
Usai sarapan kami bermain di halaman belakang vila yang luas, Mas Hardi , Ayah dan anak - anak memilih berenang di kolam renang , air dari kolam renang di alirkan dari atas bukit sehingga airnya hangat dan menyegar kan membuat anak - anak senang berendam lama - lama di sana .
" Mah turun sini berendam bareng anak - anak " Ajak Mas Hardi sembari keluar dari dalam kolam menarik tangan ku.
" Bentar Pah.. tak ganti baju dulu " Balas ku .
" Nak Emil ikut Mamah ke pasar atas yuk beli sayur sama buah mumpung masih pagi baru pada datang masih fresh " Ajak Bunda berdiri di pintu belakang .
" Bunda belanja sama Bik Ratmi aja..., Emil biar berendam air panas sembari menikmati matahari pagi " Pinta Mas Hardi manja .
" Heeemm.. kelakuan mu le.., manja nya gak hilang - hilang sudah punya anak tiga juga mau nya kaya manten anyar saja " Gerutu Bunda mengerucut kan bibir nya .
" Biarin orang baru baikan juga.., jangan ganggu geh Bun ! " Rengek Mas Hardi .
" Sudah.. Yo Bunda tak temenin Ayah saja ke pasar nya " Ucap Ayah sembari naik ke atas kolam menuju kamar mandi .
" Maaf Bun ! " Balas ku gak enak hati sama Bunda .
" Yo.., kamu sing sabar aja sama si anak manja ..,.wes sana dampingi suami mu "
Perintah Bunda dengan senyum simpul.
" Titii.., aku ikut.." Pinta Zahwa
" Aku juga ikut.. " pinta Zarra
" Adek ikut .." Si Adek ikutan berlari kecil mengejar kaka kaka nya.
" Ya. cepetan pada mandi ganti baju, Titi tunggu di depan ya " Balas Bunda .
Aku yang sudah berganti dengan baju renang sedikit terbuka karena berenang di area rumah merasa tak enak hati karena anak - anak selalu Bunda yang mengurusi .
" Sudah sana temenin si manja, anak - anak biar sama Bunda aja, gak usah pekewuh gitu, bahagia kan anak ku yo Nduk..! " Pinta Bunda tulus mengelus lengan ku .
" Maahhh.. lama banget sih.. ! " Keras Mas Hardi dari dalam kolam. Aku melangkah menuju ke arah kolam renang . Bunda mengikuti berjalan beriringan dengan ku .
" Har.. rumah tak kunci, ini kunci serep nya Bunda taruh di atas meja, gerbang juga tak kunci, pak satpam tak suruh pulang istirahat di rumah nya, di sini cuma ada kalian berdua "
Jelas Bunda masih dengan senyum khas nya.
Beberapa saat kemudian terdengar pintu di kunci dan suara mobil berlalu pergi.
Mas Hardi keluar dari kolam mengangkat tubuh ku di turun kan ke dalam kolam. Kami bercanda tertawa bersama seperti sepasang kekasih .
" Mah.. main di sini yuk.. mumpung sepi, cari suasana lain gitu.." Ajak Mas Hardi .
" enggak ah Mas masa main di tempat terbuka gini..., nanti ada yang ngintip gimana "
Balas ku dengan wajah merona tak tahan dengan kenakalan tangan Mas Hardi yang mulai menjamah setiap lekuk tubuh ku .
" Biar yang ngintip iri sendiri terus jadi bintitan " Bisik Mas Hardi di telinga ku sembari menghembus kan nafas panas nya ke daun telinga. ku .
" Maass....iiihhhh... nakal " Ucap ku setengah mendesah menahan nikmat oleh perlakuan nakal suami ku .
Hinggadi akhri nya kami kembali mereguk kenikmatan cinta di dalam air dan di lanjut di kursi malas yang ada di tepian kolam , sesuatu yang tak pernah kami lakukan selama ini ternyata memberi sensasi Indah tersendiri .
" Terimaksih Mah.. " Ucap Mas Hardi usai junior nya terpuas kan .
__ADS_1
" Kembali kasih Papah " Balas ku dengan nada manja .
' Godain Papah ya..., mau lagi ..?, masih kurang..? " Balas Mas Hardi dengan kerlingan nakal.
" Iiiihh apaan sih Mas gak ada puas nya.. , gak inget umur aja " Balas ku sedikit menjauh dari nya, Mas Hardi mengejar ku meraih tubuh ku , mengangkat dagu dan mencium lembut bibir ku sangat dalam penuh perasaan hingga hati ku bergejolak .
" Papah ko rasa nya rindu terus sama Mamah gak selesai - selesai padahal orang nya juga ada dalam dekapan " Bisik Mas Hardi lembut di telinga ku, mengacak rambut, menyusup kan wajah ku ke dalam dada bidang nya .
" Udahan yuh Pah.., panas " Pinta ku.
Mas Hardi menganggukan kepala , mencium kening ku lalu mengangkat tubuh ku di bawa nya ke dalam paviliun masuk ke dalam kamar mandi, mengisi bath up dan kami mandi bersama dalam satu bath up berdua .
Usai mengenakan baju aku beranjak ke villa utama membereskan mainan Daffa dan Zarra yang bertebaran di sekitar ruang keluarga , kebiasaan si kecil kemana pun jika mau menginap selalu membawa mainan nya juga.
Mas Hardi santai rebahan di sofa dengan gadget nya, saat ku dekati ternyata sibuk mengontrol perusahaan lewat email nya .
Suara gerbang terbuka dari luar setelah nya suara mobil memasuki garasi, aku beranjak ke dapur membuka pintu yang menghubung kan dapur dengan garasi, Bunda pulang membawa barang belanjaan banyak sekali .
Kubantu Bunda membawa belanjaan dan menata nya .
" Titi bakso nya Kaka mana ?! " Tanya Zahwa .
" Oh ..itu di meja sekalian punya Akung, Papah sama Mamah di tempatin di mangkuk " Perintah Bunda , Bik Ratmi beranjak ke lemari perabot mengambi beberapa mangkuk.
Ku ambil mangkuk dari Bi Ratmi dan menaruh bakso di mangkuk satu persatu, ku berikan ke Ayah dan Bunda yang selonjoran di atas karpet, Mas Hardi dan anak - anak .
" Daffa mau di cuapin Mamah " Pinta nya .
Kuambil mangkuk bakso punya Daffa lalu kusuapi , Mas Hardi menghampiri ku .
" Mamah biar Papah yang suapin " Mas Hardi meraih sebutir bakso kecil di mssukan ke mulut ku .
" Gak boleh.., Ka Zala makan cendili cana "
Usir Daffa kesal .
" Sini Kaka titi suapin ya ? " Bujuk Bunda melihat Zarra cemberut , beda mereka yang kurang dari dua tahun membuat mereka masih suka ribut berebut sesuatu .
Bunda meraih mangkuk Zarra lalu menyuapi nya masih membujuk agar tidak cemberut .
" Kaka mau Akung suapin juga.. ? " Ayah menatap Zahwa menggoda .
" Emanga Zahwa anak manja kung udah gede makan masih di suapin " Balas Zahwa tertawa kecil. Mas Hardi mengerling ke arah Zahwa yang menggoda nya , mengacak rambut nya gemas
" Udah pinter ngomongin ortu ya.. ! " Ucap Mas Hardi pura - pura marah .
" Ups.!!! ada yang ngerasa ya ..hihihiii " Balas Zahwa membuat ku ikut tergelitik .
Usai makan bakso Daffa minta di buatin susu, sambil rebahan nonton TV , tak butuh waktu lama Daffa tertidur di samping ku yang juga rebahan di atas karpet mendekap Daffa, Zarra ikutan tiduran di samping Daffa sembari main game di Ponsel .
Akhir nya siang itu kami sekeluarga tertidur di atas karpet ruang tengah, Mas Hardi tertidur mendekap ku dari belakang, Zahwa tidur di samping Mas Hardi saling memunggungi di dekap Ayah Mas Hardi dan Ibu Mas Hardi tertidur di atas sofa .
Menjelang sore aku baru terbangun , Bunda sudah lebih dulu bangun dengan Ayah yang terlihat sudah segar , Zahwa baru bangun masih duduk bersandar sofa mengumpul kan nyawa , Zarra sudah mandi di bantu Ayah sementara Daffa dan Mas Hardi masih terlelap dalam buaian mimpi .
Usai mandi dan solat ashar aku membantu Bunda membuat kue brownies untuk camilan dan kue akar kelapa setelah nya di lanjut masak untuk makan malam .
Saat terbangun tidak di dapat aku di samping nya Mas Hardi berteriak memanggil ku serupa aku hilang saja , membuat heran penghuni rumah lain nya . Bunda sengaja menyembunyi kan aku dengan tubuh nya yang gempal .
__ADS_1
" Mamah mana Ka.. ,?! " Tanya Mas Hardi panik saat ke paviliun tak menemui aku .
Zahwa menggoda Papah nya dengan mengangkat kedua bahu nya .
" Yah... Bunda.. bik Ratmi.., Emil dimana.. ,! " Tanya Mas Hardi panik , berjalan ke arah dapur . Dan saat melihat aku tersembunyi di samping tubuh Bunda Mas Hardi mendekat dan mendekap dari belakang, meletakan dagu nya di ceruk leher ku .
" Apa sih heboh banget kamu , orang aku nya di sini dari bangun juga " Umpat ku kesal .
" Takut Mamah pergi lagi " Bisik nya manja .
" Jangan gini Pah .. gak enak sama yang lain "
Aku menggerakan leher meminta Mas Hardi melepas pekukan nya .
" Mandi sana bau ..! " Pinta ku .
" Mandiin.. " Rengek nya manja .
" Daffa apa di mandiin...., Zarra aja yang msih kelas satu SD mandi sendiri " Balas ku kesal .
" Bun.. menantu mu aku culik ! " Ucap Mas Hardi dengan seringai nakal lalu menarik tangan ku membawa ke paviliun . Bunda hanya tersenyum melihat tingkah putera nya.
" Adek.. mau mandi cama Mamah ..! "
Ku dengar suara Daffa di ruang tengah tak mau di mandikan sama Bik Ratmi, melihat aku di gandeng sama Papah nya lalu lari mendekat kami .
" Gendong .., Adek mau mandi nya cama Mamah.. " Rengek Daffa manja , Mas Hardi meraih Daffa di gendong di ajak ke paviliun.
" Bik tolong siapin baju nya Adek " Pinta ku .
" Nggeh Ndoro " Balas Bik Ratmi .
Sesampai di paviliun aku mandi kan Daffa mengganti baju nya lalu duduk di sofa menemani Daffa menonton acara film kartun di sebuah saluran televisi .
" Mah mandi bareng. lagi yuk ! " Pinta Mas Hardi lembut di telinga .
" Aku sudah mandi dari sejam yang lalu.., sana Papah Mandi sendiri " Balas ku .
" Ya.., gak seru ah ! " Mas Hardi merengut .
" Sudah sana mandi Mamah tinggal ke villa nih " Ancam ku .
" Jangan.., iya ini Papah Mandi, Mamah nunggu di sini aja, Papah takut sendirian di paviliun " Balas nya dengan raut memelas .
" Ya sudah mandi., itu baju sudah aku siapin di atas tempat tidur " Ku surung tubuh nya masuk ke dalam kamar mandi .
Usai Mas Hardi memakai baju kami kembali ke villa utama, Bunda sudah menata makanan di atas meja makan, Adzan maghrib sudah berkumandang , aku mengajak Mas Hardi untuk solat berjama'ah di Masjid dekat villa di seberang taman bersama ketiga anak - anak ku, usai solat ku lihat Mas Hardi berbincang akrab dengan seorang warga, setelah melihat ku sudah keluar ruang khusus perempuan , Mas Hardi pamit kepada warga , mendekat ke arah ku dan anak - anak , menggendong Daffa dengan satu tangan lagi menggaandeng tangan ku erat, Zarra dan Zahwa berjalan di depan kami .
-----------------------------------------
Hai readers terimakasih untuk luang waktu membaca karya ku hingga kini
Tolong jangan lupa tinggal kan kesan untuk karya ku dengan Like Vote dan poin
untuk readers semua Author undang untuk bergabung di grup chat ..!!!
Du tunggu kedatangan nya
__ADS_1
Love U All 😍😍