Pembalasan Dendam Si Cantik

Pembalasan Dendam Si Cantik
Menyusun rencana!


__ADS_3

“Lalu kenapa Anda bertanya akan hal itu? apa ada sesuatu hal yang Anda rasa mencurigakan?” tanya Greta yang merasa penasaran.


“Aku rasa tidak ada sesuatu hal yang menarik bagi seorang George di dunia ini. Kecuali itu Freya, dan orang itu.”


Orang itu? siapa orang itu? tapi karena Greta tidak berani bersikap lancang. Ia hanya bisa memendam pertanyaan yang ia rasakan di dalam hatinya ini.


“Lalu kenapa Anda tidak bisa membantu saya? apa itu juga karena Tuan George itu?” tanya Greta lagi dengan nada penasarannya.


“Aku sudah membantu kamu, tapi masalah itu memang hanya bisa tuntas jika kamu melakukan konversi pers di depan publik.”


Greta hanya mengangguk.


Greta rasa mungkin orang yang menyebar foto tentang dirinya dan Samoni adalah orang lain yang memusuhi dirinya, bukan George. Dan mungkin, George hanya berniat melindungi orang yang menjadi musuhnya itu.


“Apa Greta masih hidup? aku yakin monster itu sudah lama mati! tapi sekalipun dia masih hidup, aku akan pastikan jika nasibnya akan buruk,” batin Greta.


Greta sangat membenci Freya, rasa iri dan dengkinya bahkan sudah ada sejak ia kecil. Semakin hari rasa iri dan bencinya semakin membesar.


...****************...


Madam Amilia yang kini sedang berada di depan pintu kamar Freya. Ia hanya diam dan tak bisa untuk berkata apapun.


Nyatanya, seperti yang pernah ia duga. Dan pada akhirnya Freya berniat pergi meninggalkannya. Dan Madam Amilia tidak memiliki kemampuan lagi untuk bisa berbicara dengan wanita itu.


Cucunya itu tampak dingin, raut itu selalu ia tunjukkan pada siapapun itu. Meski selama ini Freya selalu akan bersikap ramah pada siapapun, tapi semenjak ingatan itu kembali.


Sikap dingin itu kembali.


“Jika kamu memerlukan sesuatu, kamu bisa katakan itu langsung pada Madam. Jangan pernah ragu untuk bisa mengatakan itu,” ujar Madam Amilia sedikit sedih saat ia menatap ke arah cucunya.


Madam Amilia yang terkenal tak punya hati karena sikap otoriter dan tempramentalnya, ia kini terlihat lemah dan tanpa ragu menunjukkan rasa keberatan dengan kepergian Freya.


“Terima kasih untuk tawarannya, tapi saya tidak akan menerima semua kebaikan Anda sebelum saya tahu dan yakin jika Anda memang keluarga saya.”


Setelah mengatakan itu, Freya lantas keluar dari kamarnya. Ia berjalan menuruni tangga dengan tatapan dari Madam Amilia yang hanya diam dan tak mengatakan apapun.

__ADS_1


“Nona, apa Anda sudah yakin akan meninggalkan kami saat ini? meskipun Anda tak yakin jika Madam Amilia bukan keluarga Anda, tapi kami tidak akan pernah ada niat menyakiti Anda,” jelas Shan.


Freya terdiam sejenak, ia menatap ke arah Shan dengan tatapan mata dinginnya itu. “Kamu saja bisa berkhianat pada Ayah, kenapa tidak dengan saya juga?” Freya kini tidak akan mudah percaya pada orang lain lagi.


Kenyataan yang menamparnya membuat Freya sulit untuk percaya pada siapapun lagi. Jika keempat orang yang kini resmi menjadi anak buahnya, Freya masih percaya mereka karena merekalah yang mengembalikan ingatan Freya.


...****************...


Keesokan harinya.


Freya sudah menyusun rencana. Ia memerintahkan jika Fina dan ketiga orang lainnya harus bersiap diri hari ini juga. Freya akan pergi ke negara tujuannya tapi bukan di negara Z ini.


“Kamu yakin tidak ingin membangun organisasi rahasia kita di negara Z ini?” tanya Fina dengan nadanya yang terlihat heran.


Padahal negara Z ini bisa dikatakan adalah negara terbaik di dunia dalam segi apapun. Dari informasi yang tidak bisa diketahui secara mudah oleh negara manapun, dan masih banyak kelebihan lainnya.


“Kamu tahu bukan jika negara Z ini bukanlah negara biasa? kekuatan negara Z ini sudah hampir ada yang memonopolinya?” pertanyaan Freya membuat mereka berempat hanya diam sejenak.


“Apa yang Freya katakan itu benar, aku dengar jika di negara ini telah dimonopoli oleh empat besar kekuatan hebat. Yang aku dengar, Madam Amilia berada di posisi ketiga dalam memonopoli,” ujar Nick.


“Iya, mungkin karena hal itu Freya membangun kekuatan di tempat lain. Kalian pasti tahukan jika kita nanti membangun kekuatan disini, pasti nanti akan ada sedikit konflik yang bisa menghambat kita kedepannya. Jadi apa yang Freya katakan itu ada benarnya,” timpal Fina yang menyetujui saran Freya.


Mereka berempat tanpa menunggu waktu lama lagi langsung bergegas untuk menyiapkan segala hal yang akan mereka bawa.


...----------------...


Tak lama.


Freya mengumpulkan keempat anggota barunya itu, mereka yang akan Freya jadikan anggota inti. Freya sangat paham dengan kemampuan mereka.


Frans, laki-laki dengan kepintarannya di atas rata-rata, ia pandai sekali dalam menggunakan komputernya itu. Selain itu, Frans ahli dalam menghack sistem keamanan yang cukup kuat.


Freya yakin dengan kemampuan Frans itu, banyak yang akan dibuat takut oleh kemampuan laki-laki itu.


Dan untuk Fina, ia sangat ahli dalam menggunakan pistol atau pisau. Ia sangat cocok untuk misi yang akan berhubungan dengan seni bela diri. Itu akan memudahkan Freya jika nanti mereka diserang.

__ADS_1


Athaya, dia sangat pandai membuat racun dan juga ramuan yang bahkan hanya dia sendiri yang bisa membuat penawarnya langsung.


Untuk Nick, ia memang terlihat seperti laki-laki malas yang hanya peduli akan gamenya. Tapi dibalik itu, ia sebenarnya sangat ahli dalam mencari informasi yang dibutuhkan.


“Apa hari ini kita akan berangkat ke tempat yang akan kita tuju?” tanya Fina langsung memasukan salah satu koper miliknya satu persatu.


“Kamu ini! bawa yang perlu-perlu saja. Nggak perlu itu bawa semua barang-barang kamu,” komentar Nick kesal saat melihat Fina hampir membawa lima koper.


“Hei, ini sudah yang penting-pentingnya aja. Bahkan ada sebagian yang tidak aku bawa tahu,” kesal Fina yang menatap Nick sinis.


“Masih ada yang belum kamu bawa? gila! bahkan barang-barang milikku ini tidak sampai dua koper loh,” ujar Nick.


“Saya sudah menghubungi mobil yang lain yang akan membawa barang-barang kita. Nanti mereka yang akan menjaga barang-barang kita,” ungkap Frans yang sontak langsung membuat perdebatan kedua orang itu terhenti.


“Oh ya, kita akan pergi ke negara mana Freya?” tanya Fina saat mereka sudah berada di dalam mobil milik Frans.


Mobil yang cukup besar dan panjang. Bahkan mobil itu sanggup untuk menampung hingga dua belas orang jika mau.


“Negara F, kita akan ke sana!” jawab Freya yakin.


“Negara itu? kenapa harus negara itu?” tanya Fina tak mengerti. Sayangnya Freya tidak berniat mengatakan apapun lagi.


Negara F terkenal tertutup, dan sangat jarang ingin terekspos di dunia luar. Tapi negara itu belum bisa dibandingkan dengan negara Z ini. Mungkin jika harus dibandingkan dengan negara A, negara F lebih baik dari segi rahasia dan ketertutupan.


#####


Hmm, negara F?🧐


Kalian penasaran nggak kenapa Freya ke negara itu?


Sedikit penjelasan dari cerita yang ingin author buat.


Negara A itu tempat Freya tinggal dulu, negara yang mana ia tumbuh besar.


Sedangkan negara Z itu negara yang bisa dikatakan paling baik dan maju dari segi apapun.

__ADS_1


Nah, kalau negara F, ada alasan tersendiri kenapa Freya akan membangun sebuah organisasi khusus miliknya itu disana.


__ADS_2