan teman lama saat kuliah .


" Kita putar arah ! " Perintah kapten Andreas pada sang pilot .


" Kenapa..?! " Tanya Hardi penuh selidik .


" Nyonya di bawa oleh Antonio ke daerah bukit gayo bukan ke singapura ! " Jelas kapten Andreas .


" Dari mana kau dapat informasi itu ?! "


Tanya Hardi memastikan .


" Dari informan ku Bos ! Dia lupa aku lama bertugas di sana saat masih menjadi TNI , atau mungkin Dia tak mengetahui jika aku bergabung dalam satuan sekuritas bawah tanah prasojo corp " Jelas nya lagi .


" Di bawa kemana isteri ku oleh Dia ! " Geram Hardi . Lalu kapten Andreas memperlihat kan video saat mereka berada di rumah makan.


" Shiitttt ...!!! Aaannnjjjiiirrrr... !! Berani sekali Dia mencoba merayu isteri ku ! Berani nya Dia mau menyuapi Emil ku !! " Emosi Hardi meluap saat di lihat nya Antonio berusaha mengambil hati isteri nya dengan berusaha menyuapi Emil saat di rumah makan .


Kapten Andreas melodspeaker gadget nya untuk memperdengar kan suara percakapan mereka .


" Makan yang banyak ! Udara di sini lumayan dingin meski siang hari ! Kau harus mengkomsumsi makanan lebih untuk menjaga kesehatan mu ! " Suara Antonio setengah memerintah ke Emil yang pandangan nya menyapu sudut lain dalam ruagan itu .


Antonio mengangsur kan sendok penuh nasi dan daging rendang ke mulut Emil namun di tepis oleh Emil dengan sorot tak suka .


" Maaf kita bukan muhrim dan lagi aku ini isteri orang lain " Emil terlihat menundukan kepala menghindari tatapan kecewa yang terpancar di wajah Antonio .


" Bagus sayang ! Kau memang wanita solehah ku yang pandai menjaga akhlak dan martabat mu sebagai nyonya prasojo ! " Gumam Hardi seulas senyum bahagia terpancar di wajah Hardi .


" Heem.., aku hanya mengingat kan mu untuk makan ! ternyata sebesar itu cinta mu sama Singa Prasojo ! Bodoh Dia tak menyadari nya ! Kalian benar - benar pasangan aneh ! " Antonio mendengus kesal , mengangsur kan piring ke hadapan Emil .


" Hahaaahaaa .. !! Black tiger ! Kumbang hitam kau fikir siapa diri mu ! Berani nya menantang bersaing dengan Singa Prasojo ! Setampan apa pun diri mu , Wanita pilihan ku tak kan pernah bisa lepas dari jeratan pesona ku !! "

__ADS_1


Seringai Hardi dengan angkuh nya membusung kan dada .


Dilihat nya Antonio masih berusaha mengambil hati Emil dengan menaruh gulai kikil , keripik paru dan iso sapi ke dalam piring Emil , yang kembali di tepis oleh Emil .


" Kau fikir isteri Hardi wanita rakus yang tak pernah makan makanan enak..?! Aku sering membawa nya ke resto bintang lima ! makanan seperti itu sudah terlalu biasa di makan oleh isteri ku hampir setiap hari ! "


Emosi Hardi kembali memuncak melihat usaha Antonio mencuri perhatian Emil .


" Bisa di percepat tidak ! Kelamaan isteri ku di sarang kumbang hitam bahaya nanti ! "


Kesal Hardi , nampak sekali gelisah nya , apalagi setelah di lihat nya bagaimana Anton memperlakukan Emil begitu istimewa . Hati Hardi panas membara terbakar cemburu . Dia begitu gelisah berulangkali mengecek ponsel melihat sinyal GPS di liontin isteri nya yang belum juga conek .


" Maaf Bos sesaat lagi kita akan turun di Takengon beberapa kilo sebelah barat dari lokasi dimana sarang kumbang berada ! " Ucap kapten Andreas pelan .


" Kenapa harus sejauh itu...?! Kenapa tidak mendekat saja ke lokasi mereka berada ?! "


Tanya Hardi dengan nada tinggi .


" Tidak bisa Bos terlalu beresiko jika memaksa kan untuk kita muncul di sana ! "


Jelas kapten Andreas lagi ..


Hardi mengerut kan kening menatap dengan sorot meminta pejelasan lebih .


" kumbang hitam memiliki tempat tersendiri di hati warga dataran tinggi gayo terutama di sekitar kawasan wisata danau luth tawar karena keluarga Antonio dari pihak Ibu keturunan sultan yang sangat di hormati di sana dan mereka memiliki lahan yang sangat luas yang saat ini menjadi gantungan hidup warga sekitar , Sampai di sini Anda sudah mengerti kan Bos ?! " Jelas Andreas .


" Bukan nya orangtua Antonio itu berasal dari Belanda ..?! " Selidik Hardi .


" Ayah Antonio yang berasal dari Belanda tapi Ibu nya Asli orang Gayo Aceh " Jelas nya kemudian .


Tanya Hardi lagi .


" Kita akan turun di pantan terong , mitra bisnis Pak Handoko telah menyiap kan vila untuk kita mengatur strategi penyerangan dan pembebasan nyonya ! " Jelas Andreas .


" Kita akan segera mendarat . Mohon persiap kan diri " Ucap sang pilot .


Heli berputar - putar di sekitar area tanah lapang nan luas di atas perbukitan , lalu beranjak turun pelan. Begitu Heli menyentuh tanah Hardi dan rombongan lantas keluar dari dalam Heli . Dua orang lelaki pengusaha setempat menyambut mereka.


" Selamat datang. Pak Hardi Prasojo , senang sekali Anda mau berkunjung ke tempat kami yang terpencil ini " Sambut nya ramah , menjabat tangan Hardi takzim .


" Teimakasih untuk sambutan kepada kami Pak Safrizal , Maaf saya tidak membawa oleh - oleh " Balas Hardi berbasa - basi .


" Kedatangan Anda kemari sudah merupakan hadiah tersendiri untuk kami " Balas.nya lagi.


" Mari Pak saya akan antar Anda dan rombongan ke villa untuk beristirahat "


Ajak Pak Safrizal membuka pintu mobil kijang inova venturer warna hitam metalik .


Mereka masuk ke dalam mobil , Dua orang penjemput duduk di depan, dua orang kapten Andreas di belakang dan Hardi duduk di tengah di femani oleh Kapten Andreas , di depan dan belakang mereka sebuah jep mengawal dinaiki masing - mssing dua orang dengan persenjataan lengkap .


Mobil malaju menembus jalan perbukitan dengan tanjakan dan kelokan tajam berselimut kabut dan embun di pagi yang baru saja merekah ketika matahari masih malu - malu menampakan keelokan nya di balik rerimbunan pohon menjulang tinggi .


Kira - kira tigapuluh menit perjalanan mereka sampai di sebuah bangunan luas dengan hamparan bunga tertata rapi berbagai ragam dan jenis nya .

__ADS_1


Mobil memasuki pelataran rumah megah bergaya arsitektur turkey Aceh . Seorang lelaki membuka kan pintu untuk Hardi , menundukan kepala memberi hormat .


" Selamat datang di villa Tuan Harun Ar Rasyyid Tuan Hardi , semoga Anda kerasan berada di sini "


Sapa kepala rumah tangga di vila milik seorang saudagar kaya dari gayo Aceh mitra bisnis prasojo corp .


" Terimakasih Pak ..,?! " Hardi mengambang kan pertanyaan nya .


" Zainun Tuan ! " Balas nya masih dengan mode hormat .Hardi menganggukan kepala tersenyum ramah .


" Pak Harun nya adakah di sini..?! " Tanya Hardi .


" Maaf tidak ada Tuan ! Tuan Harun masih dalam perjalanan bisnis beserta nyonya dan kedua putera beliau masih ada di pondok pesantren di jawa timur " Jelas nya kemudian .


" Mari saya antar Anda untuk beristirahat di ruangan yang telah kami persiap kan " Ajak Pak Zainun berjalan di depan diikuti oleh Hardi .


Pak Zainun mengantar kan Hardi ke dalam sebuah kamar mewah dengan perabot meubeler mewah lengkap dengan home teater dan balkon menghadap langsung ke panorama indah nya bukit pantan terong .


" Hanya ini kamar terbaik yang berada di vila ini setelah kamar Tuan Harun ! Semoga tidak mengecewakan Anda ! " Ucap Pak Zainun.


" Ah..., Anda terlalu berlebihan menyambut ku , saya jadi merasa tersanjung . Kamar ini sangat memuas kan untuk saya " Balas Hardi tersenyum sumringah .


" Alhamdulillah jika Anda menyukai nya Tuan , saya diperintah kan oleh majikan saya untuk memberi pelayanan terbaik bagi pangeran Prasojo selama berada di sini " Balas Pak Zainun lagi tersenyum ramah .


" Silah kan beristirahat Tuan jika memerlukan sesuatu Anda tinggal pencet tombol ini saja "


Ucap Pak Zainun menunjukan tombol merah yang berada di dinding . Hardi menganggukan kepala pelan .


" Anda puasa Tuan ?! Jika tidak saya akan persiap kan sarapan untuk Anda " Tanya Pak Zainun


" Tidak perlu Pak Zainun., tadi di dalam heli saya sudah sahur sebungkus roti dan sebotol air teh kemasan jadi saya akan tetap puasa hari ini " Balas Hardi .


" Baik Tuan kalau begitu saya undur diri ! ini di dalam lemari ada beberapa potong pakaian yang bisa Anda kenakan untuk ganti baju "


Terang Pak Zainun lantas menundukan diri dan berlalu pergi meninggal kan Hardi di sendiri .


Tiinngg !!


Sebuah notifikasi pesan dari kapten Andreas.


' Istirahat lah dulu Bos , untuk menghilang kan lelah dan memulih kan keadaan ! Dari semalam Anda belum tidur '


' Ya ! Anda juga istirahat lah dulu ' Balas Hardi


' Baik Bos ! Terimakasih , jika memerlukan saya ada di sebelah kamar Anda ! untuk saat ini ada empat bodyguard prasojo yang berjaga di luar dan dalam , nanti siang akan datang lagi enam orang ' Jelas kapten Andreas .


' Harus kah sebanyak itu..?! ' Tanya Hardi dengan emotion bertanya .


' perintah big bos ! Tuan Handoko mengkhawatir kan pangeran nya, untuk jelas nya nanti sore akan saya beritahu ,setelah tenaga Anda pulih '


' Oke ! istirahat lah ! "


Hardi mengakhiri chating dengan kapten Andreas . Lalu beranjak ke kamar mandi mengisi buth thup dengan air hangat plus aroma terapi dan merendam tubuh nya untuk menghilang kan penat setelah insiden penculikan isteri nya yang membuat nya menguras Energi seharian kemarin .

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2