Mengejar Cinta Om Duda Keren

Mengejar Cinta Om Duda Keren
Bab 72 - Mood Booster


__ADS_3

"Nanti setelah kamu sampai, jangan lupa kabarin aku ya?" Ucap Sherena, mereka sudah sampai bandara dan sebentar lagi pesawat yang di tumpangi oleh Darren dan Andy akan lepas landas. 


"Tentu saja, sayang. Aku tak ingin membuat bidadari ku yang cantik ini khawatir." Darren membingkai wajah cantik Sherena dan mengusap nya dengan lembut. 


"Jangan bikin aku salting, bisa? Kalau kayak gini, aku semakin berat buat lepasin kamu pergi kalau begini." Ucap Sherena membuat Darren terkekeh lalu meraih Sherena ke dalam pelukan nya.


"Belajar yang bener ya, ujian nya harus fokus biar nilai nya bagus. Nanti aku yang bangga karena punya kekasih seperti kamu." Lirih Darren sambil mengusap-usap kepala belakang sang gadis dengan penuh kelembutan, sesekali dia mengecup mesra puncak kepala Sherena. 


Dia juga sama berat nya untuk meninggalkan Sherena disini, meskipun ada orang tua nya disini, tapi tetap saja dia pasti akan merasakan ada yang kurang tanpa kehadiran gadis cantik nya ini. 


"Pasti, aku bakalan bikin kamu bangga." 


"Sayang.." Panggil Darren, membuat Sherena mendongak dan sedikit melonggarkan pelukan nya. 


"Hmmm, apa sayang?" Tanya Sherena dengan wajah polos nya. 

__ADS_1


Cup.. 


Darren mengecup singkat bibir Sherena, dia tidak peduli meskipun disana ada orang tua gadis nya, juga ada Andy yang melongo di belakang nya melihat adegan mesra itu. Meskipun sebelum berangkat kesini, Andy juga berpisahan dulu dengan Meysa, tapi melihat hal itu di lakukan orang lain membuat nya merasa malu. Jadi, Andy memalingkan wajah nya tak mau baper.


"Aku mencintai mu, sayang."


"Aku bahkan lebih mencintai mu, sayang." Jawab Sherena, kedua nya pun kembali berpelukan. Darren mendekatkan bibir nya dan membisikan sesuatu yang membuat wajah Sherena merona malu.


"Setelah selesai ujian nanti, aku akan menagih janji mu, sayang. Jadi bersiaplah dan persiapkan dirimu." Bisik Darren. 


"Tuan, mari kita berangkat sekarang." Ajak Andy, barulah Darren melepaskan pelukan nya pada Sherena. 


"Iya, aku takkan melupakan nya. Siapkan saja tenaga mu." Tantang Sherena, membuat Darren terkekeh. Dia pun mengacak rambut Sherena dengan gemas, lalu berbalik dan pergi setelah dia melambaikan tangan nya ke arah sang gadis yang menatap kepergian nya dengan sendu.


Situasi ini benar-benar menyedihkan untuk nya, sungguh dia tidak ingin berjauhan dengan Sherena. Kalau bisa, dia akan selalu berada di dekat Sherena dan memberikan nya dan bermanja-manja dengan nya.

__ADS_1


"Ayo kita pulang, sayang." Ajak Arya pada Sherena. Gadis itu mengangguk dan dia mengekor di belakang kedua orang tua nya.


Setelah nya, Sherena pun duduk di kursi belakang dan menatap bandara hingga mobil nya perlahan mulai menjauhi kawasan sibuk itu. 


'Hati-hati di jalan nya, sayang. Aku akan menunggu mu hingga kembali, aku mencintaimu, Darren.' Batin Sherena. Dia pun kembali menatap lurus ke depan dan mencoba mengobrol dengan kedua orang tua nya untuk melupakan barang sejenak kesedihan nya karena di tinggal tugas oleh sang kekasih. 


"Sayang, kamu jangan murung gitu dong." Ucap Arumi, membuat Sherena mendongak dan tersenyum.


"Siapa yang murung, Ma? Enggak kok, ini Sheren diam karena lagi berbalas pesan sama teman-teman Sheren." Jawab Sherena sambil memperlihatkan room chat nya dengan trio wekwek. 


"Hmmm, bagaimana kalau kita mampir dulu di warung bakmie kesukaan kamu, sayang?" Tawar Arya, membuat wajah Sherena berbinar seketika. 


"Wah, boleh tuh. Kebetulan Sherena lagi bosen sama bakso atau seblak, kalau bakmi boleh deh." Jawab Sherena sambil tersenyum lebar.


"Di sogok makanan aja kamu cepet respon nya." Ucap Arumi dengan senyuman mengejek nya. Sherena hanya cengengesan saja menanggapi ocehan ibu nya. Memang benar, kalau ingin memperbaiki mood Sherena, sogok saja dengan makanan karena itu adalah mood booster nya. 

__ADS_1


......


🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2