
Agatha segera berjalan mendekati pintu memegang gagang pintu dan membukanya dengan perlahan. agatha tercengang melihat banyaknya warga dan pak RT yang sudah ada di depan rumahnya. perasaannya tak tenang, jantungnya berdetak sangat cepet dan deru nafasnya juga kian memburu.
"Ada apa ini? kenapa para warga berkumpul di sini?" gumamnya dalam hati menatap sekelilingnya penuh tanya.
"Selamat sore mba agatha, ada yang mau saya bicarakan dengan mba." ucap pak RT yang membuat agatha tersadar dari lamunannya.
"Sore, bisa pak silahkan masuk." balas agatha mempersilahkan pak RT masuk ke dalam dan duduk saling berhadapan.
"Maaf mengganggu mba agatha, ada yang mau saya tanyakan. tapi saya harap mba agatha menjawabnya dengan jujur." ucap pak RT menatap agatha yang kini sudah menundukan kepala.
Agatha masih beradu dengan pikirannya sendiri, apa para warga saat ini sudah tau jika dirinya sedang hamil. ia pikir ia sudah pandai menutupi semua rahasianya dengan baik namun benar pepatah mengatakan jika bangkai yang di tutupi lama kelamaan akan tercium juga baunya. mustahil jika rahasianya tak kan terbongkar sedangkan di sini kebanyakan ibu-ibu yang sedah berpengalaman jadi akan tau lebih cepat.
"Yang saya tau mba agatha masih berstatus single tapi saya mendapat laporan bahwa mba agatha hamil. saya ingin mendengar kejujuran dari mba sendiri." ucap pak RT.
Agatha masih membisu dan menundukan kepalanya.
"Mba agatha." panggil pak RT.
"Maaf pak." kepala agatha mendongak menatap pak RT, kedua matanya berkaca-kaca lidahnya terasa kelu. hanya ucapan maaf yang keluar dari mulutnya, pak RT menghela nafas mendengar kejujuran dari agatha. hanya dengan kata maaf pak RT kini sudah tau jawabannya. walau ia sendiri sebenarnya terkejut mengetahui kebenaran ini.
"Pak langsung saja usir. kami ngga mau ada bekas PSK tinggal di kampung ini." ucap bu omi tanpa permisi menerobos masuk ke dalam rumah dan menatap jijik pada agatha.
"Iya benar kata bu omi langsung saja usir pak." ucap bu yayu berteriak dari luar.
"Usir usir usir." teriak para warga bersamaan.
__ADS_1
Ya tuhan apa agatha tidak salah dengar mereka menganggapnya mantan PSK apa sebegitu hina dirinya. hamil di luar nikah belum tentu pekerja wanita malam. kenapa lidah mereka begitu fasih untuk mengatakan ucapan kotor seperti itu. hati agatha begitu terasa sakit. ia langsung masuk ke dalam kamar segera mengemasi barang-barang miliknya dan segera pergi meninggalkan kampung ini. ya mungkin dengan begitu para warga bisa tenang.
"Saya minta maaf pak RT jika saya tidak jujur dari awal. tapi saya berani bersumpah jika saya hamil bukan karena saya bekerja sebagai PSK, saya permisi." setelah agatha meminta maaf agatha melangkah berjalan meninggalkan rumah kontrakan dan warga yang lain.
Entah ke mana ia sendiri tak tau, ia hanya mengikuti kakinya melangkah. ia terus saja berjalan dengan menenteng tas besar di tangannya. waktu sudah menunjukan pukul 17.00 namun langkahnya masih belum berhenti. keringat yang mengucur di tubuhnya saat ini bagaikan air terjun. kaki yang sedari tadi melangkah sudah mulai lelah. ia menghentikan langkahnya di halte pemberhentian bus. ia mengusap keringat yang menetes di dahinya dengan punggung tangannya.
"Ya tuhan ke mana aku harus melangkah lagi." gumannya dalam hati seraya memijit kakinya yang terasa lelah.
**
Jason kini sudah menjadi seorang dokter. ia baru saja menyelesaikan sekolah kedokterannya 3 bulan yang lalu. ia ingin bekerja di rumah sakit yang di dirikan oleh papinya di kota Bandung. walau ia lulusan kuliah di luar negri bukan berarti ia juga akan membuka praktek di Rumah sakit di sana. dari dulu ia mempunyai tekad untuk membuka praktek di Rumah sakit yang di dirikan oleh papinya di Indonesia.
Jason dan juli kini sedang berada di apartemen milik juli. hari ini jason berkunjung ke jakarta karena perintah kak jonathan yang merasa khawatir karena nomor ponsel adiknya sudah lama tidak bisa di hubungi. sebelum ia kembali ke London waktu itu jason menitipkan agatha adiknya pada juli yang kini berstatus sebagai kakak.
Juli merasa gelisah saat tau jason datang berkunjung ke apartemennya. ia tahu betul jika jason pasti akan menanyakan soal agatha padanya. ia jadi ingat sesaat pesan jason sebelum jason kembali ke London waktu itu.
"Tolong jaga adikku walau kini kau sudah tak lagi menjadi kekasihnya, menjadi seorang kakak tanggung jawabnya lebih besar dari seorang kekasih jul." ucap jason seraya merangkul pundak juli.
"Iya aku mengerti kak." balas juli seraya menganggukan kepala.
Flashback off
"Aku sudah berulang kali menghubungi ale tapi kenapa nomor ponselnya tak bisa di hubungi? apa dia ganti nomor? jika benar ale mengganti nomornya kenapa ale tak memberitahu nomor barunya padaku?" pertanyaan memberondong di layangkan pada juli. sedangkan juli sedang berpikir jawaban apa yang akan ia berikan pada kak jason apa dia harus jujur atau akan berbohong.
"Aku tidak punya nomor ponselnya. ia tak mengabariku nomor barunya." balas juli dengan perasaan yang di buat setenang mungkin.
__ADS_1
"Aku juga berkunjung ke apartemennya kenapa kosong seperti sudah lama tak berpenghuni?" tanya jason lagi.
"Ada yang bilang dan pernah melihat adikmu berpacaran dengan pria dewasa mungkin saja ia pindah tinggal di apartemennya." balas juli.
Kedua mata jason membelalak saat juli mengatakan ale adiknya kini memiliki kekasih pria dewasa dan tinggal bersama satu apartemen dengan seorang pria.
"Apa kau bilang adikku punya kekasih dan tinggal bersama?" tanya jason membelalakan matanya.
"Ya mungkin saja."
"Kenapa kau tak mengabariku dan melarangnya. kau malah membiarkan ale seperti wanita murahan!" jason menarik krah kemeja juli dengan keras dan tangan kanannya mengepal.
"Bagaimana aku bisa melarangnya, sedangkan dia sendiri kabur. jadi aku tak tau di mana keberadaannya sekarang."
"Seharusnya dulu aku tak mempercayakan ale padamu jul!" ujar jason memberikan beberapa kali bogeman pada wajah juli.
Jason menghentikan bogeman sebelum wajah juli menjadi buruk rupa karena perbuatannya.
Juli mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya dengan ibu jarinya. sedangkan jason sudah meninggalkan apartemen juli dan pergi mencari ale adiknya.
Bersambung. . .
Jangan lupa setiap membaca selalu meninggalkan jejak dengan memberikan
Like
__ADS_1
Comen
Vote