One Night Love With Step Brother

One Night Love With Step Brother
episode 5


__ADS_3

sepulangnya juli dari rumah oma laura ia tak bisa memejamkan matanya. padahal tadi sore ia sudah ngantuk berat, bayangan kedekatan agatha dengan pria lain membuat kantuknya seketika lenyap. berguling ke kanan ke kiri berulang kali ia berperang dalam pikirannya apa pria itu yang menjadi alasan agatha mengakhiri hubungan dengannya.


juli sengaja berada di barisan belakang juli ingin muncul di akhir acara dan memberikan hadiah untuk agatha. namun sayang awal kemunculan agatha di dalam acara membuat hatinya perih. seorang pria memberikan hadiah dan setangkai bunga membuat hatinya terbakar api cemburu. berkali kali ia menahan amarahnya supaya tak melakukan keributan. tak ingin berlama lama melihat kedekatan agatha dengan pria asing itu juli pergi meninggalkan acara dengan hati yang terluka.


terlihat jelas juga jason kakak agatha begitu akrab dengan pria itu. awalnya juli menolak ajakan ayah sean datang ke rumah omanya agatha namun karena ayah bilang ini adalah hari ulang tahun agatha dengan semangat membara ia ikut pergi. juli hampir saja melupakan hari ulang tahun kekasihnya untung saja ayahnya mengingatkan. juli langsung pergi ke mall menuju toko emas membelikan kalung untuk agatha sebagai hadiah. namun melihat kedekatannya dengan pria itu juli mengurungkan niatnya.


"apa aku harus bertanya pada kak jason." juli bertanya pada dirinya sendiri.


tut tut tut tut


"apa kak jas sudah tidur?"


juli beberapa kali mencoba menghubungi jason, akhirnya panggilan yang ke 7 jason mengangkatnya.


jason : [ya halo ada apa jul?]


juli : [anu itu kak ada yang ingin aku tanyakan padamu.]


jason : [mau bertanya soal apa?]


juli : [siapa yang]


"ah sial." juli memaki dirinya sendiri.


sambungan teleponnya terputus, ponsel juli mendadak kehabisan daya ia segera menchrage ponselnya. ia berdecak kesal kenapa habis di saat yang tidak tepat, padahal tinggal sedikit lagi ia akan mengetahui pria yang tadi datang ke acara ulang tahun agatha.


juli kembali merebahkan tubuhnya mencoba memejamkan matanya supaya bisa terlelap.


sang fajar telah muncul dari timur suara dering alrm pukul 07.00 juga tlah berbunyi sejak tadi. ia membuka matanya perlahan menatap sekelilingnya ia baru teringat kemarin malam ia menginap di rumah bukan di apartemen. ya kemarin setelah datang ke rumah omanya agatha ia memutuskan meninggalkan acara yang belum kelar dan pulang ke rumahnya.


ia segera bangkit dari ranjangnya menuju kamar mandi untuk bersiap pergi ke kampus.


*********


jam 12 siang memang waktu yang tepat untuk beristirahat, terlihat beberapa siswa siswi memadati kantin sekolah. namun ada juga yang lebih suka berada di dalam kelas, perpustakaan dan taman sekolah. di taman terlihat 3 orang siswa siswi duduk di atas rumput sambil memainkan ponsel mereka masing-masing.


"kak jen kapan kita mulai latihan lagi?" tanya tyas sambil membuka bungkus snak jajanan ringan.

__ADS_1


"aku belum mendapatkan balasan dari agatha." jawab jenny sambil melirik ke arah tyas.


"bagaimana kalau sepulang sekolah kita datangi apartemennya?" jawab pandu yang muncul entah dari mana.


"aku tidak yakin jika agatha ada di apartemen." jawab aluna.


"terus kita harus gimana?" tanya jenny.


"jangan membuang waktu lebih baik kita latihan lagi saja." ucap pandu.


"ide yang bagus." jawab aluna ikut memakan snak milik tyas.


"bagaimana jika berlatih di rumahku." ucap aluna.


"setuju." jawab mereka serempak.


mereka merencanakan latihan dance bersama walau tanpa agatha setelah pulang dari sekolah. ada rasa kecewa dalam hati mereka mengingat agatha yang membuat semuanya menjadi runyam. mendaftarkan diri untuk acara pentas seni, namun tak berdiskusi dulu dengan teman-temannya untung saja tyas dan pandu mau untuk ikut acara perpisahan yang akan di adakan beberapa hari lagi.


*********


papi : [happy birtday my daughter, long life, healthy always and always happy. papi love you ale]


jonathan : [happy birtday my little sister, live long and may God's blessings be with you are ale]


jason : [ale aku ingin berkunjung ke apartemenmu, apa kau ada di sana?]


jenny :[bagaimana kau mengabaikan kami, mana tanggung jawabmu agatha?]


membaca pesan dari jenny seketika mata agatha membulat sempurna, ia baru teringat dengan acara pentas seni yang akan di adakan pihak sekolah beberapa hari lagi. ia terus berdecak kesal pada dirinya sendiri bagaimana mungkin ia bisa melupakan acara sepenting ini.


ia menyambar handuknya mandi dan bersiap pergi ke rumah jenny. ya ia berlari ke sana ke mari mengambil tas memasukan ponselnya ke dalam tas.


ia berjalan tergopoh gopoh menghampiri opa wisnu dan oma laura untuk berpamitan mencium punggung tangan opa dan oma secara bergantian.


"opa oma aku mau pergi ke rumah jenny ada latian untuk pentas seni beberapa hari lagi."


"hati-hati di jalan" ucap oma laura.

__ADS_1


"jangan pulang malam." ucap opa mengusap rambut agatha lembut.


"siap." jawab agatha sambil tersenyum.


"pergi dianter rudi saja." tawar oma.


"ngga usah, ale naik taxi aja oma." tolak agatha.


agatha pergi meninggalkan rumah oma menunggu taxi yang lewat di depan rumah. kemarin sore ia berkunjung ke rumah oma tak menggunakan mobil sendiri melainkan dengan mobil kak jason.


lumayan cukup lama ia menunggu taxi yang lewat. terlihat mobil sedan berwarna putih berhenti di depannya. pemilik mobil menurunkan kaca mobilnya dan tersenyum ke arah agatha.


ia masih mematung siapa yang sudah memberhentikan mobilnya. tak berselang lama ia tersadar melihat chen.


"ale kau mau ke mana?" tanya chen.


"ke rumah teman." jawabku tersenyum.


"biar ku antar." ajak chen langsung turun dari mobil membukakan pintu untuk agatha.


"apa tidak merepotkan?"


"tentu saja tidak." jawab chen menutup pintu mobil dan pergi melajukan mobilnya membelah jalanan kota yang sudah mulai di padati segala jenis kendaraan.


agatha menunjukan alamat rumah jenny pada chen. di perjalanan mereka mengobrol banyak hal bersama sesekali terdengar suara tawa dari keduanya.


di pemberhentian lampu merah mata agatha melihat ke samping kirinya terlihat jelas wajah juli. ia mencincingkan matanya menatap lekat siapa orang yang berada di samping juli namun tak begitu terlihat jelas. yang ia lihat seorang wanita duduk di samping juli. agatha mengalihkan pandangannya ke arah lain. dadanya mendadak merasa sesak, matanya mulai berembun mencoba menahan tangis di depan chen.


bersambung. . .


jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol


Like


comment


vote

__ADS_1


__ADS_2