Pembalasan Dendam Si Cantik

Pembalasan Dendam Si Cantik
Mencari jati diri


__ADS_3

Di ruangan Frans.


Meskipun rumah ini tidak memiliki banyak fasilitas canggih. Tapi, sistem komputer dan jaringan yang dimiliki oleh Frans sangat memadai. Ia bahkan bisa bekerja dari rumah dengan kemampuannya itu.


“Di mana lokasi kamu sekarang?” tanya Freya yang penasaran dengan dimana Frans akan menunjukkan lokasi keberadaannya sekarang.


“Aku mengatur agar orang-orang yang melihat akun ini akan berfikir jika aku ada di negara F, mereka tak akan tahu jika aku berada di negara A.”


Penjelasan Frans hanya diangguki oleh Freya.


Saat itu, Freya yang hendak membobol sistem keamanan kakeknya, ia juga telah merubah lokasi keberadaannya di tempat yang berbeda.


Di negara Z, negara yang tidak mungkin akan mudah dimasuki oleh orang-orang yang tidak penting. Entah bagaimana Freya bisa mengubah lokasinya di sana, padahal itu sangat sulit.


...----------------...


“Bagaimana, apa kamu sudah menemukan lokasi keberadaan orang itu?” tanya Antonio pada Shan.


“Tuan,” Shan terlihat kesulitan saat ia akan menjawab pertanyaannya Antonio.


“Katakan saja, tidak perlu banyak diam!”


Antonio adalah laki-laki yang tidak sabaran, tuan yang otoriter tapi tak memiliki kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh setiap pemimpin. Salah satunya, ia tidak pandai dalam teknologi, padahal keluarga Garlfried dulunya memiliki perusahan di bidang teknologi khususnya keamanan.


Sayangannya, Antonio telah merubah perusahaan itu menjadi sebuah organisasi mafia. Ia juga telah menjual informasi penting yang tidak seharusnya ia jual sembarangan. Selain itu, dengan seenaknya Antonio akan mengancam orang-orang penting yang informasi pentingnya telah diketahui olehnya, itu tak lain karena Antonio berniat untuk memeras orang-orang itu agar keburukannya mereka tidak diketahui oleh publik.


Berbeda dengan Garlfried, pemilik sekaligus pemimpin pertama di perusahaan Garlfried. Dia menggunakan informasi itu hanya untuk menggertak saja, tidak ada niat untuk memeras.

__ADS_1


“Apa Anda tahu tentang negara Z?” tanya Shan.


“Negara Z? ada hubungan apa dengan negara Z itu?”


Mana mungkin jika Antonio tidak tahu mengenai negara itu, negara dengan sistem keamanan terkuat pertama selama 5 tahun ini. Entah siapa pemimpin dari negara itu seolah sangat dirahasiakan.


Bagaimana tidak? negara Z bukan hanya sebuah negara biasa, ia layaknya sebuah organisasi atau kelompok penting yang menyimpan banyak rahasia di dunia. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan oleh negara Z. Semua warga di negara itu adalah orang berbakat yang merupakan orang-orang kaya dan elit.


“Saya hanya menemukan lokasi terakhir dari akun yang saat itu mencoba untuk membobol sistem keamanan ini, dan saya lihat jika lokasi terakhir itu berada di negara Z tuan,” penjelasan itu membuat Antonio terdiam.


“Sejak kapan kita menyinggung mereka? apa yang kita lakukan sampai bisa menyinggung salah satu orang dari negara itu?” Antonio bertanya-tanya, apa target yang selama ini ia bunuh memiliki kerabat di negara Z?


“Tapi tuan, saya rasa bukan itu lokasi sebenarnya. Itu hanya untuk mengecoh kita saja, itu dugaan saya untuk saat ini,” jelas Shan mengungkapkan pemikirannya itu.


“Jadi maksud kamu pemilik akun itu kini tengah mengecoh kita? mereka tidak benar-benar berada di negara itu?” pertanyaan dari Antonio langsung dijawab anggukan yakin.


Tapi kini, wajah Shan terlihat menunduk. Ia tahu jika dirinya tidak melakukan pekerjaannya itu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Antonio.


“Jangan lambat! cepatlah cari dimana lokasinya berada! kamu sungguh mengecewakan Shan! padahal aku tahu jika kamu adalah orang berbakat yang aku pilih. Tapi, ternyata kamu itu selambat ini! bagaimana bisa kamu belum mendapatkan informasi apapun dari pemikiran akun itu? hingga kini identitasnya saja tidak kamu ketahui dengan jelas!” kesal Antonio.


“Maafkan saya tuan, saya akan berusaha untuk terus mencari lokasinya. Untuk identitasnya dan siapa pemilik dari akun itu saya kesulitan untuk mencarinya. Pemilik akun itu sangat pandai dan ahli dalam menyembunyikan identitasnya,” jelas Shan yang tidak dipedulikan oleh Antonio.


Wajah tak peduli dari Antonio yang terlihat, seakan ingin mengatakan jika ia hanya menerima hasil tanpa ingin menerima keluhan apalagi kesalahan.


“Jangan terus mengeluh! kerjakan saja! aku hanya butuh informasi tentangnya. Ingat agar jangan menemuiku jika tidak ada hal penting yang akan kamu bicarakan!” Setelah itu, Antonio bangkit dan pergi dari ruangan miliknya.


Shan yang melihat itu hanya bisa menahan rasa kesal dan bencinya. Ia benci diremehkan dan juga tidak di hargai. Memang apa yang bisa dilakukan tuannya itu tanpa bantuan darinya?

__ADS_1


Jika saja Shan tidak dalam keadaan yang terdesak, ia tak akan pernah mau menjadi bawahan orang itu. Sayangnya, ia tak memiliki jalan keluar lagi. Jika ia keluar dari tempat ini, bukan dirinya saja yang akan menanggung rasa sakit yang bisa saja Antonio berikan sebagai ancaman untuknya.


Jika sudah masuk, maka tidak bisa keluar. Itu prinsip dari anggota Shadow. Mereka hanya bisa keluar jika mereka sudah mati saja.


...----------------...


“Suamiku, ada apa?” tanya Camilla saat ia melihat jika raut wajah suaminya tidak dalam keadaan yang baik.


Camilla mengambil roti dan mengoleskan selai pada suaminya itu. Ia berusaha menenangkan emosi dari suaminya.


Antonio memakan roti itu, tapi suasana hatinya itu tak kunjung membaik. Ada sesuatu hal yang kini sedang ia takutkan. Ada hal yang membuatnya khawatir jika akan ada masa di mana rahasianya akan terbongkar.


“Aku belum bisa menemukan orang yang telah berani mencoba menembus sistem keamanan keluarga kita,” jelas Antonio.


“Kenapa bisa? bukankah Shan adalah seorang hacker handal? ia bahkan bisa dengan mudah membuat sistem keamanan yang kuat jika dia mau,” memang jika untuk dibandingkan dengan ayah dari suaminya.


Shan akan terlihat tidak berguna. Hanya saja, kemampuan Shan juga sangat baik.


“Shan, anak laki-laki itu sudah tidak berguna lagi. Sepertinya aku harus mencari seorang yang lebih pandai darinya. Ia sampai saat ini juga belum bisa menemukan siapa yang berusaha untuk menembus sistem keamanan kita.”


“Aneh sekali, padahal Shan juga pernah tinggal selama lima tahun di negara Z. Aku dengar negara itu memiliki banyak sekali orang berbakat?”


“Tidak ada orang bodoh dan tak berguna di negara itu! hanya saja, Shan memilih pergi dari negara itu karena mungkin ia adalah orang yang tak berguna bagi negara itu,” ungkap Antonio dengan wajah sedikit berfikir.


“Bagiamana jika kita mencoba untuk mencari salah satu bawahan yang berbakat di negara itu?” tanya Camilla yang terdengar memberi usul.


“Dasar bodoh!” sentakan dari Antonio membuat istrinya terkejut dan tak juga menyangka. “Mana mungkin jika mereka mau menjadi bawahan dari negara lain. Apalagi kita adalah anggota keluarga Garlfried yang terkenal, bisa hancur wajahku jika orang-orang tahu aku tak memiliki kemampuan yang harusnya diturunkan padaku.”

__ADS_1


Raut wajah kesal dan marah Antonio hanya bisa di jawab kebungkaman oleh Camilla. Ia tidak berani jika suaminya telah marah seperti ini.


__ADS_2