One Night Love With Step Brother

One Night Love With Step Brother
episode 52


__ADS_3

Ketika sudah sampai di parkiran agatha langsung turun dari sepeda motor melepaskan helmnya dan meletakannya di jok motor. tak sampai terlambat agatha dan bang gani sudah sampai di area pabrik.


"Laki-laki tadi yang menggendong maura siapa tha?" tanya bang gani yang sudah penasaran sejak tadi.


"Dadynya maura bang." jawab agatha datar.


"Jadi lelaki yang tadi menggendong maura dadynya maura? dan kau tak pernah menceritakan pertemuanmu kembali dengannya padaku?" tanya bang gani, ada rasa kecewa dalam hatinya agatha sudah tak terbuka lagi padanya. bukannya agatha sudah menganggap dirinya sebagai kakaknya tapi kenapa ia malah seperti orang lain sekarang.


"Aku sendiri juga bingung bang." ucap agatha menghembuskan nafas berat.


"Bingung kenapa?" tanya bang gani menoleh ke samping.


"Dia sudah beristri sekarang, aku takut nantinya disebut pelakor oleh istrinya dan banyak orang."


"Jangan dengarkan kata orang lain, biarkan saja mereka mengatakan apapun tentang kita yang penting kita tak bertindak seperti apa yang mereka tuduhkan." ucap bang kemal menepuk bahu agatha.


"Iya bang, terima kasih selalu ada di saat aku butuh." balas agatha menarik kedua bibirnya tersenyum. kini hatinya sudah lebih tenang.


"Sudah seharusnya sebagai kakak memberikan nasihat." balas bang kemal.


Mereka melangkah beriringan menuju ke tempat kerja masing-masing. tak lama kemudian bel masukpun berbunyi.


Saat makan siang ponsel agatha mendadak berbunyi. terlihat pesan masuk dari juli.


["Aku ijin membawa maura ke perusahaan."]


Perasaannya mendadak menjadi tak tenang. padahal ia sendiri tau jika juli tak akan mungkin berniat jahat pada putrinya.

__ADS_1


"Tha kemarin hari minggu aku seperti melihat maura dengan seorang pria tampan di time zone sedang bermain." ucap yerika memastikan. agatha tersadar dari lamunannya.


"Maura di rumah bersamaku tak pergi kemana-mana, mungkin kau salah lihat." ucap agatha berbohong. ia takut jika dirinya di anggap wanita penggoda oleh banyak orang jika mengatakan juli si pengusaha muda adalah dadynya maura.


"Masa si, tapi mirip banget." ucap yerika yakin.


"Mungkin kau salah lihat yer, banyak orang di dunia ini yang mirip. bahkan ada juga orang yang mirip dengan kita." timpal mbak ningrum.


Untung saja waktu itu dirinya tak ikut pergi jalan-jalan bersama juli dan maura, jika ia ikut dapat di pastikan yerika akan melihatnya dan pasti akan menyerbu dengan ratusan pertanyaan padanya.


Sedangkan yerika belum percaya sepenuhnya ucapan agatha, dapat di lihat dari beberapa hari ini agatha lebih banyak melamun seperti ada hal yang sedang ia sembunyikan.


**


Sean mendadak merasa aneh dengan besannya. kilatan tatapan kedua mata besannya padanya seolah seperti singa yang akan memangsa buruannya. davit melempar kertas di tangannya kepada sean. sedangkan desi menangis di pelukan sintia mamahnya. ia belum mengerti dengan kedatangan keluarga besan ke kediamannya.


"A..apa ini?" sean menerima lemparan kertas dengan raut wajah bingung. ia segera membuka dan membacanya. betapa terkejutnya ia membaca surat dari pengadilan agama.


"Davit, sungguh aku tidak tau jika juli menceraikan desi." ucap sean menatap bergantian kertas dalam genggamannya dan desi.


"Ha..ha..ha..benarkah atau jangan-jangan..." davit tertawa setelahnya ia menghentikan ucapannya.


"Ini recana kalian untuk mempermalukan keluargaku di depan orang banyak?" ucap davit lagi meluapkan segala amarahnya yang sudah membuncah.


"Aku sangat kecewa pada kalian. kau sudah gagal mendidik putra semata wayangmu menjadi laki-laki yang buruk." ucapnya di akhir kalimatnya dan bangkit melangkah meninggalkan kediaman sean.


"Mas aku tidak percaya jika juli tega melakukan ini semua padamu." ujar niken merasa heran saat keluarga besannya sudah tak terlihat lagi oleh pandangannya.

__ADS_1


"Akan aku pastikan dia akan menyesal dengan segala perbuatannya." ucapnya dengan nafas yang memburu.


Keesokan harinya setelah tau alamat perusahaan dan tempat tinggal juli, desi melajukan mobilnya menuju kota semarang. dia ingin mendengar langsung apa penyebab juli menceraikan dirinya. dan jika memang ada wanita lain yang membuat rumah tangganya hancur desi sendiri tak akan tinggal diam. sebenarnya orangtuanya tak ingin desi menemui juli lagi namun karena desi keras kepala ia tak mampu lagi membujuk putrinya ia membiarkan putrinya pergi sesuai keinginannya.


Desi menghentikan laju mobilnya di sebrang perusahaan milik juli ia masih mengamati perusahaan yang kini berstatus mantan suami.


Waktunya para karyawan perusahaan pulang, terlihat banyaknya karyawan yang keluar dari perusahaan. desi menajamkan kedua matanya agar dia bisa melihat jelas keberadaan juli.


Mobil yang di tumpangi juli terlihat melewati mobilnya. ia langsung melajukan mobil dan mengikutinya. ia begitu penasaran pasalnya jalanan yang ia lalui bukan ke arah di mana rumah juli berada.


"Siapa anak kecil yang sedang bersama juli. kenapa mereka terlihat sangat dekat." ucapnya saat pandangan matanya melihat juli turun dari mobilnya menggendong anak perempuan.


"Panti Asuhan." ucap desi membaca tulisan di depan rumah di mana juli menghentikan mobilnya.


"Aku harus mengawasi mereka, aku harus tau apa saja yang di lakukan juli di sana." ucapnya tak mengalihkan pandangannya sedikitpun dari mantan suaminya. ia sangat penasaran pada gadis kecil itu.


Bersambung. . .


Tetap biasakan setelah membaca meninggalkan jejak dengan memberikan


Like


Comen


Vote and


Jangan lupa masukan ceritaku ke cerita favorit kalian ya. .

__ADS_1


Terima kasih kepada readers yang sudah setia menunggu ceritaku dan menyempatkan untuk mampir ke lapakku..


__ADS_2