One Night Love With Step Brother

One Night Love With Step Brother
episode 2


__ADS_3

adegan 21+


setelah juli tak terlihat lagi oleh pandangan matanya. ken berbalik arah menghampiri hans yang sudah menunggunya sejak tadi di dalam mobil.


"dia menolak aku antar sampai dalam." ken mengatakan sambil memakai sabuk pengaman.


"ya sudah biarkan saja, kau tau sendiri kan dia orangnya keras kepala." hans melajukan mobilnya meninggalkan halaman apartemen menuju kediamannya. sebenarnya ken malam ini ingin menginap di apartemen milik juli namun juli malah menyuruhnya pergi. akhirnya malam ini ia memutuskan tidak pulang ke rumahnya dan menginap di apartemen milik hans.


juli berjalan menyusuri lorong apartemen. ia berjalan sempoyongan sesekali ia terjatuh dan bersandar pada tembok. ia merancau terus memanggil dan memaki agatha.


"agatha aku membencimu aku membencimu!"


"kenapa kau tak mau berjuang bersamaku sayang." juli mengayunkan tangannya memukul angin.


seharusnya jika ia ingin ke apartemennya masih jalan terus namun ia berhenti di apartemen milik agatha. juli kira sudah sampai ia malah salah masuk apartemen. ia memasukan kode masuk namun tidak berhasil. ia terus berpikir apa memang sudah di ganti tapi ia sendiri lupa bahwa kode sudah di ganti. hingga kali ketiganya ia memasukan tanggal lahir agatha baru bisa terbuka. juli tersenyum melihat pintu akhirnya terbuka.


juli berjalan menuju kamarnya, pandangan matanya tertuju menatap seorang wanita dengan baju tidur pendek bermotif bunga yang sedang tertidur di atas ranjang king size. juli merangkak naik ke atas ranjang merebahkan tubuhnya di samping agatha. juli tersenyum membelai rambut agatha menyingkirkan rambut yang menutupi wajah cantik milik kekasih hati. ia mengecup puncak rambut milik agatha. juli melingkarkan tangan kekarnya pada perut agatha. memejamkan matanya memasuki alam mimpi berharap apa yang sedang terjadi semua hanyalah mimpi.


"kak juli." agatha terbangun karena merasa ada yang mengganggu tidurnya. sontak saja agatha merasa kaget melihat kakak tirinya berada di sampingnya dengan posisi memeluk dirinya.


"apa yang kau lakukan di sini kak?" tanya agatha dengan nafas naik turun. agatha mencoba bangkit tapi juli menarik tubuhnya dalam pelukannya.

__ADS_1


"lepaskan aku kak." agatha meronta mencoba melepaskan diri dari pelukannya namun tak bisa kekuatan juli lebih besar darinya. jantung agatha berdetak sangat cepat berada dalam pelukannya. pikirannya sangat berkecamuk apa yang akan juli lakukan padanya.


juli bangun dan menindihi tubuh agatha. sekarang agatha sudah berada di bawah kungkungan juli. ia mulai mencium kening, kedua pipi lalu berhenti di bibir ranum milik agatha ia menciumnya dengan buas memainkan lidahnya di dalam sana mengabsen setiap inci. juli melepaskan ciumannya dan beralih ke leher jenjang ia membuat beberapa tanda kepemilikan di sana. agatha menggeliat saat tangan juli mulai nakal meremas kedua gundukan milik agatha. suara ******* lolos begitu saja dari bibir agatha.


"ah."


mendengar dasahan yang keluar dari bibir mungil agatha menuntut juli melakukan hal lebih pada agatha.


"kak jangan lakukan ini padaku. sadar kak aku sekarang adikmu." agatha menangis memohon dan mendorong dada juli agar juli menghentikan aksinya.


"nikmati setiap sentuhanku sayang."


"menurutlah sayang kali ini kau milikku." bisik juli sambil memasukan jarinya ke dalam milik agatha. agatha mulai meremang merasakan sakit di bawah sana.


serasa sudah basah juli mengakhirinya, ia merobek baju agatha dan miliknya kemudian melemparkannya ke sembarang tempat. terlihat tubuh sispex dan tato di tangan kanannya membuat seluruh wanita terpesona memandang dengan tatapan memuja. namun berbeda dengan agatha kali ini dia sedang merasa takut.


"jangan jul." agatha masih terus saja menangis ia terus saja menggelengkan kepala berharap juli tak melakukan hal lebih.


juli mengarahkan pusakanya menggesekan ke bagian inti milik agatha, karena agatha masih perawan juli cukup sulit memasukannya hingga pada akhirnya dinding pertahanan yang agatha jaga selama ini telah dibobol oleh juli.


jleb

__ADS_1


"ah." agatha berteriak menggigit bibir bawahnya tanganya meremas sprei merasakan sakit di bagian intinya. juli terus saja memaju mundurkan pusakanya hingga 1 jam lamanya. suara ******* sepasang manusia memenuhi kamarnya. peluh keringat membanjiri tubuh mereka padahal ac menyala namun masih saja hawa di dalam kamar terasa panas. dengan nafas naik turun akhirnya pada hentakan terakhir juli menanamkan benihnya di dalam rahim agatha. tubuh juli ambruk di sebelah tubuh milik agatha.


agatha yang merasa tubuhnya sangat lelah dan remuk tak butuh waktu lama untuk bisa terlelap dalam tidurnya sedangkan juli menyelimuti kedua tubuh mereka yang masih sama-sama polos. menyusul agatha memejamkan mata memasuki alam mimpi mereka masing-masing.


***********


malam telah berganti menjadi pagi. sepasang manusia yang baru menikah beberapa hari yang lalu sudah terbangun dari tidur mereka. kewajiban seorang istri melayani suamipun sedang ia perankan. memasak, menyiapkan pakaian dan membuatkan minuman telah ia siapkan.


"sudahlah mas jika juli masih belum bisa dihubungi jangan ditelpon terus mas. mungkin dia belum bangun." mami niken meletakan secangkir kopi di atas meja dan duduk di samping sean suaminya.


"dia bukan anak-anak lagi seharusnya dia berubah bisa menjadi dewasa, masih kuliah saja sudah seperti ini bagaimana mungkin calon seorang pemimpin perusahaan datang ke kantor terlambat bagaimana dia bisa menjadi panutan untuk karyawannya nanti." ayah sean tersulut emosi karena lagi-lagi teleponnya tak tersambung juga dengan juli anaknya.


"diminum dulu kopinya mas selagi hangat." kata mami niken melihat jengah suaminya yang keliwat marah terhadap putra semata wayangnya.


sean menyruput kopi yang sudah di buatkan sang istri untuk dirinya. sean memang orang yang cukup disiplin masalah waktu ia tidak suka kata terlambat apa lagi bangun terlambat. dan watak keras kepalanya juga ia turunkan kepada putranya juli. namun juli belum menuruni sikap disiplin seperti ayahnya. ia tergolong orang yang tidak suka diatur.


sepeninggalan ibunya juli memang kurang perhatian dari ayahnya. ayah sean setiap hari sibuk bekerja di kantor terkadang sampai menginap di luar kota karena tuntutan pekerjaan. juli dirawat oleh mbok yan pengasuhnya sejak ia masih bayi. jadi sudah jelas kedekatan antara anak dan ayah memang jauh. sean sudah sering memberikan pengertian pada putranya bahwa semua yang ia lakukan untuk masa depan dan kebahagiaan dirinya(juli). namun juli tak pernah menerima semua pengorbanan yang ayah lakukan padanya. ia selalu berpikir ayahnya tak pernah sayang padanya tak mempunyai waktu luang untuk dirinya.


"jangan membuat malu ayah kenapa tidak pernah berangkat ke sekolah juli." amarah sean memuncak sambil melemparkan kertas pemanggilan dirinya ke sekolah sewaktu masih SMP.


"kalo ayah tidak bisa datang tidak papa lagian pekerjaan ayah lebih penting daripada aku." juli mengangkat sebelah bibirnya menatap ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2