MUNGKINKAH KAU JODOHKU

MUNGKINKAH KAU JODOHKU
BAB 9 TAMU ISTIMEWA


__ADS_3

Setelah Reza pulang Andini kembali ke dalam kamarnya untuk merapikan buku-buku yang tadi dia pinjam di perpustakaan sekolah. Di saat Andini sedang duduk sambil membaca buku, terdengar suara ketukan di pintu kamarnya.


tok tok tok


"Siapa?" tanya Andini.


"Ibu Din," jawab ibu Andini.


"Masuk saja Bu, tidak di kunci kok!!" seru Andini.


Setelah mendapatkan izin dari anaknya, sang Ibu segera memasuki kamar anak gadisnya itu. Kamar Andini selalu rapih tidak seperti kamar Raditya.


"Din, tadi kamu ketemu sama Tante Lili?," tanya ibu Andini. "Dan Reza beneran anaknya Lili?" sambung lagi ibu.


"Iya bu, tadi aku ketemu Tante Lili di rumahnya, nah ternyata anaknya Tante Lili kak Reza Bu. Aku juga baru tahu tadi," jawab Andini tanpa menoleh karena matanya terus membaca buku di depannya.


"Reza anaknya baik dan sopan ya Din, Ibu pun juga kenal sama keluarganya. Ibu akan senang sekali kalau kamu suatu saat bisa hidup bersama dengan Reza," pinta ibu yang berharap Andini mau dengan Reza.


"Ibu apa-apaan sih, aku kan masih sekolah belum kepikiran kesana dulu. Kalau memang jodoh pasti tidak akan kemana bu," sanggah Andini.

__ADS_1


"Ya sudah, sekarang kamu tidur dulu sudah malam," dan Ibu Andini pun keluar dari kamar anaknya.


Setelah pintu tertutup rapat Andini menutup bukunya dan pergi beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum tidur. Andini terus membayangkan tentang ucapan Ibunya.


Keesokan paginya seperti biasa Reza selalu menjemput Andini untuk pergi ke sekolah bersama. Andini tidak pernah menolaknya toh juga dia jadi tidak perlu menunggu bus untuk berangkat ke sekolah.


Hari ini adalah hari yang menegangkan untuk semua murid baru, karena hari ini adalah hari terakhir acara penyambutan siswa dan siswi baru. Mereka sudah menyiapkan yel-yel dan hiasan terbaik untuk tampil di atas panggung.


Tiba saat Andini dan kawan-kawan naik ke atas panggung banyak siswa laki-laki yang memuji kecantikan Andini. Pandangan itu tak luput dari penglihatan Reza, dia menyaksikan penampilan Andini dari awal hingga selesai.


Di saat pengumuman pemenang mereka semua merasa tegang, dan kelompok Andini lah yang menjadi juara pertamanya. Setelah acara di sekolah selesai Andini dan Reza bergegas pulang, pada saat Reza mengantarkan Andini ke rumahnya tidak sengaja Reza melihat Ibunya sedang berada disana.


"Waalaikumsalam," jawab Maya dan Lili.


"Ibu ada disini?


Lagi ngapain?" tanya Reza saat melihat sang Ibu berada di rumah Andini.


"Oh Ibu lagi mengantarkan undangan buat Tante Maya, kan minggu depan Kakak kamu menikah. Ibu mau Andini juga jadi pagar ayu di acara Kakak kamu," jelas ibunya Reza.

__ADS_1


"Kirain mau apa Ibu kesini," kekeh Reza sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "Ibu kesini sama siapa? Bareng saja ya sama aku pulangnya," sambung Reza.


"Ibu sendiri tadi jalan kaki, ternyata rumahnya dekat sekali dari rumah, tapi Ibu tidak pernah tahu kalau Tante Maya tinggal di dekat sini," ucap ibu Reza. "Kamu tidak ada urusan sama Andini lagi kan? Kita pulang yuk sudah sore juga," ajak Lili kepada anaknya supaya ikut pulang juga.


"Yuk Bu kalau mau pulang," ucap Reza. Mereka berdua pun pamit kepada Maya dan Andini.


Satu minggu berlalu, hari ini adalah hari pernikahan kakak perempuan Reza yaitu kak Rini. Kak Rini dan kak Erry berpacaran sudah sangat lah lama tapi baru terealisasi kan pernikahan nya hari ini dikarenakan kesibukan mereka masing-masing.


Acara hari itu sangatlah meriah, Andini yang sudah dirias semakin terlihat kecantikannya walaupun dengan makeup naturalnya. Reza yang sedang melintas tidak bisa berhenti memandang wajah Andini yang makin menampilkan aura cantiknya.


Hari sudah semakin siang tamu undangan pun semakin banyak yang datang untuk sekedar memberikan ucapan dan hadiah untuk mereka, Andini yang membantu di meja tamu mulai lelah sehingga dia mencari tempat untuk beristirahat. Dari kejauhan Reza melihat Andini yang sedang beristirahat sambil mengipas-ngipas wajahnya karena kepanasan. Reza pun menghampiri Andini sambil membawakan minuman.


"Nih minum dulu pasti kamu haus dari tadi duduk di sini," ucap Reza sambil memberikan minuman kehadapan Andini.


"Terima kasih, tahu saja kalau aku lagi haus," tukas Andini seraya mengambil minuman yang di berikan oleh Reza.


"Makin cantik saja kamu Din, apa ini yang namanya jatuh cinta?" gumam Reza dalam hati sambil tersenyum menatap wajah Andini.


Acara hari ini telah usai semua orang yang membantu dalam acara tersebut sudah pulang satu persatu tinggallah keluarga Andini dan keluarga Reza yang sedang duduk-duduk manis di ruang tamu rumah Reza. Disana mereka bertukar cerita karena sudah lama tidak berjumpa, Andini yang sudah mengantuk akhirnya memberanikan diri untuk mengajak ayah dan ibunya untuk pulang kerumah.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Andini langsung menuju kamar nya untuk membersihkan diri dan wajah nya yang seharian ini menggunakan make up. Dan tak butuh waktu lama Andini langsung tertidur pulas di atas kasur empuknya karena merasa lelah seharian ini.


__ADS_2