Pembalasan Dendam Si Cantik

Pembalasan Dendam Si Cantik
Pesta ulangtahun pernikahan yang gagal


__ADS_3

Greta dan Camilla terus saja merasa ketakutan. Mereka takut jika Freya akan menghancurkan kebahagiaannya. Mereka tidak pernah mau mengakui jika mereka yang sebenarnya telah merenggut kebahagiaan yang Freya miliki.


“Ayah, apa Anda sudah memastikan jika acara ulang tahunku dengan Yoshua akan berjalan dengan lancar? apa Ayah sudah memberikan penjagaan yang cukup untuk acara besok?” tanya Greta pada ayahnya.


“Sudahlah, tidak perlu khawatir. Jikapun Freya masih hidup, ia tidak akan bisa mengganggu kita lagi. Kita memiliki Tuan Samoni.”


“Tapi Ayah, apa Anda lupa jika Freya juga selama ini memiliki Tuan George. Meskipun kita tidak tahu ada hubungan apa diantara mereka berdua, tapi kita tak bisa menganggap sepele kedekatan mereka.”


“Oh ya ampun anak ini ..., kamu pikir selama ini Tuan Samoni masih selamat dari Tuan George karena apa? karena Tuan George tidak akan melawan Tuan Sam, sekalipun Tuan Sam menyinggungnya. Jadi, kamu tak perlu merasa khawatir. ”


Mendengar apa yang ayahnya katakan Greta hanya diam. Apa yang ayahnya katakan itu masuk akal. Karena selama ini, sudah menjadi rahasia umum permusuhan kedua Tuan itu.


Tuan Samoni yang kini berada di posisi kedua yang paling berkuasa setelah Tuan George di negara A. Tidak henti-hentinya dia mengganggu George. Padahal tidak ada yang berani menyinggung George.


Tapi anehnya, George seolah tak membalas itu, ia justru hanya mengabaikan hal itu seolah ada sebuah misteri yang menarik perhatian semua orang.


“Iya Ayah,” meskipun tidak yakin jika George akan diam saja jika Samoni akan menyinggung Freya.


Tapi kini Greta berusaha percaya.


...****************...


Acara ulang tahun pernikahan diadakan dengan sangat megah dan juga secara besar-besaran. Artis, pejabat, dan juga pengusaha hebat hadir di tempat itu.


Meskipun harga saham perusahaan Farh hampir saja bangkrut, tapi entah kenapa orang yang berniat untuk menghancurkan perusahan Farh itu seolah masih bisa berbaik hati setelah tuan Farh menawarkan sejumlah uang yang cukup fantastis.


Tidak ada yang tahu jika yang melakukan negoisasi dengan mereka adalah Freya. Dan entah rencana apa yang akan Freya lakukan nanti, yang jelas ia seolah memanfaatkan negoisasi itu.


“Hahaha, senang kalian datang ke sini. Meskipun perusahaan Farh sempat mengalami kemunduran besar-besaran bulan lalu. Tapi kini, perusahaan ini kembali beroperasi dengan baik. Dan untuk bisa merayakan kenaikan kembali perusahaan Farh ini, semuanya sepakat diadakan bersamaan dengan ulangtahun pernikahan antara Yoshua dan Greta.”

__ADS_1


Laki-laki paruh baya yang selalu dipanggil dengan tuan Farh, yang tak lain adalah ayah Yoshua itu. Ia diberikan kehormatan untuk memberikan sambutan pertama kali.


Sambutan dari Tuan Farh justru diam-diam dicibir oleh beberapa orang yang tidak pernah menyukainya.


“Kemunduran apaan! yang ada itu kebangkrutan! dasar dia masih saja sombong dengan wajah yang sok ramah itu!” cibir salah satu orang yang tidak menyukainya.


“Kalian tahu tidak, jika perusahaan Farh itu bisa kembali bangkit bukan karena bantuan dari Tuan Antonio, melainkan ada perjanjian tertulis dengan seseorang,” seorang misterius dengan tudung dikepalanya mulai berbicara dengan keras diantara kerumunan.


“Sebuah perjanjian dengan seseorang? negosiasi begitu? dengan siapa? dengan orang yang berniat membuatnya mengalami kebangkrutan? itu berarti perusahaan farh yang di pimpin oleh Tuan Farh, seharusnya mengalami kebangkrutan!”


“Kalau begitu, perusahaan itu hanya bangunan kokoh yang hanya terlihat dari luar, bukan begitu?”


Bisik-bisik terus terdengar.


Yoshua yang mendengar itu marah, ia ingin segera menghampiri kerumunan itu dan memarahinya orang-orang yang berbisik itu.


Yoshua yang mendengar itu langsung menatap Greta, ia tidak menyangka jika wanita itu akan bersikap sombong pada dirinya.


“Kita keluarga, bukankah sudah seharusnya untuk bisa saling membantu?” kata Yoshua yang kini menatap ke arah Greta dengan tatapan yang tak percayannya itu.


“Iya, maka itu diamlah. Jangan banyak bertingkah, kita tak bisa menyinggung mereka semua secara bersamaan, kamu pikir kita sehebat apa? posisi kita sekarang sudah mengalami penurunan pesat selama beberapa tahun belakang.”


Akhirnya, Yoshua dan Greta mulai kembali pada tempat mereka seharusnya berkumpul. Acara itu tetap berjalan lancar dengan megah, seolah mereka tidak ingin jika ada yang akan menghina acara mereka itu.


Sepanjang acara, orang-orang diberikan jamuan yang mewah dan mahal. Tidak ada yang berani untuk bisa berkomentar saat memakan jamuan itu.


Tiba-tiba, di tengah layar besar yang seolah sedang menunjukkan kehidupan Greta dan Yoshua selama beberapa tahun berubah menjadi cuplikan yang benar-benar membuat orang-orang terbelalak.


Layar besar layaknya sebuah televisi yang awalnya menampilkan kemesraan hubungan Yoshua dan Greta di depan publik, berubah menjadi sebuah video yang benar-benar tidak senonoh.

__ADS_1


“Ah ... ah ..., bisakah lebih lambat?” terdengar suara dari wanita yang sedang bergumul dengan seorang laki-laki.


Greta yang awalnya hanya menatap ponselnya karena sedang berbalas chat dengan Samoni atau sering ia panggil Tuan Sam, kini ia langsung menatap ke arah layar lebar di depannya.


Betapa terkejutnya dirinya saat melihat adegan dirinya bersama dengan Samoni yang sayangnya tidak terlalu disorot itu. Video itu kini muncul di depan publik.


“He-hentikan! sialan! hentikan!” teriak Greta yang tiba-tiba saja mulai panik.


Dengan segera Greta langsung mematikan itu. Tapi sayangnya itu sudah terlambat, ia sudah menjadi perhatian dari publik saat ini.


Tatapan tidak menyangka dan jijik mulai mereka layangkan pada Greta. Hingga bisikan-bisikan buruk mulai terdengar dengan jelas ditelinga mereka.


“Ya ampun ..., video apa itu? bisa-bisanya video itu muncul di sini. Mataku benar-benar ternoda dengan adegan yang tak senonoh itu,” ujar salah seorang yang ada di sana dengan keras.


“Aku yakin jika itu bukanlah Tuan Yoshua, dari postur tubuh dan juga bentuk wajahnya tidak terlihat sama. Walau hanya terlihat dari samping aku bisa melihat dengan jelas perbedaannya.”


“Kasihan sekali Tuan Yoshua, ternyata istrinya telah berbuat seperti itu padanya.”


“Ya ampun ..., kasihan sekali ....”


Banyak sekali bisik-bisik yang keluar dari mulut mereka satu persatu. Greta yang mendengar itu langsung saja menatap mereka marah dan tak suka.


“Mereka tahu apa! suami yang publik lihat sangat romantis dan idaman itu hanya akting! kita tidak seromantis itu! aku selama ini hidup sambil terus merasa kesepian yang teramat sangat,” batin Greta.


Cintanya pada Samoni justru semakin membesar, ia tak peduli jika harus menjadi selingan laki-laki itu. Karena Greta selama ini juga merasa kesepian.


Yoshua sangat ambisius dan juga terlalu fokus pada pekerjaannya semenjak kematian Freya. Semua tak berjalan sesuai rencana Greta.


Walau memang Greta hidup bersama dengan dua lelaki sekaligus. Tapi kehidupannya juga selama ini berjalan baik dengan kemewahan yang selama ini ia nikmati.

__ADS_1


__ADS_2