MUNGKINKAH KAU JODOHKU

MUNGKINKAH KAU JODOHKU
BAB 25 LEBIH RAMAI, LEBIH SERU


__ADS_3

Andini kembali ke ruang tengah untuk memberi tahu bahwa kamar untuk Kakaknya itu sudah siap.


"Kak mau berapa hari ikut menginap di sini?" tanya Andini kepada Raditya.


"Belum tahu aku, pengen tenangin pikiran dahulu sebelum ujian nanti," ujar Raditya.


"Memang kenapa? Kamu keberatan kakak disini?" sambung Raditya.


"Aku tidak keberatan Kak, cuma kita kan di sini paling tiga hari saja," jelas Andini kepada kakaknya itu.


"Memang siapa yang mau lama-lama juga dek, Kakak di sini sekalian jagain kamu di suruh Ibu," ujar Raditya. "Kakak sama Kak Rian ke kamar dulu ya mau istirahat, capek di jalan lumayan macet tadi," keluh Raditya yang pergi meninggalkan ruang tengah menuju ke kamarnya yang sudah di sediakan.


Mereka semua pun melanjutkan aktivitas menontonnya, saking seriusnya sampai lupa sudah waktunya makan malam. Andini dan teman-temannya bergegas masuk menuju kamar mereka untuk membersihkan diri dahulu sebelum makan malam. Di dalam kamar mereka membicarakan tentang teman yang di bawa Raditya.


"Din yang datang bareng sama Kak Raditya siapa sih? Ganteng banget, sudah punya pacar belum ya?" tanya Yani sambil membayangkan betapa gantengnya teman Raditya.

__ADS_1


"Oh itu, namanya Kak Rian ... Dia teman kampusnya Kak Raditya," jelas Andini yang hanya mengetahui jika Rian teman kampusnya Raditya.


Setelah selesai membersihkan diri dan merapikan kamarnya, mereka berempat langsung pergi menuju meja makan untuk makan malam bersama. Di meja makan sudah ada yang lainnya sedang menyantap makan malam karena terlalu lama menunggu Andini dan teman-temannya.


"Kalian ngapain saja sih lama banget?" tanya Raditya di sela-sela makan malamnya.


"Biasa Kak perempuan, lagian tadi kita kan gantian jadi rada lama deh," kekeh Andini.


"Kalian di sini pada ngapain saja?" tanya Raditya lagi karena penasaran apa yang sudah dilakukan adiknya itu.


Semua setuju dengan ide Andini, besok malam mereka akan bakar jagung bersama. Pagi harinya Raditya mengajak Andini untuk berbelanja keperluan untuk acara nanti malam, mereka berbelanja di pasar tradisional yang berada dekat dengan villa.


"Kak kita mau beli apa saja?" tanya Andini saat berada di dalam perjalanan menuju pasar, mereka menaiki motor milik Mang Ridho.


"Kita belanja secukupnya saja untuk acara nanti malam," jawab Raditya yang juga sedang berpikir akan belanja apa saja untuk acara nanti malam.

__ADS_1


Setibanya di pasar tersebut Raditya segera memarkirkan motornya di tempat yang telah di sediakan. Mereka berjalan menyusuri kios-kios pedagang untuk mencari apa yang mereka butuhkan. Setelah belanjaannya di rasa cukup, Andini langsung menuju ke Raditya yang sedang menunggunya di luar pasar.


"Kak nanti mampir ke minimarket sebentar ya, mau beli minuman sama cemilan dulu," ucap Andini saat akan menaiki motor.


"Okeh," singkat Raditya yang menyetujui keinginan Andini.


Andini dan Raditya telah sampai di villa tempat mereka menginap, Mang Ridho langsung menghampiri mereka untuk membantu membawakan belanjaannya dan menaruhnya di dapur.


Malam pun tiba mereka bersiap setelah acara makan malam selesai, Andini dan Meli sedang merapikan gazebo tempat mereka akan mengadakan acara bakar jagung. Sedangkan Bela dan Yani sedang mengambil bahan-bahan untuk acara tersebut, Reza dan Beni yang baru tiba setelah mengambil peralatan barbeque langsung membantu Andini dan Meli yang sedang merapikan permadani yang akan mereka gunakan untuk alas duduknya.


Mereka pun memulai acaranya, ada yang bermain gitar sambil bernyanyi. Ada pula yang membakar jagung dan mengoles mentega, seperti yang Andini dan Bela lakukan. Mereka sedang membantu Raditya dan Rian membakar jagung karena sebelum acara di mulai mereka sudah berbagi tugas masing-masing.


"Lebih seru ya Din, jadi lebih ramai," ucap Bela saat mengoles mentega di jagung yang akan mereka bakar.


"Pastilah ramai, ada pangeran di sini," ucap Raditya, yang langsung mendapatkan tepukan di lengan tangannya oleh Andini.

__ADS_1


"Percaya diri banget kamu Kak," ujar Andini malas, mereka pun melakukan acara hingga menjelang pagi. Saat acara telah selesai, Reza dan lainnya mendapatkan giliran untuk bertugas membersihkan sisa acara semalam.


__ADS_2