Mengejar Cinta Om Duda Keren

Mengejar Cinta Om Duda Keren
Bab 100 - First Time Meysa


__ADS_3

"Sayang, pelan-pelan.." Lirih Meysa, di bawah nya sudah ada Andy yang bersiap untuk menusuk lubang miliknya dengan rudal miliknya. 


"Iya, aku akan melakukan nya dengan perlahan. Kamu percaya sama aku aja ya, kalau sakit kamu bisa gigit atau cakar punggung aku." Ucap Andy, dia menundukkan kepala nya dan mengusap wajah cantik Meysa dengan lembut. 


"Janji?"


"Aku tidak bisa janji, sayang."


"Aduh, aku sudah takut.." Lirih Meysa membuat Andy tersenyum kecil. Dia memang tidak bisa berjanji, apakah dia akan bisa tetap pelan-pelan saja nanti? 


"Baiklah, mari kita mulai." Ucap Andy, dia pun mulai mendorong senjata nya, tapi dia cukup kesulitan karena Meysa masih perawaan. 


"Sshhh.." Belum apa-apa saja, Meysa sudah meringis kesakitan. Dia meremaas seprai dengan kuat menahan rasa sakit saat benda itu merangsek memaksa masuk ke dalam inti tubuh nya.


"Tahan sedikit lagi, sayang." Ucap Andy, dia kembali berusaha memasukkan rudal besar nya ke dalam inti sang gadis. Hingga akhirnya dia berhasil masuk sedikit, hanya kepala nya saja yang masuk. Tapi, Meysa sudah terlihat sangat kesakitan. 


Andy menekan senjata nya lebih dalam, hingga akhirnya dia bisa merasakan kalau ada yang terasa robek di dalam sana. Meysa menjerit, dia mencakar punggung Andy dengan kuat hingga meninggalkan bekas luka disana. 


"Aaarghhh, sakit.." 


"Maaf, sayang." Ucap Andy, dia menduselkan wajah nya di ceruk leher Meysa. 


"Tidak apa-apa, sayang."


"Mau di lanjut atau udahan saja, sayang? Aku gak kuat lihat kamu kesakitan." Ucap Andy, sebenarnya dia berharap Meysa berkata lanjutkan saja. Ini sudah benar-benar tanggung bagi nya, sudah terlambat kalau ingin berhenti sekarang.

__ADS_1


"Tidak, lanjutkan saja. Aku masih belum bisa merasakan apa yang nikmat dari permainan ini." Meysa menjawab itu dengan sedikit ringisan. Dia masih merasakan sakit di bagian bawah nya, tapi dia penasaran dengan apa yang di katakan oleh sahabat nya.


Katanya hal ini sangat menyenangkan dan membuat ketagihan saking nikmat nya? Lalu dimana kah letak kenikmatan itu? Yang dia rasakan saat ini hanyalah rasa sakit yang tak tertahankan. Saking sakit nya, tubuh nya terasa terbelah menjadi dua.


"Aawwhss, pelan-pelan.." pinta Meysa saat tiba-tiba saja Andy mempercepat gerakan nya. Pria itu akan mendapatkan pelepasan nya setelah hampir satu jam bermain. 


"Aarghhh.." Akhirnya, Andy berhasil mendapatkan pelepasan nya. Dia mendongakan kepala nya, sambil memejamkan kedua mata nya menikmati sensasi yang benar-benar nikmat. Seluruh beban di kepala nya terasa hilang seketika, kepala nya terasa ringan saat ini. 


Andy berguling ke samping lalu melepaskan penyatuan nya, dia meraih Meysa ke dalam pelukan nya, dia mendekap tubuh polos sang kekasih dengan erat. Dia juga beberapa kali mengecup kening sang gadis dengan lembut, dia benar-benar merasakan kenikmatan setelah menikmati penyatuan selama hampir satu jam itu. Dia juga semakin merasa mencintai Meysa karena dia adalah pria pertama untuk sang gadis.


Dia senang karena dia adalah pria yang pertama bagi Meysa, dan dia adalah pria yang beruntung karena bisa mendapatkan hal yang paling berharga dari gadis itu. Tentu nya, dia akan bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan pada Meysa.


"Terimakasih, sayang. Setelah ini, aku akan bertanggung jawab dan menikahi mu."


"Aku tidak melarang, sayang. Kalau kamu mau kuliah, silahkan. Aku akan mendukung mu, kuliah juga bisa kan setelah menikah, sayang."


"Aku belum siap.."


"Siap tidak siap harus siap, sayang."


"Yang, masa sih aku gak mau nikah muda.."


"Jadi, kamu mau hamil di luar nikah?" Tanya Andy, membuat Meysa membulatkan kedua mata nya. 


"Tidak.."

__ADS_1


"Oke, kalau kamu tidak ingin itu terjadi maka kamu harus siap menikah. Aku takkan pernah melarang kamu kuliah, tapi aku hanya jaga-jaga jika seandainya kecebong yang aku lepaskan itu bertumbuh di rahim mu, karena aku mengeluarkan nya di dalam sana." Ucap Andy membuat Meysa mendelik. 


"Kenapa di keluarin nya di dalam?" 


"Enak, sayang." Jawab Andy membuat Meysa memutar mata nya.


"Jadi bagaimana, sayang?" 


"Ya, memang nya aku bisa apa selain menerima keputusan kamu? Bukan nya kamu gak suka di tentang?"


"Hahaha, ya benar. Aku memang tidak suka di tentang, sayang. Jadi?"


"Iya, aku setuju saja. Teman-teman ku juga seperti nya akan menikah muda juga."


"Benarkah, siapa saja?" Tanya Andy merasa penasaran.


"Sherena kan udah jelas ya, April, Arin juga katanya mau nikah muda sama Marvin."


"Wah, kalian sangat kompak ternyata."


"Hmmm, ya seperti itulah. Aku senang-senang saja kalau kamu mau tanggung jawab dengan apa yang sudah terjadi pada kita berdua sekarang."


"Tentu saja aku pasti akan bertanggung jawab, sayang. Karena aku mencintaimu."


🌻🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


__ADS_2