One Night Love With Step Brother

One Night Love With Step Brother
episode 9


__ADS_3

terlihat pemuda tampan dan berperawakan gagah memakai kemeja berwarna hitam berlengan pendek dengan kacamata yang bertengger di hidungnya berjalan sambil mengeret koper di tangannya. berdampingan dengan pria parubaya namun masih terlihat segar. sam papi agatha dan jonathan kakak agatha baru saja sampai di bandara internasional.


papi sam memutuskan pulang mengunjungi ibunya yunita natalia lee dan putrinya, sebentar lagi perpisahan sekolah putrinya papi sam ingin menghadiri acara tersebut. tak mau membuat putrinya bersedih karena kesibukannya pada pekerjaannya ia mempercayakan semuanya pada asistennya agam untuk menggantikan dirinya mengurus perusahaan sementara.


"papi, kak jo." panggil jason sambil melambaikan tangan ke arah papinya dan kakaknya dengan senyum mengembang.


"my son." papi sam menghampiri jason lalu memeluknya mengelus punggung putranya.


"don't you miss me?" (apa kau tak merindukanku?) tanya jason pada jonathan.


"why ask like that hm?" (kenapa bertanya seperti itu hm?)tanya jo menaikan alisnya kemudian merentangkan kedua tangannya memeluk adiknya.


"where's the ale? ale didn't come to pick him up?"


(di mana ale? ale tidak ikut menjemput?) jonathan menoleh ke berbagai arah mencari keberadaan adik perempuannya.


"aku tak memberi tahu kedatangan kalian, biar jadi kejutan."


papi, jo dan jas baru saja sampai di kediaman oma natali. kedatangan mereka sudah di tunggu sejak tadi, oma natali berdiri di depan pintu untuk menyambutnya. oma natali memeluk anaknya samuel dan cucunya jonathan. ya mereka sudah lama tak bertemu karena kesibukan pekerjaan. mereka saling berpelukan melepas rindu.


"semakin dewasa kau jadi semakin tampan saja jo." oma memeluk cucunya lalu mencium keningnya.


"mom lihat papinya saja tampan seperti ini tentu saja ketampananku menurun pada cucumu." bukan jo yang menjawab melainkan papi sam.


jason terkekeh mendengar pujian papi untuk dirinya sendiri. ia malas untuk menanggapi perkataan papinya. sedangkan oma memutar bola mata jengah.


*********


juli baru saja meninggalkan area kampus. merasa kesal baru saja mendapatkan pesan Wa dari ayahnya di tambah lagi ia harus bertemu dengan nadia di parkiran kampus. selesai ia kuliah ayahnya memintanya untuk datang ke kantor menyuruhnya untuk belajar bagaimana mengurus perusahaan.


["setelah selesai kuliah, berkunjunglah ke perusahaan dan belajarlah di sana, aksa akan mengajarimu banyak hal."] pesan whatsapp yang ayahnya kirimkan. mau tak mau ia harus menuruti kemaunannya kalau tak di turuti bisa murka ayahnya.


sesampainya di perusahaan ia mulai melangkahkan kaki untuk memasuki kantor. semua mata memandang dan segera seluruh karyawan menunduk hormat pada putra pemilik perusahaan.


"selamat pagi tuan." sapa gilang satpam yang sedang berjaga menunduk hormat. gilang tau juli adalah putra pemilik perusahaan tempatnya bekerja. hanya sebuah anggukan yang juli berikan sebagai jawaban.

__ADS_1


aksa mendekat pada juli lalu mengarahkan ke lantai atas ke tempat ruang kerjanya.


"selamat siang tuan, mari ikuti saya tuan." aksa menekan tombol lift ke lantai teratas. sean sudah memberitahu aksa jika putranya akan datang.


juli sudah ada di dalam ruang kerjanya. aksa mengajari banyak hal dengan telaten. juli hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasan dari aksa.


tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 17.00 waktunya karyawan untuk beristirahat di rumah kecuali karyawan yang di wajibkan lembur. juli meregangkan ototnya yang terasa kaku duduk menatap layar komputer terlalu lama. ia beranjak dari kursinya tanganya meraih tas yang ia letakan di sofa.


"tuan besok perusahaan kita ada meeting dengan client."


"lalu apa masalahnya denganku?" membalikan tubuh menatap aksa dengan sorot mata tajam.


"saya hanya mengingatkan, karena meeting sebagian dari pembelajaran untuk anda tuan."


"ya tuhan." juli menghembuskan nafas dengan kasar.


"baiklah, kau atur saja jadwalnya besok." juli membuka pintu bergegas untuk pulang.


mobil yang ia kendarai sudah sampai di restoran Tempo doloe restoran milik keluarga ken, ia memarkirkan mobil. ya setelah mamanya ken di nyatakan sembuh dari sakit ken memutuskan untuk menggantikan mamanya mengurus restoran. awalnya mamanya tak mengijinkan takut akan mengganggu kuliahnya. namun ken terus saja memaksa dan mengancam jika tidak di ijinkan mengurus restoran ia tidak mau kuliah lagi. akhirnya mamanya mengijinkan dirinya mengurus restoran. setelah pulang kuliah ia akan datang dan belajar mengurus usaha milik mamanya.


sebelum juli masuk restoran tak jauh darinya terlihat lelaki yang pernah ia lihat di acara ulang tahun agatha bersama wanita sepertinya masih seumuran dengannya. juli mulai mendekat rasa keingintahuan hubungan agatha dengan lelaki itu semakin tinggi. dan malam ini ia akan mendapatkan jawabannya.


"bisa." chen memasukan kedua tangannya ke dalam saku celananya.


"ada hubungan apa kau dengan kekasihku?" tanya juli dengan nada bergetar.


"kekasihmu, siapa yang kau maksud?" tanya chen mengerutkan dahinya.


"agatha."


"ale kekasihmu?" chen sontak saja terkejut dengan pengakuannya jika agatha adalah kekasihnya. wanita yang ia cintai sejak dulu kini sudah memliki kekasih.


"ya, dia kekasihku."


"kau sekarang sudah tau dia sudah punya kekasih, aku peringatkan jangan lagi menemuinya."

__ADS_1


"jika aku tidak mau, kau mau apa?" chen menyunggingkan bibirnya.


bugh bugh


"kurang ajar." juli menarik krah kemeja chen lalu memukul wajahnya dengan keras. chen tak tinggal diam ia membalas pukulan juli. banyak pasang mata yang menyaksikan adegan pertengakaran mereka. ken dan juli terus saja berkelahi hingga ken datang menghampiri kedua orang yang sedang berkelahi.


ken melerai mereka membawa juli masuk ke dalam restoran membawanya ke ruangan ken. ia mengambil perlengkapan p3k dari dalam laci dan mengobatinya. sesekali terdengar desis juli menahan sakit.


"ssssss aw aw."


"ada apa denganmu jul?" kapas yang ken tuangi betadin ditempelkan pada sudut bibir juli yang terluka.


"pelan-pelan ken."


"apa yang akan kau lakukan jika kekasihmu berselingkuh? apa kau akan diam saja?" tanya juli dengan wajah sendu.


"kekasihmu yang mana? apa kau sudah punya kekasih lagi?"


"siapa lagi kalau bukan agatha."


ken melongo mendengar penuturan dari juli. ia berpikir cukup keras apa dia sudah kembali pada agatha atau dia tadi salah dengar, tapi telinganya mendengarnya cukup jelas. juli saja yang belum bisa menerima jika hubungannya dengan agatha sudah berakhir.


di apartemen


juli sudah sampai di apartemennya beberapa menit yang lalu. perutnya yang tadi keroncongan kini sudah terisi. ia menyandarkan kepalanya di kepala ranjang. pikirannya semua masih tentang agatha dia masih tidak menyangka jika agatha sudah memiliki pengganti dirinya.


ia teringat dengan perkataan chen saat ken membawanya masuk ke dalam restoran. "jika kau tak bisa membahagiakan ale aku yang akan memberikan kebahagiaan itu padanya ingat itu."


juli memukul bantal dengan membabi buta. ya amarahnya saat ini sudah memuncak. ia tak menyangka laki-laki yang mendekati agatha sangat sulit ia jauhkan dari agatha. ia harus bekerja keras untuk menjauhkan keduanya. juli tak ingin kehilangan wanita yang sangat ia cintai.


bersambung. .


jangan lupa untuk meninggalkan jejak dengan memberikan


Like

__ADS_1


Coment


Vote


__ADS_2