MUNGKINKAH KAU JODOHKU

MUNGKINKAH KAU JODOHKU
BAB 34 OLEH-OLEH


__ADS_3

Setelah acara kunjungan sekolah berakhir, seluruh murid diberikan waktu oleh pihak sekolah untuk berjalan-jalan disekitar. Ada yang pergi berbelanja oleh-oleh, ada yang jalan-jalan di pinggir pantai, dan ada pula yang bermain di laut. Mereka semua menikmati acara tersebut, tidak terkecuali Andini dan teman-temannya. Mereka lebih memilih berjalan di sepanjang pasar sambil mencari untuk mereka jadikan oleh-oleh nanti, Andini tidak henti-hentinya memilih barang yang dijual.


"Din kamu belanjanya banyak sekali," seru Meli yang hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat belanjaan sahabatnya itu.


"Mumpung lagi disini Mel, kapan lagi kita kesini," ucap Andini antusias saat melihat barang-barang yang menurut nya lucu.


Reza yang mendatangi Andini menaikan sebelah alisnya, dia menatap Andini dengan penuh pertanyaan.


"Andini, kamu tidak salah?" tanya Reza yang melihat belanjaan yang dibawa Andini. Andini nampak terdiam menatap semua belanjaan yang dia bawa, Reza menghampiri Andini dan meminta maaf.


"Maaf, bukan melarang kamu belanja. Tapi lihat belanjaan kamu," tegur Reza sambil menunjuk barang yang dibawa Andini. Reza membantu membawa belanjaan Andini, dan mengajaknya untuk kembali ke penginapan.


Sesampainya di penginapan Andini mulai membereskan barang-barang bawaannya dan oleh-oleh yang dia beli tadi, Reza dengan sigap membantu Andini mengemas barang.

__ADS_1


"Kamu untuk siapa saja barang-barang sebanyak ini?" tanya Reza sambil memasukkan satu persatu barang yang di beli Andini tadi ke dalam kopernya.


"Habis semuanya aku suka, jadi aku khilaf deh," tawa Andini. Reza hanya bisa menatap gemas akan tingkah kekasihnya itu, setelah semuanya selesai Andini beristirahat sejenak.


"Nanti jangan tidur terlalu malam, setelah acara penutupan selesai kamu harus langsung tidur. Soalnya besok kita berangkat pulang pagi sekali, kalau kamu tidurnya malam besok pagi di tinggal bagaimana?" pesan Reza, Andini mendengarkan apa yang Reza katakan.


Reza yang telah selesai membantu Andini bergegas pamit untuk membersihkan diri dan pergi menuju aula di penginapan untuk melakukan acara penutupan study tour tahun ini. Andini dan Meli yang juga telah bersiap segera menuju aula tersebut, sebelum sampai di aula mereka menjemput Bela dan Yani terlebih dahulu.


"Yuk, kita langsung berangkat ke aula saja. Pasti Beni juga sudah disana," ucap Andini ketika Yani mengajaknya untuk kekamar Beni dahulu.


"Apaan sih, jangan buat gosip ya. Kan kalian tahu kita semua bersahabat," kilah Yani yang merasa malu jika sampai terbongkar bahwa dia memang menyukai Beni dari awal mereka kenal. Yang Yani tahu bahwa Beni menyukai Andini, oleh karenanya Yani hanya bisa menyimpan perasaannya. Dia tidak ingin persahabatannya rusak hanya karena dia menyukai sahabat nya sendiri, selama perjalanan menuju aula mereka tidak henti-hentinya berbicara tentang Reza dan para sahabatnya termasuk Beni.


"Sudah kumpul semuanya belum?" tanya Reza di atas podium, dia akan memulai membuka acara penutupan hari ini.

__ADS_1


"Sudah Kak," jawab mereka serentak termasuk Andini dan teman-temannya.


Acara penutupan tidak berlangsung lama karena hari sudah malam dan mereka harus segera beristirahat, mereka akan meninggalkan penginapan dan kembali menuju Ibukota pada pagi hari.


Andini yang merasa lelah setelah seharian berjalan-jalan, langsung terlelap tidur saat sampai di dalam kamarnya.


"Dasar ya Andini, cepat sekali tidurnya," decak Meli yang tidak percaya akan apa yang dilihatnya. Andini yang dapat dengan mudahnya langsung terlelap tidur ketika sampai dikamar nya, Meli segera menyusul Andini kealam mimpi.


Pagi-pagi semua murid sudah berkumpul di halaman penginapan, mereka akan mulai melakukan perjalanan kembali ke Ibukota setelah sarapan. Andini beserta murid yang lain mulai memasukkan barang-barang bawaannya kedalam bus, setelah itu mereka menuju aula penginapan untuk melakukan sarapan bersama dan mengabsen siswa yang sudah hadir.


Reza yang baru tiba langsung mengambil sarapannya dan duduk di sebelah Andini, dia mulai menyantap sarapan nya dengan tenang. Andini yang telah selesai lebih dulu menghabiskan sarapan nya, duduk terdiam disamping Reza. Andini memainkan ponselnya dan memberikan kabar kepada Ayahnya bahwa dia akan kembali ke Jakarta hari ini, sesekali Andini melirik kearah Reza.


"Kenapa lihat-lihat, awas nanti naksir saja," tukas Reza yang tersenyum saat melihat wajah Andini yang memerah.

__ADS_1


"Apa sih, siapa juga yang lihat-lihat. Aku cuma lihat makanannya sudah habis belum, soalnya aku mau langsung ke bus," kilah Andini, dia malu jika berkata jujur bahwa memang sedang memandang Reza dari dekat.


Jangan lupa likenya ya, komentarnya juga di tunggu. Maaf beberapa hari ini jarang up karena kesibukan yang menyita waktu, insha Allah kedepannya bakal rajin up nya. Terima kasih sudah mau mampir, salam sayang dari aku😘😘😘😘


__ADS_2