
Andai kau tahu seberapa sulit seseorang terlepas dari bayang kelam masa lalu nya, meski semua telah berakhir menjadi lebih baik sekali pun . Sekuat apa pun cinta jika luka lebih dalam menerpa pada akhir nya
ketakutan lebih mendominasi jiwa untuk menjaga hati agar terjaga dari kesakitan .
Dan begitu lah yang kini sedang ku rasa .
------------------------------------------------------------------
Sesampai di dalam kamar Mas Hardi aku hendak melangkah masuk ke kamar mandi untuk mengganti baju tidur , Mas Hardi mencekal tangan ku .
" Mau kemana sih Mah..,?! " Tanya Mas.Hardi sedikit kesal .
" Mau ganti baju dulu di kamar Mandi Mas "
Jawab ku tak kalah kesal .
" Ngapain ganti baju mesti ke kamar mandi di sini juga bisa " Pinta nya .
" Tapi Mas.. " Belum lagi aku selesai bicara Mas Hardi sudah lebih dulu menurun kan resleting baju gamis ku hingga terbuka separuh , Mas Hardi melepas lengan gamis hingga gamis ku terlepas turun ke bawah kaki. Dia menyeringai nakal .
Memeluk ku dari belakang dengan sangat erat , menghembus kan nafas hangat nya ke ceruk leher jenjang ku dengan manja .
" Maahhh.., udahin marahan nya kita baikan lagi ya.., kita buka lembaran baru, Papah janji akan menuruti semua kemauan Mamah, gak akan kasar lagi asal Mamah gak mulai memicu emosi Papah dengan membuat Papah cemburu " Mohon nya terdengar tulus dengan menatap ku dari pantulan cermin hias di depan kami .
Aku hanya terdiam tak mampu berkata apa pun , jauh di lubuk hati ku masih ada rindu dengan kehangatan cinta yang Dia berikan kepada ku selama bersama nya . Namun ego dan ketakutan ku lebih kuat mencengkeram jiwa ku memainkan raga ku hingga membuat tubuh ku membeku enggan menerima rangsangan nya tapi tak jua menolak kemesraan yang di ciptakan oleh nya.
Mas Hardi membalik tubuh ku , di raih nya dagu ku dengan lembut , menatap dengan sorot cinta, rindu dan hasrat, tersenyum manis .
" Ada yang ingin Papah tunjukan ke Mamah "
Desah nya menggelitik telinga ku . Mas Hardi menggandeng tangan duduk di sofa aku di pangku nya, membuka laptop, memasang USB yang selalu di simpan dalam dompet nya. Membuka sebuah file yang membuat mata ku terbelalak hingga tubuh ku benar - bemar mematung tak percaya dengan apa yang ku lihat .
" Ini apa Mas..?, kenapa banyak sekali foto foto tak pantas milik ku seperti ini ? " Suara ku kelu menahan sesak .
" Ini cara ku bertahan untuk tidak membagi cinta ku dengan wanita lain, untuk tidak mengumbar tubuh dan junior ku pada yang lain, jiwa raga ku milik Mamah seutuh nya "
Bisik nya dengan memain kan telinga ku .
" Tapi tidak dengan cara seperti ini juga kan Mas..? " Balas ku dengan suara tercekat .
" Ini cara Papah melepas rindu Mah , dengan menatap semua ini junior ku bisa terpuas kan dan ini cara ku bertahan dari godaan wanita - wanita di luar sana, Papah lelaki normal Mah yang masih perlu menyalur kan kebutuhan biologis sedang Mamah menjauh dari Papah meski dekat tapi tak bisa menyentuh sementara dengan posisi ku banyak wanita yang menggoda ingin masuk dan merusak cinta ku kepada Mamah " Jelas nya menempat kan dagu di atas pundak ku .
" Bagaimana kamu dapat kan semua ini Mas "
__ADS_1
Tanya ku masih fokus mengklik foto foto di dalam file yang tertulis My Lovely .
" Maaf Papah ambil diam - diam dengan kamera otamatis yang Papah sembunyi kan pada saat Papah mencumbu Mamah " Balas nya dengan tangan yang aktif di depan dada ku dan hasrat yang mulai memburu .
" Selain foto ada video nya Mas..? " Tanya ku mencoba menekan rasa yang ada .
Tangan Mas Hardi beralih ke laptop membuka file yang terkunci dengan judul " Me and My live my honey ", aku lebih terkejut dengan yang terpampang di sana, bagaimana bisa tanpa malu Dia merekam ritual kegiatan di atas tempat tidur yang di lakukan diri nya sendiri dengan ku . Aku menangis melihat nya, bahkan aku sendiri jijik dan malu melihat tubuh ku dalam keadaan tanpa sehelai benang sekarang melihat video aktifitas sendiri di atas tempat tidur .
" Mah... kenapa nangis..? , maafin Papah.., jangan begini Mah .. " Mas Hardi mendekap ku , menghapus airmata ku dengan jemari nya.
" Bagaimana kalau Usb mu hilang ditemu kan orang lain terus semua nya tersebar ke media, reputasi ku bisa hancur Pah..! " Ucap ku melepas sesak yang memenuhi hati ku.
Mas Hardi terdiam membeku .
" Kenapa sih kamu gak pernah berfikir sejauh itu..?, bagaimana tak pernah terfikir kan kejam nya dunia media saat ini..?, aku punya pekerjaan dan aku harus menjaga image ku sebagai seorang pimpinan cabang dari perusahaan ku ,bagaimana kalau ini di temukan orang lain dan disebar luas kan..? , kamu juga punya pesaing bisnis kan Pah..?
Bagaimana kalau pesaing bisnis mu yang menemukan ini dan menjadikan senjata untuk menjatuh kan perusahaan keluarga mu, bukan hanya perusahaan mu yang akan hancur tapi seluruh bisnis keluarga mu pun akan ikut hancur , bagaimana dengan anak - anak kita..,? , mereka akan menerima hujatan dari teman yang tak suka mereka.., "
Ku pejam kan mata menahan perih yang menyayat .
" Kenapa kamu segegabah ini sih Pah..?, kenapa tak memikir kan lebih jauh..?! " Ku tatap manik mata Mas Hardi dengan sorot luka yang ku papar kan .
" Maaf kan kebodohan Papah.., selama ini Papah merasa mampu menyimpan nya dengan sangat baik ," Balas nya dengan rasa bersalah terlihat jelas .
Aku masih sesunggukan menahan nyeri .
Mas Hardi kembali menghampiri ku .
" Maaf kan kebodohan ku Mah..,, ku mohon jangan benci Papah.., jangan menjauh dari ku, aku tak sanggup lagi harus merasakan pedih nya tak bisa menyentuh wanita yang paling aku cinta .., Mah..! " Mas Hardi meremas tangan ku, menghapus airmata yang mengalir deras di pipi ku .
" Papah janji tidak akan melakukan ini lagi "
Ucap nya dengan nada penyesalan , lalu di rengkuh nya aku ke dalam pelukan nya .
" Seberapa besar rasa mu pada ku hingga kau terobsesi seperti ini " Gumam ku dan pertanyaan ini lebih ku tunjukan pada diri ku sendiri .
Mas Hardi meraih wajah ku , menatap ke dalam manik mata ku dengan seulas senyum, " aku mencintai mu sangat Mah, aku tak pernah bisa kehilangan mu bahkan aku lebih rela kehilangan proyek dan perusahaan ku daripada harus kehilangan mu, karena nya aku bekerja keras agar tetap bisa memiliki mu seutuh nya " Jelas nya lembut .
Ku pejam kan mata untuk menghindari mata yang penuh luka di hadapan ku, ternyata selama ini aku salah, bukan hanya aku yang terluka, mata elang yang ada di depan ku ini pun penuh dengan luka atas apa yang terjadi dalam kehidupan kami selama ini , betapa hidup sebegitu keji mempermain kan hati manusia .
" Mah..., tak bisa kah memaaf kan semua kesalahan ku..,?, kita mulai lembaran hidup baru ?! " Mas Hardi mengusap airmata ku lagi lembut, menempel kan bibir nya sangat hati - hati dan aku menikmati kelembutan dan kehangatan yang coba diciptakan oleh lelaki yang sudah setengah mati mengejar cinta ku.
" I love you my honey..,.my live..my love..my body ..just four you.. all four you " Bisik nya lembut di telinga .
__ADS_1
Ku buka mata menatap penuh perasaan .
" Maaf kan aku juga Pah.. , tak pernah memahami sedalam ini rasa mu " Bisik ku lembut di telinga nya , Mas Hardi tergelitik oleh uap panas nafas ku, kejantanan nya terbangun dengan sempurna, Dia mulai tak mampu mengendalikan diri lagi .
Mas Hardi berjalan ke arah speaker aktif di samping meja televisi memasukan Usb dan lagu romantis mengalun lembut menentram kan hati. Mas Hardi menghampiri ku, meraih tangan ku di bawa nya ke dalam dekapan nya.
Dan malam itu seluruh hasrat nya tersalur kan setelah sekian bulan aku menjauhi nya.
Kejantanan nya tak pernah berubah meski rambut nya telah di warnai oleh beberapa uban , toh Dia masih luar biasa di atas tempat tidur . Bagai singa kelaparan melakukan nya berkali - kali hingga terkapar .
Ada yang berbeda dengan ritual malam kali ini, Dia melakukan nya lebih lembut, lebih penuh perasaan dan berusaha tuk tidak melukai sedikit pun dari tubuh ku .
" Mah terimakasih tuk malam ini, terimakasih sudah memuas kan Papah , semoga ini bukan terakhir kali " Bisik nya menatap ke dalam mata ku dengan senyum sumringah, aku membalas nya dengan menganggukan kepala.
" Mamah jangan pergi lagi ya.., jangan tinggal kan Papah lagi " Rengek nya manja .
.* Heemm mulai kambuh lagi * gumam ku dalam hati sembari tersenyum .
Aku tak mengerti dengan lelaki di hadapan ku ini, dalam pekerjaan nya Dia kontraktor hebat, selalu mampu meraih proyek - proyek besar incaran semua pengembang bisnis kontruksi.
Dia juga bos yang di patuhi dan di kagumi karyawan nya, Sosok yang di takuti oleh kompetitor nya tapi di depan ku Dia bisa menjelma serupa kucing yang manja .
" Boleh kan Mah kalau nanti Papah mau nya tiap hari " Pinta nya masih dengan raut manja.
" Gak mau.., seminggu sekali aja " Goda ku dengan menatap gemas tingkah manja nya.
Harus nya aku yang manja kan..?, aku wanita tapi ini malah kebalik jadi Dia yang manja .
" Diiihhh mah jangan jahat gitu napa.., masa seminggu sekali.., kasihan junior ku.. ! "
Balas nya putus asa .
" Udah aahhh.. lihat jam tuh Pah sudah mau pagi .., istirahat aja yuk " Pinta ku melihat ke jam di dinding yang sudah menunjukan pukul dua lebih dua puluh menit .
Aku beranjak turun ke kamar mandi untuk membersih kan diri setelah aktifitas malam, Mas Hardi mengikuti ku dari belakang dan membantu membersih kan area milik ku dengan lembut , aku tak lagi merasa risih dengan perlakuan nya.
------------------------------------------------------------
Haiii reader terimaksih tuk waktu luang membaca karya ku..terima kasih tuk yang menunggu up date ku..
Jika karya ku menghibur mohon tinggal kan kesan dengan like vote dan point..
Terimakasih tuk redaktur juga
__ADS_1
Love you allπππ