
Dika mencoba mencari tahu perusahaan yang di miliki oleh Rian, tidak sulit baginya untuk mencari semuanya namun yang membuatnya sedikit geram adalah anak perusahaan Rian sangatlah banyak. Mau tidak mau dia harus memeriksa satu persatu perusahaan itu, butuh waktu dan tenaga agar dapat bertemu dengan sang kekasih kembali.
"Gila ini anak perusahaan hampir seluruh Negara ada, aku harus mulai dari mana?" keluh Dika saat melihat daftar anak perusahaan milik Rian yang di berikan oleh orang suruhannya.
Dika mulai membaca satu persatu data di depannya, dia mencari nama Bela. Sudah lima anak perusahaan Rian yang di periksa masih ada sepuluh lagi yang belum di lihatnya. Dika sudah merasa putus asa hingga dia memanggil sekertarisnya untuk membantu mencari nama sang kekasih.
"Bisa bantu saya," ucap Dika saat sang sekertaris datang menghadap dirinya.
"Iya ada yang bisa saya bantu Pak?" tanya sekertaris yang bernama Devi.
"Tolong kamu periksa satu persatu nama karyawan di perusahaan Pak Rian, cari gadis yang bernama Bela," perintah Dika yang langsung di iyakan oleh Devi.
Devi pamit untuk melanjutkan tugasnya sambil membawa data yang di berikan atasannya itu, dengan cekatan Devi mulai membuka dan mencari satu persatu karyawan dengan ciri-ciri yang di sebutkan tadi.
__ADS_1
"Astaga ini sih namanya cari jarum di tumpukan jerami, gila banget dah si bos," keluh Devi saat kedua matanya mulai pusing melihat nama-nama yang tertera.
Hingga dirinya ingat jika sang kekasih bekerja di salah satu perusahaan terbesar milik Rian di luar kota, dengan cepat gadis itu mencoba menghubungi kekasih hatinya.
"Halo sayang," sapa Devi saat panggilan di angkat oleh sang kekasih.
Tanpa basa-basi gadis itu menanyakan langsung dan bagaikan mendapat hujan di tanah gersang, dia melompat girang saat mendapatkan data yang di cari. Setelah mematikan sambungan teleponnya, Devi langsung bergegas untuk memberi tahu sang atasan jika tugasnya sudah selesai.
"Permisi Pak," ucap Devi saat masuk kedalam ruangan Dika.
Pandangannya tetap mengarah ke laptop miliknya, dia sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan yang harus beres siang ini. Apalagi sudah dua hari ini Dika sibuk mencari keberadaan Bela yang belum di ketahui hingga saat ini.
Devi menganggukkan kepalanya, Dika yang sempat melirik sebentar langsung menatap gadis di depannya.
__ADS_1
"Apa yang kamu katakan? Kamu benar-benar sudah menemukannya?" tanya Dika antusias.
Devi langsung menyerahkan informasi yang sudah dirinya dapatkan itu, dengan bahagianya Dika bangkit dari kursi dan melompat dengan riangnya.
"Yeah ...." Dika mengepalkan telapak tangannya.
Devi yang melihat sang bos hanya bisa tertawa dalam hati, "Segitu besar cinta Pak Dika," gumam Devi dalam hati.
Gadis itu merasa ikut bahagia, sebab beberapa hari ini suasana hati atasannya berpengaruh terhadapnya juga. Bagaimana tidak, rapat yang seharusnya pria itu hadiri di batalkan sepihak hanya karena dia tidak siap. Bukan itu saja, salah satu kliennya sempat kecewa akan kinerja Dika yang tiba-tiba buruk. Siapa lagi kalau bukan dia yang harus menyelesaikan semua masalah yang ada, sebagai sekertaris kepercayaan Dika dia harus bersikap profesional.
Dika yang tersadar jika Devi masih berada di ruangannya menjadi malu, dia kembali mendudukan dirinya di kursi.
HAPPY READING YA GUYS, BEBERAPA BAB BAKAL BAHAS BELA DAN DIKA DAHULU HINGGA MEREKA MENIKAH NANTI SETELAH ITU BARU BALIK KE REZA DAN ANDINI...
__ADS_1
jangan lupa dukungannya ya guys dan mohon bantuan like, komennya, vote seikhlasnya juga boleh, terima kasih banyak sudah berkenan mampir