
Freya tidak tahu apa yang diinginkan oleh George. Dan kiini laki-laki itu bahkan membuat sebuah konferensi pers tanpa izin darinya.
Padahal Freya sudah menyelesaikan masalahnya mengenai rumor buruknya itu, ia sudah mengirim sebuah video menggunakan akun palsunya tentang kebenaran yang terjadi. Selain itu, publik kini sedang ramai dengan siapa Greta berselingkuh.
Karena Freya sudah memasang wajah Samoni tanpa ia kaburkan sama sekali. Seperti yang Greta duga jika hal itu akan membuat Samoni ikut terlibat, dan Freya sengaja melakukan itu.
Freya tidak takut dengan Samoni, ia malah dengan jelas memprovokasi Samoni yang sudah ia anggap laki-laki itu sebagai musuhnya.
...****...
“Apa yang Anda inginkan sebenarnya?” tanya Freya yang menatap tajam ke arah George yang bisa seenaknya menyuruhnya datang.
Freya tidak tahu mengapa George memanggilnya untuk datang, George seolah meminta Freya datang agar bisa ikut mengklarifikasi mengenai rumor buruk yang tersebar beberapa hari yang lalu.
“Masalah ini harus kita selesaikan sesegera mungkin, jika tidak, itu akan merugikan kamu, aku tidak akan bisa membiarkan ini berlarut begitu saja.”
Tatapan George terlihat yakin, George bagaikan seorang pelindung yang akan melindungi Freya.
Jika hal itu hanya akan merugikan George, mungkin ia tidak akan pernah peduli, karena sudah banyak musuh yang berusaha untuk menumbangkan George dengan berbagai cara. Nyatanya George masih bisa untuk tetap berdiri kokoh dengan perusahaan yang terus-menerus berkembang pesat melebihi siapapun.
“Nona, acara konferensi pers akan diadakan beberapa jam lagi, lebih baik kita segera mempersiapkan diri.”
Mendengar beberapa pelayan yang sepertinya sudah disediakan oleh George, Freya hanya diam sejenak, ia melihat ke arah George yang belum bersiap sama sekali.
“Kenapa Anda juga tidak bersiap? bukankah Anda baru saja dari tempat kerja Anda?” kata Freya yang langsung menatap pakaian kerja George.
Dia saja tidak memikirkan pakaian yang nanti akan dikenakan saat konferensi pers, tapi justru malah menyuruhnya untuk berpakaian rapi.
Mungkin itu yang sedang Freya pikirkan saat ini.
“Tanpa bersiap aku tetap terlihat sama,” maksudnya perkataan itu adalah, tanpa melakukan apapun itu, George akan terlihat tampan dengan wajahnya itu.
__ADS_1
“Anda sangat sombong,” komentar Freya kesal dengan George yang tiba-tiba saja mengungumkan akan adanya konferensi pers dadakan ini.
Padahal Freya sudah menolak bantuan dari laki-laki itu, tapi George tetap saja memaksa untuk membantunya dengan adanya konferensi pers ini.
Sementara itu.
Tempat konferensi pers yang disiapkan hanya dalam kurung waktu dua hari, tempat itu adalah sebuah tempat dengan kepemilikan atas nama George.
Dekorasi dari tempat itu terbilang sangat tidak murah dan bernilai fantastis. Padahal ini hanya untuk sebuah konferensi pers saja, tapi entah kenapa bisa terlihat jika ruangan itu bernilai fantastis.
Tak lama, Freya datang bersama dengan George saat banyaknya reporter hampir dari seluruh dunia datang.
Bagaimana tidak? George adalah pengusaha hebat yang sudah sangat terkenal di setiap negara. Jadi karena itu, saat ada berita mengenai George, orang-orang pasti akan berbondong-bondong datang untuk mendapatkan berita apapun tentang George.
Dan untuk perusahaan Freya, walau mengalami sedikit guncangan tapi tidak berpengaruh banyak. Karena ia juga bisa mengantisipasi mengenai dampak berita itu.
“Tuan, apa yang Anda inginkan dengan konferensi pers ini diadakan? apa benar jika wanita yang ada disamping Anda adalah seorang penggoda handal?” seorang dari banyaknya reporter mulai bertanya meski dengan raut wajah yang terlihat berkeringat dingin.
Mungkin jika nilai berita ini tidak bernilai fantastis, tak akan ada yang meliput dan penasaran. Tapi karena ada banyak sekali orang yang penasaran akan hubungan itu, bahkan bukan hanya di negara ini, tapi juga hingga ke negara-negara lainnya.
Seketika itu juga, reporter yang bertanya mulai berkeringat dingin dan merasa sangat takut jika kemarahan George akan membuat hidupnya akan hancur begitu saja.
“Sa-saya tidak sengaja mendengar dari berita yang saya lihat Tuan. Mohon jelaskan jika memang berita itu hal yang salah Tuan,” kata reporter itu gemeteran.
“Berita itu tentu salah, bagaimana mungkin kalian mengatakan calon istriku menggodaku? apalagi kini wanita ini sedang hamil dan kami akan menikah.”
Berita yang mengejutkan itu membuat semuanya terkejut, tak terkecuali Freya yang bahkan tidak menebak jika George akan berkata seperti ini.
Di saat Freya hendak buka suara dan ingin menjelaskan langsung yang sebenarnya. Bahwa dirinya tidak hamil dan mereka tidak akan menikah seperti yang George katakan tadi, tapi George justru menahannya dengan senyuman dingin khas laki-laki itu.
“Bagaimanapun aku akan bertanggung jawab pada kamu,” kata George mengambil keputusan.
__ADS_1
“Anda bercanda? saya tidak menyangka jika tujuan Anda seperti ini? apa Anda tahu jika saya sangat membenci orang yang memanfaatkan?”
Entah kenapa, Freya masih belum bisa sepenuhnya menerima George. Bukan karena dirinya membenci George, tapi tujuannya belum selesai, Freya tidak ingin jika nanti pikirannya akan bercabang hingga balas dendamnya tidak terwujud.
Kini saat Freya tahu jika kebaikan George memiliki maksud tujuan lain. Ia merasa marah dan kesal, ia bahkan merasa jika laki-laki itu ingin segera mengikatnya agar menjadi milik laki-laki itu.
“Oh ya ampun ...,” seseorang tiba-tiba berteriak dengan terkejut hingga menjadi pusat perhatian saat ini.
“Ah maaf, Tuan bukankah Anda memiliki seorang tunangan, dan itu nona Helena? apa Anda yakin melepaskan wanita sebaik dan secantik itu?”
Seorang reporter laki-laki yang merupakan teman sekolah Helena, dia yang sudah lama mengagumi Helena langsung menyanjung Helena.
“Jika kamu mau, gantikan saja posisiku itu, jadilah tunangan dari wanita itu,” kata George dengan tatapannya yang terlihat marah.
George bukan marah jika tunangannya Helena akan diambil, tapi ucapan laki-laki itu yang seakan berkata jika Freya tidak sebaik Helena yang membuatnya kini sangat marah.
Sedangkan Freya yang melihat tatapan George saat ini, ia berfikir jika George memiliki perasaan pada Helena, Freya berfikir jika alasan George yang akan menikahi dirinya hanya karena tanggungjawab laki-laki itu.
“Anda tidak perlu menikahi saya, saya sudah berkata pada Anda jika lupakan saja hari itu,” tegas Freya yang menolak ajakan menikah itu dengan tegas.
Meskipun George tidak terima dan merasa tersinggung, tapi ia tidak mengatakan apapun. Meski Freya saat ini tidak mengatakan apa-apa, tapi mata tajam George bisa menebak jika Freya salahpaham akan ucapannya tadi.
“Aku tidak mencintai Helena. Bukankah aku pernah mengatakan kepada kamu? aku menikahi Helena itu karena sebuah tujuan,” jelas George.
“Kapan Anda mengatakan itu pada saya? saya rasa itu tidak pernah,” jawab Freya.
“Baiklah, aku akan menjelaskan semuanya pada kamu nanti setelah acara ini selesai,” kata George yakin.
####
Maaf sebelumnya udh nggak up hampir dua Minggu lebih, itu karena author ada kesibukan
__ADS_1
Tapi hari ini author bakal up banyak
Kalau sempat besok juga akan up lagi