
Freya yang mendengar perintah George merasa tak menyangka, hingga ia langsung menatap laki-laki itu dengan tatapan tak percayanya.
“Tu-” Freya hendak akan menyebut George dengan panggilan yang biasa ia sebutkan. Tapi baru saja akan memanggil George, tatapan mengintimidasi yang kini muncul di wajah George langsung saja membuat Freya sadar akan suatu hal.
“Tuanku sayang, aku sangat menyukai minuman itu, kenapa kamu justru memberikan ini padaku?” dengan nada yang menjijikkan ditelinganya sendiri, Freya yang terpaksa mengatakan itu merasa ingin muntah dengan apa yang ia katakan itu.
Apa-apaan ini? jika bukan karena terpaksa, ia tidak mungkin ia akan mengatakan kata-kata yang terasa aneh itu.
Tak lama, Freya melihat jika Helena yang duduk di samping George tapi dengan sedikit jarak karena Donald berada ditengah-tengah mereka. Freya bisa melihat jika Helena sangat kesal dan langsung tak suka dengan apa yang ia ucapkan itu.
“Menjijikan!” kata Helena tanpa suara.
Freya yang mendengar itu, ia tersenyum miring. Ia bukan tidak tahu jika dirinya sempat tertipu dengan wajah polos dari wanita itu. Wanita yang awalnya ia pikir polos, tapi ternyata sangat licik.
Freya ingat, jika ia yang penasaran dengan nomor yang sempat menghubunginya saat itu, dengan segera Freya mencari tahu hingga ia lupa tidur.
Flashback
Bukan Freya namanya jika ia membiarkan orang yang membuatnya penasaran itu bisa tidur dengan nyenyak dan tenang. Freya memang terkenal tanpa ampun pada musuh-musuhnya itu, tapi ia tahu di mana saatnya ia harus diam dan di mana saatnya ia berontak.
Dengan segera, Freya mencari tahu nomor siapa yang telah meneleponnya itu, dan dengan mudah Freya bisa menghack ponsel orang itu. Sayangnya orang itu bukan orang yang Freya kenal.
“Shasha, kalau tidak salah dia adalah wanita polos yang Rocky katakan? bukankah waktu itu aku juga mendengar dia bercerita tentang wanita itu yang mahir dalam bidang IT?” tanya Freya pada dirinya sendiri.
Dari apa yang Freya dapatkan dengan menyadap ponsel perempuan itu, Freya bisa mengenal pemilik ponsel itu melalui foto yang tersimpan di galeri. Dan dari apa yang Freya dengar dari adiknya, jika Shasha bekerja di perusahaan IT milik keluarga Corn. Mencari tahu siapa itu keluarga Corn, dan ternyata itu adalah keluarga Helena.
__ADS_1
“Ternyata benar, dia bukanlah wanita polos yang terlihat, wanita itu tak ada bedanya dengan seorang rubah betina,” ungkap Freya tersenyum sinis.
Merasa jika wilayah ketenangannya itu terganggu, dengan segera Freya yang menyadap ponsel Shasa itu, ia pun langsung mengubah kata sandinya dan ingin lihat sejauh mana kemampuan Shasha.
Flashback end
“Saya atau Anda yang lebih menjijikkan? bukankah Anda yang tak tahu malu telah berselingkuh?” kata tanpa suara itu Freya tunjukkan pada Helena saat orang-orang sibuk dengan George.
Helena yang mendengar itu tentu saja merasa kesal dan tak suka dengan kata-kata Freya itu. Tapi hal itu justru membuat Freya yang berhasil membuat wanita itu kesal merasa puas.
“Jika sudah menyinggung maka terima akibatnya,” kata Freya dalam hati.
Freya tidak tahu jelas tentang perselingkuhan yang dilakukan wanita bernama Helena itu, karena ia tahu itu dari kepala pelayan yang ia tanyai terus menerus hingga Kepala pelayan itu merasa lelah.
...----------------...
“Sangat nyaman bukan bersama dengan tunangan orang lain?” sinis Helena yang menatap angkuh ke arah Freya.
Freya dan Helena kini sedang berada di balkon lantai satu, dan di sana hanya ada mereka berdua.
“Harusnya saya yang bertanya pada Anda nona, bukankah sangat menyenangkan membuat orang lain langsung merasa simpati kepada Anda hanya dengan setetes air mata saja?” balasan Freya tak kalah pedas dari Helena.
“Cepat atau lambat George akan meninggalkan kamu, karena orang yang ia cintai adalah aku. Itu bukanlah kata-kata biasa, kamu akan tahu nanti,” kata Helena yang tersenyum meledek.
“Saya tidak peduli, urus saja tunangan Anda jika Anda mau, saya tidak akan melarang,” jika Freya bisa berkata, ia justru akan senang jika George melepaskannya.
__ADS_1
Freya terlihat lemah saat harus melawan George, laki-laki itu benar-benar memiliki kepintaran yang rasanya jauh lebih dari monster. Setiap jebakan atau keamanan yang terpasang dikastil itu, sangat pas dan tidak memiliki celah. Hingga Freya kini merasa tak ada pilihan selain mematuhi George untuk sementara waktu hingga ia tahu kelemahan dari laki-laki itu.
Melihat Helena pergi saat sadar jika ada seseorang yang berjalan ke arah balkon, Freya yang melihat itu hanya diam dan berusaha tak peduli.
“Nona, tuan meminta Anda untuk segera kembali.”
Mendengar ucapan dari Donald itu, dengan segera Freya mengikutinya.
“Saya sangat berharap dengan adanya kerjasama antara lima pengusaha besar dalam menjamin keamanan dan stabilnya perusahaan, tuan George akan menambah kerja sama ini hingga kami yang berada di posisi sepuluh perusahaan ini bisa ikut.”
Freya yang mendengar itu hanya diam. Ia tahu dari Donald tentang perayaan apa yang kini diadakan oleh lima keluarga besar yang merupakan lima perusahaan terbesar di dunia.
George, ia akan membangun perusahaan dalam bidang ilmu teknologinya sendiri, perusahaan yang mana terpisah dari perusahaan atas nama keluarga Clooney.
Perusahaan yang akan dibangun oleh tuan George, menawarkan jika akan menerima investor dari lima pengusaha besar. Keuntungan yang ia tawarkan itu bukan hal yang kecil, bahkan sekalipun George hanya akan menawarkan 45% saham dari total keuntungan perusahaan yang akan dibagi pada kelima pengusaha itu.
Di zaman saat ini, pengaruh teknologi sangat kuat dan penting. Dan mereka tahu, jika tanpa suntikan dana dan investasi dari luar, perusahaan itu akan bisa berjalan dengan lancar.
Hanya saja, mereka semua tidak tahu alasan pasti mengapa tuan muda George menawarkan untuk menerima investasi dan memperbolehkan kelima perusahaan itu bergabung. Bahkan, perusahaan Corn itu, yang merupakan perusahaan teknologi terbesar ketiga saja memilih ikut bergabung dan menanamkan saham di perusahaan milik George, itu karena teknologi yang merupakan inovasi baru dari George tidak ada di mana pun.
Selain itu, tidak ada yang bisa menyaingi sistem kecanggihan dan keamanan perusahaan George, pada akhirnya saat mereka mendengar kesempatan itu, kelima pengusaha itu tak mungkin melewatkan itu begitu saja.
“Jika saja Ayah termasuk ke dalam lima pengusaha terbesar, mungkin ia akan memiliki kesempatan untuk bergabung dalam kerja sama itu. Hanya saja, ia hanya termasuk ke 20 perusahaan terbesar. Padahal dulu, perusahaan yang Kakek miliki itu sangat kuat dan berpengaruh,” gumam Freya pelan.
“Jangankan ayah bisa memiliki kesempatan itu, kelima perusahaan yang hanya termasuk sepuluh perusahaan besar saja tidak memiliki kesempatan. Apalagi Ayah, bukankah perusahaan itu tak lebih hanya perusahaan yang teringgal zaman,” tatapan Freya menerawang, sayang sekali, para anggota khusus yang kakeknya latih demi bisa melindungi perusahaan keluarga Garlfried malah dijadikan mafia, hingga perusahaan itu hanya nama samaran dari pada mafia Shadow.
__ADS_1
Perusahaan itu tidak bisa beroperasi lagi seperti semestinya, karena pemimpin yang merupakan anak dari tuan Garlfried langsung saja, justru tidak tahu mengenai perusahaan itu sendiri.
Lebih tepatnya, Antonio yang seharusnya pandai dalam membuat sistem keamanan justru tidak bisa dan tidak tahu lebih jelas selain Freya sendiri.