Pembalasan Dendam Si Cantik

Pembalasan Dendam Si Cantik
Ketakutan Greta dan Camilla


__ADS_3

Greta terlihat mengurung diri sejak beberapa hari yang lalu. Ia bahkan tidak keluar sejengkal pun dari arah kamarnya.


Ibunya mulai merasa khawatir padanya, hingga pada akhirnya Camilla pun memutuskan untuk melihat keadaan anaknya.


“Sayang ada apa? kenapa terus mengurung diri? apa ada masalah hingga kamu terus saja mengurung diri seperti ini? jika memang ada masalah, katakan saja pada ibumu ini!”


Greta yang mendengar itu hanya terdiam. Bagaimana ia harus jujur pada ibunya jika sebenarnya ia sempat bertemu Freya.


Luka di pipi Greta menjadi bukti pertemuannya dengan Freya itu nyata. Tapi Greta masih syok, ia tidak tahu harus bagaimana menghadapi Freya.


“Sayang, kenapa? buka pintu dulu. Ibu mau bicara dengan kamu,” ujar Camilla yang sedikit berteriak.


Cklek


Pintu akhirnya terbuka. Kata pertama yang Greta ucapkan saat ia membuka pintu adalah kata-kata yang membuat ibunya itu langsung mematung seketika.


“Bu, Freya masih hidup.”


...****************...


“Dasar tidak berguna! apa saja yang kamu kerjakan hah?! kamu itu dibayar dengan mahal untuk bekerja dengan benar! gini saja masa nggak becus!!” kesal Antonio.


Entah sudah berapa banyak asisten yang ia ganti setiap bulannya. Entah itu karena Antonio pecat atau mereka yang mengundurkan diri dengan memohon-mohon, yang jelas tidak ada yang bisa bertahan lama untuk menjadi asisten Antonio.


“Tu-tuan, maafkan saya. Saya akan bekerja dengan baik lagi, tolong jangan potong gaji saya ataupun pecat saya, saya benar-benar akan bekerja lebih baik lagi,” asisten itu terlihat memohon.


Sebenarnya asisten itu sudah tak tahan bekerja dengan Antonio yang sangat kejam dan tak punya hati. Tapi ia butuh uang yang sangat banyak demi pengobatan adik dan ibunya yang terbaring lemah karena sakit.

__ADS_1


Lagipula, tak ada yang selamat dari amukannya Antonio jika para bawahannya lebih memilih mengundurkan diri. Dan asisten itu tidak ingin berakhir buruk seperti mantan asisten yang lainnya.


“A-ayah,” panggil Greta dengan ekspresi wajah yang terlihat ketakutan.


Antonio yang mendengar itu langsung saja menoleh, ia bisa melihat jika anaknya yang tidak ia lihat selama satu minggu itu, kini dia muncul dengan luka dipipinya yang masih terlihat. Tamparan Freya tak main-main, ia tidak seperti dulu lagi yang hanya akan diam saja saat Greta yang menganggapnya monster tak menerima hukuman.


“Ada apa? kenapa dengan luka di pipi kamu itu? apa ada yang berani menyinggung keluarga kita? cepat katakan!” Sama seperti Camilla yang terkenal angkuh dan sombong, Antonio pun sama. Ia tidak terima jika ada yang mengusik keluarganya.


Bukan karena Antonio mengkhawatirkan mereka, tapi karena ia sangat peduli dengan harga dirinya sendiri. Ia tidak akan pernah membiarkan siapapun menyinggung keluarganya, karena itu sama saja melukai harga dirinya sebagai kepala keluarga Garlfried saat ini.


“Ayah, Freya masih hidup. Dia ternyata belum mati,” kata Greta dengan nada khawatir yang penuh akan rasa takutnya itu.


Greta ketakutan, bagaimana jika monster itu akan balas menyakitinya? dan bagaimana jika monster itu berniat untuk balas dendam padanya? meskipun pertemuannya dengan Freya tadi hanya dibalas tamparan karena telah menganggap wanita itu monster. Tapi tetap saja Greta takut jika nanti wanita itu akan menyakitinya.


“Kamu ngomong apa sih! jangan bicara omong kosong! Freya sudah lama mati! mustahil jika orang mati itu bisa hidup kembali!” kesal Antonio.


Mafia Shadow memang organisasi rahasia miliknya yang tidak diketahui oleh publik. Tapi sebagai mafia, sudah menjadi rahasia umum diantara mafia lain jika nama mafia Shadow sangat terkenal akan kekuatan serta kehebatan dalam menjalankan misi.


Tapi semenjak kematian Freya muncul, tidak ada hal yang berjalan mulus sesuai yang Antonio inginkan.


“Ayah, aku tidak pernah berbohong. Freya memang masih hidup. Ayah, Greta takut dengan kemunculan Freya akan mengancam kehidupan kita. Kita harus memikirkan cara agar wanita itu bisa musnah untuk selamanya.”


Greta tidak tahu jika selama tiga tahun berlalu, perkembangan yang dialami Freya sangat pesat. Bahkan, jika orang lain melihat itu mereka akan langsung takjub.


Perkembangannya itu seolah tak bisa diikuti oleh manusia biasa pada umumnya. Freya tahu cara menempatkan orang-orang sesuai bidang yang benar-benar tepat. Selain itu, Freya juga memiliki bawahan yang setia dan memiliki kemampuan yang sangat ahli di bidangnya.


“Tu-tuan, tuan Farh ingin bertemu dengan Anda,” ujar seorang penjaga yang tiba-tiba menjadi perhatian dari semua orang yang ada di sini.

__ADS_1


“Suamiku, Freya benar-benar masih hidup. Kami tidak mungkin berbohong,” kata Camilla yang seolah sedang menahan suaminya agar tidak pergi keluar sebelum dia percaya dengan apa yang dikatakan oleh anaknya tadi.


“Iya Ayah, Freya masih hidup,” kata Greta yang terus saja berusaha untuk meyakinkan ayahnya.


“Pergilah! kalian benar-benar gila! jangan ganggu aku dengan pemikiran gila kalian berdua!” tepis Antonio pada lengah Camilla yang terus saja memegang salah satu tangannya dengan erat.


Camilla dan Greta hanya bisa menggigit jarinya.


Mereka berdua sedang merasa ketakutan, suami dan ayah mereka tidak percaya pada mereka. Padahal mereka kini takut jika nanti Freya akan membunuh mereka berdua.


*****


“Ada apa kamu menemuiku? apa ada masalah yang lebih serius lagi?” tanya Antonio yang langsung mendapatkan tatapan tak percaya dari Tuan Farh.


Tuan Farh menatap ke arah temannya itu dengan tatapan tak percayannya. Padahal berita yang mengatakan situasi perusahaan Farh yang memburuk itu sudah tersebar dengan luas.


Dan bisa-bisanya temannya itu tidak mengetahui itu?


“Perusahaan Farh mengalami masalah, apa kamu tak mendengar berita itu? padahal berita itu sudah mulai menyebar hampir di seluruh media yang ada di negara ini!” kekesalan terlihat di wajah Tuan Farh.


Antonio yang mendengar itu langsung memanggil salah satu anak buahnya untuk menjelaskan situasi. Sepanjang anak buah Antonio menjelaskan, tuan Farh hanya akan terdiam dengan tangan yang mengepal.


Apakah keputusan dirinya bekerja dengan Antonio itu adalah hal yang salah? tapi ia sudah terlanjur bekerja sama dengan laki-laki itu! jikapun ia berkhianat pada laki-laki dihadapannya ini, ia juga akan mendapatkan masalah yang serius.


Kehancuran keluarga Farh, itu yang akan Antonio berikan padanya jika sampai ia berkhianat pada laki-laki itu.


“Jadi apa? apa kamu kini sedang meminta bantuan padaku? kenapa bisa situasi perusahaan kamu sangat buruk seperti itu? apa karena sistem keamanan yang jelek?” kata Antonio yang seolah tak memperhatikan raut wajah temannya.

__ADS_1


“Jika tanpa adanya keamanan yang dibuat langsung oleh Tuan Garlfried, mana mungkin kamu memiliki sistem keamanan yang kuat. Kamu tidak sadar diri ternyata, kamu hanyalah Tuan yang tidak memiliki kemampuan yang seharusnya kamu miliki!” batinnya tuan Farh yang menyembunyikan rasa bencinya itu.


__ADS_2