
Freya, wanita yang kini sudah fokus pada niat dan tujuan yang akan ia inginkan. Ia kini berpura-pura membantu ayahnya, Antonio.
Entah apa tujuan wanita itu masih saja memberikan bantuan pada ayahnya. Yang jelas itu ada maksud yang tersembunyi.
“Bukankah Antonio itu terlalu serakah Nona? ia tidak tahu diri dan berfikir jika Anda akan terus memberikan apa yang ia minta.” Sekretaris yang baru bekerja kurang dari satu tahun itu.
Sekretaris itu bernama Betty, ia seorang wanita cantik yang cekatan dan juga jujur. Ada beberapa tahap khusus yang dilakukan oleh keempat orang kepercayaan Freya sebelum mereka menempatkan seorang sekretaris itu tepat di samping Freya.
Ujian kejujuran dan juga tes kecekatan, Bettylah yang unggul dari banyaknya para karyawan yang ingin menjadi sekretaris Freya.
Dan dalam kurung waktu kurang dalam satu tahun ini, perusahaan F&G sudah sangat maju. Kemajuannya itu bahkan tidak bisa di tebak oleh siapapun. Kemunculan perusahaan F&G itu, membuat perhatian publik seakan terfokus padanya.
Apalagi, beberapa hari yang lalu. Freya sudah resmi mengumumkan jika perusahaannya ini adalah anak dari perusahaannya yang berada di negara F.
Negara itu adalah tempat pertama kalinya Freya membangun perusahaan sekaligus kekuatannya itu. Dan di negara F, perusahaannya yang bernama Freya Corp's sudah sangat terkenal.
Walaupun negara F tidak sehebat negara A yang terkenal misterius itu. Tetap saja negara itu tempat orang-orang kaya berkumpul.
Dan di negara Freya sekarang yang tidak lain adalah negara Z, dan negara F cukup terkenal di sini. Jadi keputusan Freya yang dengan sengaja mengungkapkan identitas dari perusahaannya, membuat kemajuan di perusahaannya semakin mendobrak kemajuan dengan pesat.
Entah itu perusahaan Freya Corp's ataupun itu perusahaan F&G.
“Nona, sekalipun perusahaan kita kini terus naik dan harga sahamnya selalu menjadi yang paling terus naik setiap harinya. Tetap saja tuan Antonio tak berhak terus memeras Anda seperti ini,” ujar sekretaris itu terdengar mengeluh.
Betty berfikir jika Freya adalah orang yang polos dan juga sangat baik. Freya yang terus patuh pada Antonio yang meminta uang setiap Minggu dengan jumlah yang fantastis itu, membuat Betty kesal saat mengetahui betapa uang yang keluar setiap Minggu.
Dan itu sudah berjalan kurang dari 2 bulan.
__ADS_1
“Betty, saya tidak sepolos yang kamu pikirkan. Jadi berhentilah untuk berfikir seperti itu,” kata Freya.
Freya tahu dengan jelas apa yang dipikirkan oleh Betty saat ini, tapi ia tidak sepolos dan sebaik itu. Ia hanya baik karena ini adalah rencananya.
Bukankah ayam akan diberi makan sampai kenyang sebelum ia akan di potong? dan bukankah ikan akan di panen setelah besar?
Freya kini sedang menunggu moment yang tepat untuk bisa menjatuhkan Antonio. Laki-laki itu bahkan tidak sadar jika anggota mafianya itu kini sudah hancur tak berbentuk.
......................
“Sialan! orang-orang gila mana yang rela pergi dari mafia ini?! kenapa mereka memilih keluar begitu saja tanpa takut bahaya?!” Antonio marah. Ia tidak terima saat banyak para bawahannya yang memilih untuk keluar dan hidup sebagai orang biasa.
Ada yang memilih untuk menjadi anggota mafia lain. Ada yang hidup dengan kehidupan normal, ada juga yang memilih untuk tetap berada di sini karena itu paksaan dari Antonio.
“Tuan, anggota kita yang dulunya berjumlah seribu, kini mungkin tidak sampai seperempat dari jumlah itu. Apa Anda akan diam saja dengan keputusannya Nona Freya itu?” asisten kepercayaan Antonio yang bekerja kurang lebih tiga tahun lamanya. Ia adalah pengganti Shan, asisten Antonio dulu.
Tatapan Antonio tak bisa dielak jika ia marah. Padahal ia berniat memoroti Freya sebanyak mungkin. Tapi kini, ia justru yang merasa telah dibodohi.
Bagaimana tidak, Freya sekarang adalah pemilik saham terbesar kedua di perusahaan Garlfried. Saham Freya sekitar 30%, dan mungkin saja jika Freya mengambil alih posisi pemegang saham pertama, dia bisa saja menentukan dan mengatur perusahaan.
Belum lagi mafia Shadow ini, hampir sembilan puluh persen dana yang ada di mafia ini adalah atas biaya yang diberikan oleh Freya.
Bagaimana tidak, setiap mereka akan ada misi, seseorang dari organisasi lain justru lebih dulu menyelesaikan misi itu. Hingga tiga bulan berlalu mereka hanya menyelesaikan beberapa misi kecil tanpa ada hasil. Kekuatan mafia milik Antonio itu seolah diambil satu persatu dengan cara perlahan dan licik.
“Oh ya untuk masalah surat pilihan itu. Kamu cari tahu siapa saja yang memilih untuk keluar dari Mafia ini, beri mereka dan keluarganya pelajaran yang menyakitkan karena dengan berani mereka memilih keluar,” Antonio adalah orang yang tidak akan diam saja saat melihat orang yang harusnya berada di bawah kakinya bisa bebas.
“Baik tuan, akan saya lakukan. Saya akan memberi Anda informasi dan data anggota yang keluar itu.”
__ADS_1
...****************...
Sementara itu,
Freya hanya diam dan tak mengatakan apapun. Di sini, dihadapannya ini ada keluarga Farh. Tuan Farh yang tidak lain adalah ayah Yoshua, ia kini sedang sujud dan memohon pada Freya.
“Nona, saya mohon bantulah perusahaan saya ..., saya berjanji akan memberikan keuntungan yang besar jika Anda membantu perusahaan saya ...,” mohonnya itu.
Nyonya Farh yang tidak lain adalah ibu Yoshua, wanita yang begitu sombong dan menganggap Freya monster saat itu. Ia kini ikut memohon dan juga tidak henti-hentinya ia menjilat Freya dengan kata-kata yang menyanjung.
Itu terdengar menjijikkan bahkan ditelinga siapapun yang mendengarnya. Siapa saja tahu jika kata-kata ibu Yoshua itu tidak tulus.
“Nona, Anda pernah memiliki hubungan dengan anak saya. Apa kini Anda ingin kembali padanya?” tanyanya tuan Farh.
“Jika kalian bersama kalian pasti akan cocok dan sangat serasi. Saya sebagai ibunya bahkan akan merasa senang dan merestui kalian,” kata ibu Yoshua itu.
Wanita yang dulu sangat membenci Freya, kini dengan sendirinya memohon pada Freya. Entah mereka dapat informasi dari mana hingga mereka berfikir jika mereka akan dibantu dengan syarat memohon.
“Saya tak pernah meminta kalian memohon seperti ini! sudah saya katakan sejak awal, saya tak akan pernah berniat membantu orang tanpa kepentingan apapun!” dingin Freya dengan tatapan lurusnya.
“Ku mohon ..., selamatkan perusahaan kami ...,” pinta Tuan Farh itu dengan memohon.
“Sudah saya katakan Tuan, saya tidak akan pernah membantu kalian. Dosa kalian pada keluarga saya terlalu besar! dan tidak bisa saya maafkan begitu saja. Kalian pikir kalian bisa hidup dengan mudah setelah menikmati kebahagiaan yang panjang ini?”
Tatapan mata Freya kini terlihat serius dan dingin. Ia bahkan menatap mereka dengan datar dan acuh. Tidak akan pernah Freya biarkan orang yang telah merusak kebahagiaannya hidup dengan mudah.
Keluarga Farh adalah salah satu dari perusak kebahagiaan terbesar Freya. Kematian kakeknya membuatnya harus hidup menderita seperti ini.
__ADS_1
“Kalian akan tetap menanggung akibat dari apa yang kalian perbuatan di sama lalu,” tegas Freya yang pergi begitu saja.