Pembalasan Dendam Si Cantik

Pembalasan Dendam Si Cantik
Tolong siapapun itu!


__ADS_3

Freya yang mendengar kenyataan itu pun hanya terdiam. Ia mengepalkan tangannya erat-erat karena begitu tak percaya dengan apa yang ia dengar saat ini.


Pantas saja ibunya seolah tidak pernah menyayangi dirinya. Ternyata dia bukan ibu kandungnya. Dan itu masuk akal, tapi untuk ayahnya apakah masuk akal jika ia memperlakukan anaknya sendiri seperti ini?


“Apa kamu tak percaya? informasi ini aku dapatkan dua bulan yang lalu, saat kamu dikurung oleh tuan George. Kamu terkejut bukan kenapa aku bisa tahu kalau kamu sebenarnya hanya seorang tahanan?”


Senyum licik Greta yang membuat Freya merasa muak itu muncul. Freya kini menatap Greta dengan tatapan dalamnya, dulu ia menyayangi adiknya itu layaknya mereka adalah sebuah keluarga. Tapi kini, di sini Freya sadar jika hanya dirinya sendiri yang menganggap mereka keluarga.


Mereka yang telah Freya anggap keluarga justru tidak pernah menganggapnya keluarga! mereka menganggap dirinya seorang monster yang menakutkan!


“Kenapa hanya diam saja? apa kamu marah? oh ya ..., sepertinya kamu tidak tahu bagaimana ibu kandung kamu ya. Baiklah, biarkan aku ceritakan mereka berdasarkan yang aku dengar dari ibuku.”


“Apa kamu pikir saya akan percaya?” nada Freya saat bicara kini terasa asing dan berjarak, seakan berkata jika mereka tidak memiliki hubungan lagi.


“Terserah kamu mau percaya ataupun tidak, yang penting aku bicara sesuai fakta! oh ya ..., apakah kamu tidak tahu jika ayah dan ibu kamu menikah karena alasan perjodohan? sayang sekali padahal dia adalah wanita yang sangat berbakat. Dan aku dengar jika ibu kamu memiliki identitas tersembunyi di negara Z.”


“Kamu tahu tentang negara Z bukan? kakek pasti sudah memberi tahu tentang negara itu!” tanya Greta yang kini dengan nada ejekannya.


Flashback


Terlihat seorang wanita cantik yang terlihat sangat anggun dan juga manis. Ia sangat cantik dan juga mempesona, siapapun yang melihatnya pasti akan merasa terpesona.


Wanita itu bernama Anaya.


Anaya yang dijodohkan dengan anak dari teman baik ibunya tidak bisa menolak perjodohan itu. Ia menerima begitu saja saat dirinya itu dijodohkan dengan Antonio. Itu tak lain karena Anaya ingin membahagiakan ibunya yang ia sayang.


“Anaya, kamu anak yang baik sayang, Ayah harap kamu akan merasa bahagia bersama Antonio.”


Senyum khas yang tulus terlihat di wajah Garlfried yang masih setengah paruh baya. Garlfried lantas langsung menatap ke arah anaknya Antonio.


Garlfried sangat tahu jika anaknya itu diam-diam masih berhubungan dengan wanita yang tidak ia restui. Dan sampai kapanpun Garlfried tak akan pernah merestui hubungan mereka.


Wanita bernama Camilla dulunya adalah salah satu wanita yang bekerja di bar sebagai wanita sewaan. Entah apa yang sudah dilakukan Camilla hingga anaknya begitu tergila-gila pada wanita itu.


“ Dan untuk kamu Antonio! kamu harus selalu memperlakukan istri kamu ini dengan baik.”


...----------------...


Akhirnya, acara pernikahan yang terjadi berjalan lancar, tapi sayangnya Antonio yang benar-benar tergila-gila pada Camilla, ia bahkan masih terus berhubungan. Hingga pada akhirnya Camilla pun mengandung Greta.

__ADS_1


“Aku takut, bagaimana nantinya hidup anak ini, ia pasti akan menjadi lelucon dan bahan candaan dari banyak orang karena statusnya tak jelas,” perkataan dari Camilla yang seakan, ia meminta agar Antonio segera untuk menikahinya.


“Aku akan mencari waktu yang tepat untuk menikahi kamu, tapi tidak untuk saat ini.”


Sebenarnya, alasan Antonio masih berhubungan dengan Camilla bukan karena ia tergila-gila pada wanita itu, tapi karena wanita itu terus menggoda dirinya. Dan lagi, Antonio sangat tidak suka jika istrinya Anaya jauh lebih hebat dan pintar darinya dari segi apapun.


Hal itu membuat jiwa lelakinya terluka, ia yang tidak terima akan hal itu memilih membalas rasa marahnya pada istrinya dengan pengkhianatan.


Flashback end


“Jadi, apa kamu sudah puas mendengar apa yang aku ceritakan?” dari apa yang Greta katakan, kisah cinta ayah ibunya layaknya kisah Romeo and Juliet, ayahnya yang begitu mencintai ibunya, meskipun hubungan mereka itu ditentang.


“Pada akhirnya karma itu ada,” ujar Freya dengan nada dingin dan acuhnya. Tangannya yang terikat itu semakin mengepal erat-erat.


Freya tak menyangka jika wanita sehebat ibunya akan mendapatkan seorang suami yang begitu brengsek dan tidak tahu diri.


“Apa yang kamu maksud dengan karma?”


“Yang aku tahu, ibuku adalah wanita sempurna layaknya sebuah berlian. Hanya saja, ia sangat malang karena ia harus berpasangan dengan seseorang yang tidak tahu diri,” ungkap Freya mengambil kesimpulan dari cerita Greta yang seolah dilebihkan.


“Tapi bukankah pada akhirnya ibuku juaranya? ia pemenang sejati karena bisa mendapatkan ayah dari ibu kamu itu!” ledek Greta menyombongkan dirinya sendiri.


“Kamu tahu apa itu karma?” tanya Freya dengan nada mengejeknya. Ia sebenarnya merasa kesal dan tidak suka dengan Greta saat ini.


“Kalau begitu, akan aku buat kamu menjadi wanita yang menjijikkan dan tidak berharga lagi di dunia ini! agar semua orang jijik saat melihat kamu.”


Greta menepuk kedua tangannya dua kali, dan tak lama seseorang masuk di susul dua puluh laki-laki dengan raut wajah yang menyeramkan. Selain itu, ada juga laki-laki tambun dengan kepala botak dan perutnya yang membuncit besar.


“Apa yang ingin kamu lakukan?” tanya Freya dengan disertai tatapan waspadanya itu. Ia seolah tahu jika adiknya tak main-main dengan ucapannya itu.


“Apa yang akan aku lakukan? tentu saja melakukan hal yang sudah seharusnya aku lakukan bukan?” tatapan dan senyum puas Greta keluarkan.


“Majulah!” perintah Greta pada seorang perempuan yang membawa sebuah teko juga gelas yang ada di nampan yang ia bawa.


“Aku ingin lihat apakah wajah sombong dan acuh kamu ini akan terus ada meskipun harga diri kamu itu sudah hancur!” Greta duduk, ia ingin melihat rencananya bisa berhasil secara langsung.


“Greta! lelucon macam apa ini? meskipun kita bukan saudara yang ibunya berbeda, tapi ayah kita adalah orang yang sama!” Freya terus saja berusaha untuk menolak minuman itu.


Wanita yang membawa teko itu terus memaksa Freya agar membuka mulutnya. Sekalipun Freya terus saja menutup mulutnya secara rapat, tapi wanita itu tak menyerah hingga akhirnya Freya tak sengaja meminum minuman yang telah dicampur obat perangsang.

__ADS_1


Rasa panas dan rasa tak nyaman mulai menjalar di seluruh tubuhnya. Freya perlahan-lahan merasa jika ia akan kehilangan dirinya sendiri.


“Hahaha, sebentar lagi kamu akan menjadi ****** yang harus dipuaskan oleh banyak orang.” Tatapan puas itu terlihat jelas, Greta ingin melihat dengan jelas kehancuran kakaknya sendiri.


Lebih tepatnya orang yang ada dihadapannya ini tidak pernah Greta anggap keluarga. Greta juga menyuruh beberapa orang untuk memvideokan.


“Bukalah bajunya! kalian bisa menikmati tubuhnya itu semau kalian, tapi ingat! jangan biarkan dia mati!”


“Baik nona,” laki-laki tua dengan kepala botak dan bertubuh buncit itu mulai mendekat, ia juga tidak menyangka jika akan meniduri wanita secantik ini.


“Cobalah menurut sayangku, aku akan bersikap lebih hati-hati,” ujar laki-laki berwajah tambun itu dengan wajah mesumnya.


Laki-laki tambun bersama dengan lima pria berwajah menyeramkan perlahan-lahan mulai membuka helaian baju Freya satu demi satu.


Di tengah kesadarannya yang semakin menghilang, Freya berusaha mencari alat bantu yang selalu ia bawa kemanapun.


Di mana itu?!


Sayangnya, alat bantu itu tak ada, pisau kecil yang biasa ia bawa itu menghilang, seolah Greta yang telah mengambil itu semua.


Lapisan pertama mulai terbuka, hingga kini Freya hanya memakai pakaian dalamnya saja. Tatapan kelaparan terlihat dari wajah orang-orang itu.


Freya putus asa, ia kini merasa takut. Benar-benar takut, rasa takut ini melebihi kematian yang selalu mengintai dirinya.


Kenapa Freya tidak waspada pada adiknya itu?


Kenapa ia tidak curiga sama sekali?


Ini pasti kesalahannya yang terlalu percaya diri!


Itu yang Freya sesali.


Greta semakin tertawa puas saat ia melihat wajah putus asa dari Freya. Tapi, di saat Freya hampir saja telanjang, seseorang datang mengalihkan perhatian mereka. Di susul dengan beberapa orang lainnya.


“Ayo kita pergi,” sebuah suara yang langsung saja menutupi seluruh tubuh Freya yang hampir saja telanjang.


#####


Ada yang nebak siapa yang datang?

__ADS_1


Deg-degan nggak? ada yang kesal saat bacanya?


Hehehe ini kan judulnya balas dendam, jadi harus dibikin sakit dan menderita dulu.


__ADS_2