
Beberapa hari kemudian.
Entah Freya sengaja menghindar karena marah atau memang karena canggung, wanita itu kembali pada tujuannya itu.
Kini, Freya sibuk dengan rumor yang di buat oleh Greta dengan bantuan Samoni. Rumor yang mengatakan jika Freya menggoda George.
Sehingga karena rumor itu, saham di perusahaan Freya sedikit turun. Itu karena nama baik Freya sedikit buruk dan terancam dengan judul berita 'Freya menggoda Si Tuan muda terhormat'
Tidak sedikit wanita yang menentang dan menyalahkan Freya, mereka tidak terima jika ada wanita yang terlihat menggoda George.
“Kalian Bukankah tahu jika Tuan George itu sangat sulit didapatkan. Aku yakin jika wanita yang bernama Freya itu yang menggoda Tuan George lebih dulu.”
“Benar sekali, ya ampun ..., tidak sangka ya wanita sehebat itu ternyata juga bernaung dari laki-laki.”
“Bukankah cara dia menggodanya juga tidak elit?”
“Hahaha, kita tak bisa melihat seseorang hanya lewat sampulnya saja. Buktinya wanita itu ternyata memakai orang dalam untuk membantunya.”
Begitulah komentar para wanita yang mendengar berita itu, mereka sibuk dengan menyalakan Freya. Berita itu berawal dari sebuah video yang mana saat itu, Freya di berikan obat perangsang dengan dosis tinggi.
Ternyata diam-diam Greta juga membuat video di dalam acara pembicaraan mereka. Dan dengan bantuannya Samoni, berita itu menyebar luas.
Di tempat lain.
“Kenapa Anda selalu jual mahal pada saya? jika saya tahu Anda adalah orang yang seperti ini, saya juga menginginkan tidur bersama dengan Anda.”
Seorang laki-laki muda menatap ke arah Freya dengan tatapan yang sedikit merendahkan. Terlihat jelas jika laki-laki itu sangat ingin mendapat Freya.
Orang itu tak lain adalah Riko, adik tiri George. Ia yang sudah mengenal Freya cukup lama, belum lagi Rico sangat mengagumi sosok Freya.
“Apa Anda sudah berbicaranya? jika sudah Anda bisa langsung pergi dari sini,” kata Freya dengan nada yang terdengar acuh dan tidak sukanya.
Freya tidak tahu alasan mengapa laki-laki itu ada di sini, ia tidak menyangka jika kondisinya saat itu bisa dimanfaatkan menjadi berita seperti ini.
“Apa karena saya tidak sehebat saudara saya? hingga Anda lebih memilih untuk menjual diri padanya,” Rico merasa kesal dan juga marah.
__ADS_1
Seandainya dirinya bisa secepatnya mengambil kuasa di tangan George. Seandainya dirinya bisa mengalahkan laki-laki bernama George itu secepatnya, apakah Rico juga akan mendapatkan Freya?
“Saya tidak ada hubungan apapun dengannya,” kata Freya dengan nada acuhnya.
Bagaimana Freya bisa lupa jika dirinya beberapa hari lalu sempat menghabiskan malam bersama dengan. Itu semua tak lain karena Greta.
“Hahaha, apa Anda sedang bercanda pada saya?”
Tatapan Rico sedikit berani, ia hendak memeluk Freya tapi langsung di serang oleh Fina. Seketika itu juga Rico terpental beberapa langkah.
“Apa Anda berniat melecehkan Tuan saya? jangan coba mendekatinya, atau saya yang akan melawan Anda!”
Fina menatap bengis dan tak suka pada Rico yang kini hanya diam dengan ekspresi kesakitannya. Tendangan itu benar-benar tak main-main.
“Cepat atau lambat kamu juga pasti akan merasakan akibatnya, dan di saat itu terjadi, kamu pasti akan memohon-mohon padaku setelah George bosan dan membuangmu!”
Perkataan Rico terdengar menyumpahi Agara Freya nanti akan di buang oleh George. Dan Rico memang sudah mempercayai berita Itu.
Hingga Rico akhirnya menatap Freya dengan cara yang berbeda, ia seolah berfikir jika Freya memang wanita yang menggoda George.
“Ternyata aku tidak salah menolak kamu dulu. Lelaki yang tak tahu tempat,” kata Freya menatap tajam.
Setelah Rico langsung pergi begitu saja, ia menatap kearah Freya dengan tatapan marahnya sebelum ia benar-benar keluar.
“Apa yang akan kita lakukan?”
“Kita akan lihat seberapa besar pengaruh ini. Aku yakin jika tujuan Greta membuat berita ini agar kita terfokus pada berita ini saja,” kata Freya dengan tatapan dalam yang terlihat menatap lurus.
*****
Sementara itu.
“George, apa-apaan ini? apa benar kamu ada hubungan dengan wanita bernama Freya itu?”
Helena, wanita yang kini sudah resmi menjadi mantan tunangannya George. Ia yang merasa tidak terima akan berita itu langsung datang ke tempat George.
__ADS_1
George hanya melihat ke arah Helena dengan tatapan matanya yang terlihat acuh dan tidak peduli. Padahal George sudah menegaskan jika mereka tidak ada yang namanya hubungan lagi.
“Kamu tidak bisa memutuskan pertunangan ini begitu saja. Kamu juga akan mendapatkan skandal karena hal ini. Apa kamu masih ingin mengungumkan berita itu lagi? kamu masih ingin mengungkapkan pemutusan pertunangan itu?”
Helena yakin, dengan adanya berita ini, jikapun George peduli pada Freya. Laki-laki pasti akan memilih untuk menjaga nama baik Freya dan menghentikan sejenak niatnya untuk memutuskan pertunangan.
“Tujuan yang diinginkan telah tercapai, dan itu sudah tidak membutuhkan bantuan Anda lagi,” kata George dengan acuh dan kata yang terdengar asing.
Helena tak terima, ia marah dengan kata-kata George yang menjelaskan jika mereka kini terlihat asing dan tak memiliki hubungan lagi seperti dulu.
“Baiklah, cepat atau lambat kamu juga akan kembali dan menjadi milikku, dan di saat itu tiba. Tidak akan kubiarkan Freya merebut kamu dariku,” yakin Helena menatap George yakin.
*****
Freya memilih untuk tidak mengambil pusing masalah rumor itu, ia sudah memerintahkan Fina mengurus itu sementara waktu.
Dan Fina akan meminta Nick dan Athaya untuk bisa meredakan rumor itu. Dan saat itu, Freya diberikan pilihan oleh Fina untuk berhenti sementara waktu.
Freya diharuskan untuk beristirahat sejenak dari rumor yang sudah berlalu seharian ini. Meskipun Freya tidak setuju, tapi karena mereka memaksa maka akhirnya fina menemani Freya selama mereka berlibur.
“Aku tidak ingin karena rumor ini akan membuat emosi kamu tidak terkendali. Kita harus tetap fokus pada hal yang kita rencanakan Freya, bagaimanapun kamu jelas tahu jika Greta ingin mengecoh kita,” kata Fina lantas dijawab anggukan.
Apa yang Fina katakan benar, sekarang musuh Freya tidak hanya melawan Greta saja, tapi ia harus melawan Samoni yang licik dan rencananya tak tertebak.
Freya tidak bisa fokus pada rumor ini saja, tujuannya adalah agar bisa menangkap Greta kembali ke tempat wanita itu seharusnya berada.
“Tapi tunggu, kenapa laki-laki yang terkenal dengan sikapnya yang buruk bisa membebaskan Greta begitu mudah? apa ada hal yang Greta lakukan hingga Tuan Samoni itu membantunya?”
Freya yang mendengar itu hanya menggeleng dan tak terlalu peduli. Freya kini hanya fokus untuk mencari hal yang ingin ia cari.
Tentang dalang sebenarnya dari orang yang membunuh kakeknya, serta tentang Greta yang harus ia dapatkan lagi.
“Berapa lama kita akan tinggal di sini?”
“Tiga hari, anggap saja sebagai liburan.”
__ADS_1