
Freya yang mendengar itu hanya diam sejenak.
Apa yang dikatakan oleh Donald itu benar, ia tidak mungkin tidak peka dengan sikap keluarganya yang berbeda padanya.
“Mungkin apa yang sempat Anda katakan tadi itu benar, Kakek hanya tidak ingin saya berada dalam bahaya. Dia pasti berfikir kalau saya adalah anak kandung dari Antonio, jadi Kakek pasti mengira saya tidak akan mungkin disakiti oleh ayah saya sendiri. Tapi nyatanya laki-laki itu sangat kejam, dia saja bisa berbuat kejam pada ayah angkatnya yang merawatnya. Jadi bagaimana mungkin dia bisa memperlakukan aku dengan baik? jelas-jelas aku bukanlah anak dari orang yang dicintainya,” ungkap Freya dengan disertai senyum dinginnya.
“Apapun yang terjadi aku akan ada untuk kamu,” kata George yang menatap Freya dengan tatapan matanya yang terlihat yakin.
“Terima kasih,” entah kenapa kata-kata George bisa membuat Freya senang dan tenang.
Freya sadar, jika George bukan orang yang harus ia hindari. Justru laki-laki itu yang dengan tulus ada untuknya, dari dulu bahkan hingga sekarang.
“A-aku masih penasaran,” meskipun ragu, Freya kini tidak berbicara dengan nada formal ataupun asing lagi seperti sebelumnya.
“Apa yang membuat kamu penasaran?”
“Bukankah kamu mengatakan jika Kakek dari Helena yang tak lain adalah mantan tunangan kamu itu juga terlibat?, apa hubungannya semua itu dengan kamu yang bertunangan dengan Helena?”
“Biar saya jelaskan Tuan,” kata Donald yang lagi-lagi diangguki oleh George.
“Anda tidak lupa bukan jika Anda pernah diculik saat masih kecil? dan itu menjadi awalu pertemuan Anda dengan tuan saya,” jelas Donald yang langsung dijawab dengan anggukan.
“Benar, aku ingat itu.”
“Saat itu, yang menculik Anda tidak lain adalah kakek dari nona Helena. Perusahaan keluarga mereka juga bisa seperti sekarang karena mereka memanfaatkan tuan saya waktu itu. Tujuan tuan saya menerima nona Helena sebagai tunangannya karena demi mendapatkan apa yang seharusnya menjadi miliknya.”
George saat itu membuat sistem keamanan yang kuat dan canggih untuk kakek Helena yang bernama Tuan Yoseph.
Karena sistem keamanan itulah, yang membuat nama dan perusahaan keluarga Helena bangkit dan menjadi sangat maju hingga sekarang.
“Apa itu? apa itu sebuah sistem keamanan atau itu aplikasi khusus? kamu bisa membuat kembali sistem keamanan dan aplikasi yang berbeda bukan? dan itu pasti jauh lebih kuat, mengingat kamu yang bisa terus mengembangkan kemampuan kamu yang sangat luar biasa itu.”
Tatapan Freya saat mengatakan itu terlihat heran menatap ke arah George. Tapi justru George hanya tersenyum.
__ADS_1
“Apa kamu cemburu karena pertunangan itu?” kata George yang langsung dijawab dengan dengusan.
“Anda terlalu banyak berfikir,” elak Freya.
“Sistem itu sangat berharga, sekalipun sistem itu tidak sehebat keamanan yang aku buat saat ini. Tapi apa kamu tidak menganggap itu berharga juga?”
“Dimana letak berharganya?”
“Padahal aku menganggap itu berharga karena kita membuat itu bersama-sama. Lagipula jika beberapa sistem kita kembangkan pasti akan lebih baik lagi.”
Entah kenapa, Freya yang mendengar itu langsung terdiam dan tidak bisa berkata-kata. Apa yang dikatakan oleh George membuat dirinya tersentuh.
Mungkin karena sistem itu dibuat bersama dengan dirinya, itu membuat George menyayangkan jika akan menjadi milik orang lain.
“Dan alasan lainnya karena dengan mendapatkan itu, aku merasa bisa mendapatkan kamu lagi.” Tatapan George kini berubah yakin.
“Apa memang sesulit itu saya dicari? bahkan Anda tak bisa menemukan saya?” tanya Freya dengan tatapan tidak menyangkanya.
“Apa karena itu juga kakek sampai berbohong? dia sampai mengatakan jika Anda telah meninggal.”
Freya kini menatap dalam George, ekspresi dingin dan acuhnya yang selalu ia tunjukkan pada laki-laki itu, kini sepenuhnya hilang, telah tergantikan dengan tatapan yang terlihat bersalah.
“Aku tidak akan menyalahkan kamu, mungkin alasan kamu membenciku meskipun tahu jika aku adalah anak laki-laki yang di culik bersama kamu saat itu tak lain karena kamu berfikir aku meninggalkan kamu.”
“Maaf,” Freya bahkan tidak tahu harus mengatakan apa lagi untuk saat ini.
“Aku maafkan.”
Mendengar itu Freya menatap kembali pada George, ekspresi laki-laki itu masih sama, tetap datar walau mungkin hanya saat menatap Freya saja tatapan yang lembut George akan terlihat.
“Jika mungkin alasan kakek Helen menculikku karena ia membenci kakek dan memusuhinya sejak lama. Lalu apa yang menjadi alasan Tuan Samoni juga terlibat?”
“Untuk alasan itu, Anda akan tahu cepat atau lambat. Tapi itu belum saatnya Anda ketahui saat ini, dan apa kita bisa kembali pada penjelasan awal?”
__ADS_1
Donald berusaha mengalihkan topik, entah apa yang disembunyikan oleh Donald dan George.
“Tuan benar-benar tidak terlibat dalam kematian Kakek Anda nona, dan alasan utama Tuan Samoni membenci kakek Anda karena Anda berharga untuk tuan.”
“Aku tidak mengerti,” kata Freya.
“Intinya, Tuan Samoni sangat membenci Tuan saya, dia akan melakukan apapun demi bisa membuat Tuan saya menderita. Dia tahu Anda adalah kelemahan tuan saya, maka itu dia ikut bekerja sama agar bisa membuat Anda menderit. Penderitaan Anda juga adalah penderitaan secara tidak langsung untu tuan saya,” kata Donald panjang lebar.
“Apa kebencian itu sudah ada sejak lama?”
“Iya, dan saya harap jika Anda ingin tahu mengenai identitas tuan saya, Anda bisa bertanya langsung pada tuan saya,” kata Donald yang pada akhirnya memilih menjelaskan panjang lebar.
“Aku paham, mungkin alasan utama kenapa mereka berusaha untuk membakar rumah sakit tempat di mana kakek saat itu dirawat, itu tak lain karena mereka ingin menghilangkan bukti. Dan alasan kenapa bukti ini masih ada hingga saat ini, itu tidak lain karena keempat orang itu tidak mempercayai satu sama lain hingga memegang pecahan bukti secara terpisah. Bukan begitu?”
Donald yang mendengar itu bahkan berkedip tak percaya, meskipun ia menjelaskan dari awal hingga akhir secara panjang lebar. Tapi ia tak menyangka jika Freya bisa menyimpulkan itu semua sendiri.
“Anda sangat pintar.”
“Terima kasih.”
Freya kini tak memiliki keraguan lagi pada George. Tidak peduli bagaimana caranya seorang George mengumpulkan bukti itu hingga lengkap, yang jelas kini Freya sangat tahu jika George sudah berusaha dengan keras demi membuat ia percaya pada laki-laki itu.
...*****...
Dengan adanya bukti itu. Perusahaan keluarga Helena yang awalnya sangat kokoh seakan tidak akan pernah hancur, hari demi hari mengalami kemunduran.
Hingga George mengambil apa yang ia inginkan, dan Santo yang tak lain adalah kakek dari Helena itu, ia bahkan harus menerima hukuman atas perbuatannya.
“Sayang sekali, saat ini tuan Samoni belum bisa kita penjarakan seperti yang musuh lainnya. Jika Anda meminta langsung pada Tuan George, mungkin dia akan melakukan yang Anda inginkan,” kata Donald yang kala itu menyampaikan berita pada Freya.
Entah apa maksudnya dari perkataan Donald, seakan ada teka-teki yang harus Freya pecahkan tentang identitas asli mereka berdua.
Apa Samoni dan George saudara? atau apa ada hutang Budi George pada Samoni? hingga George bahkan tak pernah membalas Samoni yang terus menyinggungnya.
__ADS_1