One Night Love With Step Brother

One Night Love With Step Brother
episode 61


__ADS_3

Juli bangkit dari duduknya saat ia melihat kemunculan jason dari dalam namun ia terlihat hanya seorang diri. ya jason tak memperbolehkan agatha dan maura menemui juli.


Jason menghentikan langkahnya saat ia sampai di ruang tamu. seketika juli bersimpuh di bawah kaki jason.


"Maaf kak maaf." ucap juli. air matanya tumpah begitu saja, ia seorang lelaki namun dirinya juga manusia biasa hingga ia tak bisa menahan genangan air yang sudah membendung si sudut kedua matanya.


Jason masih saja bergeming. ia sama sekali tak menanggapi ucapan permintaan maaf juli. juli mendongakan kepala saat dirinya tak mendengar sepatah kata yang keluar dari bibir kakak tirinya sekaligus kakak dari mantan kekasihnya.


"Kak jas." panggil juli.


"Mau apa kau datang kemari?" tanya jason. tatapan matanya masih menatap lurus ke depan.


Juli seketika melepaskan pelukannya.


"Aku mau minta maaf pada kakak atas kesalahanku pada agatha di masa lalu. maaf aku tidak bisa menepati janjiku untuk menjaganya." ucap juli lirih.


"Kesalahan. kesalahan apa yang kau maksud?" tanya jason berpura-pura tak mengerti ucapan juli.


"A..aku menghamilinya." ucapnya tergagap. tangan jason yang sedari tadi terkepal melayang begitu saja, ia menarik krah kemeja milik juli dan membuatnya bangkit berdiri.


"KEPARAT!" tatapan jason seolah seperti singa yang hendak menerkam mangsanya. satu pukulan jatuh di pipi kirinya.


Bugh


"KURANG AJAR. aku sudah pernah bilang padamu jika kau menginginkan adikku mintalah padaku secara baik-baik pasti aku ijinkan, bukan malah merusaknya!" perasaannya kini menggebu.


Juli meringis saat mersakan darah yang keluar dari Sudut bibirnya. ia mengusap darah yang keluar dengan ibu jarinya. ya ia akui sudah sepantasnya ia mendapatkan amukan dari jason. ia bahkan tak membela dirinya sendiri.


"Aku minta maaf. aku akan bertanggung jawab atas semua kesalahanku pada agatha dan maura." ucap juli sungguh-sungguh.


Jason kembali terdiam. ia menghentikan aksinya menghajar juli. dia tak ingin keponakannya maura takut mendengar dan melihat dirinya melakukan tindakan tak terpuji.


"Apa ayahmu sudah tau kelakuan bejatmu jul?" tanya jason.


"Sudah kak." Balasnya dengan suara lirih.


"Lalu, apa tanggapannya?"


"Seperti kakak, marah."


Di kamar agatha di buat kelimpungan atas sikap maura yang ingin keluar dari kamar ia tak betah terus menerus berada di kamar.

__ADS_1


"Mommy aku mau tulun mau liat ikan. kenapa pintu kunci. lula jadi nda bisa kelual ini." ucap lula yang masih sibuk mengotak atik gagang pintu sedang mencoba keluar dari kamarnya.


"Bobo aja ya sayang sudah malam, liat ikannya besok aja ya." agatha mencoba membujuk maura, ia teringat kembali akan ucapan kakaknya tadi.


"Nda mau lula belum ngantuk." ucapnya merajuk.


Ya memang benar kedua mata maura membulat sempurna. ia sendiri tadi sudah tidur cukup lama di perjalanan sampai di rumah. jadi tak akan mungkin akan bisa tidur lagi.


"Atau mau nonton donald duck." agatha tak mau kehabisan ide untuk membuat putrinya menurut.


"Mana-mana." maura seketika lupa dengan keinginannya saat agatha menawarkan menonton film kesukaannya.


Maura menjeda film yang sedang ia tonton Saat dirinya sedang asyik menonton.


"Mommy suala apa itu?" tanya maura saat mendengar suara keributan dari bawah.


Perasaan agatha mendadak resah. ia takut jika jason akan berbuat di luar batas.


"Mommy." panggil maura saat ia melihat agatha terdiam. ia menggoyangkan tangan agatha cukup keras.


"Ah ia sayang mommy juga tidak tau suara apa itu. mungkin itu suara TV yang sedang mbak nur tonton sayang." kilahnya agar maura melupakan suara yang barusaja yang ia dengar.


"Daddy." raut wajah maura berubah ceria saat kedua matanya melihat lelaki yang sudah beberapa hari ini tak maura lihat.


"Maura." panggil juli saat melihat putrinya sedang berada di gendongan agatha. maura merosot turun ia berlari menghampiri juli.


Jason menatap agatha kesal. dia tidak menurut dan mendengar ucapannya. namun matanya melihat keponakannya yang begitu akrab dengan juli membuat hatinya juga turut hanyut. kedekatan mereka berdua membuat jason tak tega jika memisahkan juli dengan maura. ada rasa bersalah setelah ia menghajar juli.


"Daddy napa ini ada dalah?" tanya maura saat sudah berada di gendongan juli. tatapannya beralih menatap bibir juli. juli meringis saat tangan mungil maura menyentuh bibir juli yang terdapat luka.


"Oh ini tadi daddy jatuh sayang." bohong juli agar putrinya tak mengetahui kejadian yang barusaja terjadi.


"Atit?" tanya maura merasa khawatir.


"Oh No honey." balas juli cepat.


Maura lekas beringsut turun.


"Mommy di mana betadinnya lula mau obatin daddy." ucapnya menarik baju yang agatha kenakan.


"Ada sayang, ayo kita ke belakang tanya mbak nur di mana p3Knya." ucap agatha seraya menuntun putrinya.

__ADS_1


Maura menurut melangkah pergi.


"Kau lihat hasil perbuatanmu maura bisa hidup di dunia berkat kebrengsekanmu jul." ucap jason mengangkat bibir kanannya.


"Maaf kak." ucap juli merasa bersalah.


"Daddy ayo duduk sana. mau lula obatin." ucap lula mengajak juli duduk di sofa.


Juli duduk di sofa seraya mengamati maura yang sedang mengobati dirinya. mulai dari mengambil kapas menuangkan betadin ke kapas hingga menempelkan ke bagian yang luka.


"Lula seling jatuh sama mommy di obatin pake ini." celoteh maura de sela-sela dirinya mengobati juli. juli mengangguk angguk mengerti.


Jason yang berada di pinggiran kolam masih terus bergulat dengan pemikirannya. sebagai kakak ia tentu tak bisa hidup tenang selama adiknya memiliki masalah.


Agatha yang berada di belakangnya masih mengamati punggung kakaknya. ia mendekat menepuk bahu jason.


"Kak." panggil agatha.


"Hem."


"Apa kau marah padaku?" tanya agatha mencoba membuka obrolan.


"Aku minta maaf tadi tidak menurutimu." ucapnya penuh sesal.


"Maura memang membutuhkan kalian berdua." jason menoleh ke samping di mana agatha berada.


"Kakak." agatha masih belum mengerti apa yang jason katakan.


"Kakak memang marah pada juli, tapi kakak tidak tega memisahkan maura dengan ayah kandungnnya. tapi semua keputusan ada di tangan papi dan kak jo." ucap jason seraya memeluk agatha.


Bersambung. . .


Tetap biasakan setelah membaca meninggalkan jejak dengan memberikan


Like


Comen


Vote dan


Masukan ceritaku ke dalam cerita favorit kalian ya ❤

__ADS_1


__ADS_2