
Tak terasa, penerbangan yang di lalui oleh Yuna dan ata kini sudah mendarat di kota E, begitu tiba di kota E, ata dan Yuna mengayun kan langkah mereka ke kediaman yuna
'' apa rencana mu hari ini..'' Yuna menatap ke arah ata yang duduk di sebelah nya ..
'' tak ada, aku hanya ingin istirahat saja, lelah sekali rasa nya badan ini..'' ujar ata lirih
sesampai nya di rumah Yuna, ata meminta yuna untuk membiar kan nya istirahat di kamar nya, Yuna hanya bisa mengiyakan saja,
sore hari, ketika ata sudah cukup beristirahat, kini ia menghadap mama Yuna, yang ketepatan sedang bersantai di ruang tamu
'' mam... ata ingin serius dengan Yuna, bagai mana jika dalam minggu-minggu ini ata adakan pesta di rumah ini..'' ata melirik ke arah leana yang menoleh cepat ke arah ata
.sedang kan Yuna kini tengah di sibukan kembali oleh butik nya, Karen butik nya, banyak yang memesan sebagian anggota Yuna kewalahan untuk memenuhi peminat dan pesanan yang menumpuk
'' terserah kalian saja, mami hanya bisa ikut apa yang kalian rencana kan..'' dengan tersenyum lebar berucap
'' aku ingin mengada kan pesta yang meriah mi,, tolong bantu ata mencari wo dan juga ketering nya..'' pinta ata pada leana
'' baik lah... masalah itu, mami akan bantu, nanti mami akan menunjuk kan, bagai mana konsep yang kau ingin kan..''
'' terima kasih mi..'' ata memeluk lengan leana Yanga ada di sebelah nya
'' mami hanya ingin Yuna hidup bahagia bersama orang yang tepat, mami tidak mau Yuna terluka berulang kali, karena ke egoisan mu, mami tidak mau mendengar Yuna menangis karena mu..'' ucap leana penuh harap,
leana tak ingin Yuna terluka berulang kali lagi, cukup lah masa lalu nya yang membuat Yuna sempat drop
'' ata janji mi... ata akan menyayangi Yuna sepenuh hati, jika ata berbuat tidak baik, mami boleh bawa Yuna pergi menjauh dari ata .'' janji ata pada leana
'' mami tidak akan memaksa mu berbuat baik, tapi? jika kau tertarik dengan wanita lain, dan menyakiti hati Yuna, tolong? antar kan kembali Yuna kepada mami secara baik-baik. karena kau meminta nya secara baik-baik juga..'' pinta leana
membuat ata secepat nya menganggu, ia tidak akan pernah membuat Yuna menangis hanya karena nya, karena sedari dulu, ata hanya mengingin kan Yuna seorang tidak ada yang lain,
'' mami tidak perlu takut akan hal itu, ata janji akan membuat Yuna bahagia berada di samping ata, tidak mungkin ata menyakiti Yuna mi..''' ucap ata seraya tersenyum lebar
__ADS_1
'' mami pegang kata-kata mu itu'' ujar leana
semua yang ata lakukan memang hanya membuat Yuna bahagia, ata tak ingin Yuna menangis karena nya.
****
hari berganti begitu cepat, persiapan pesta sudah mulai selesai, semua surat undangan sudah di sebar, dari kalangan susah dan dari kalangan atas, semua sudah masuk dalam daftar undangan pernikahan ata dan Yuna
kini Yuna di sibukan oleh butik nya sendiri, sedang kan ata hanya memantau pekerjaan nya dari ponsel nya saja, sesekali ia memakai leptop Yuna untuk bekerja
hari ini ata berkeliling di halaman rumah Yuna, memang halaman nya cukup luas, bergabung dengan halaman butik Yuna,
semua persiapan pernikahan mereka sudah hampir selesai, di mana besok akan di ada kan acara pernikahan mereka
'' ata... kau sedang apa di sana..''' panggil Yuna yang berada di ambang pintu butik
'' eh.. Yuna, sudah selesai kah pekerjaan mu..'' ata berjalan ke arah Yuna berada
'' belum, aku hanya mencari udara dan menenang kan pikiran saja.. kau sedang apa di sana..'' tanya Yuna kembali
'' hadeh... maka nya, kau cari kesibukan mu, jangan berdiam diri begitu di rumah..'' ujar Yuna terkekeh kecil
'' tidak ada yang perlu ku kerja kan, percuma punya anak buah, kalau tidak bisa di andal kan..'' ujar ata lagi
'' terserah kau saja lah, ayo masuk ke dalam, aku belum selesai dari pekerjaan ku..'' aja Yuna kepada ata
'' aku tidak mengganggu kah..'' ata melirik ke arah area dalam butik yuna
'' ada pengunjung kah..'' ujar ata
'' ada dong, mereka sedang memilih jenis pakaian apa yang ingin mereka beli..'' ucap Yuna tersenyum pada ata
mereka berdua pun masuk ke dalam butik yuna, banyak mata yang memandang mereka berdua, namun Yuna mengabai kan itu
__ADS_1
'' hei.. anak muda, boleh tidak, anak ku berkenalan pada mu..'' salah satu pengunjuk butik mendekat ke arah Yuna dan ata
Yuna dan ata saling pandang kemudian, melihat seorang ibu-ibu menyeret anak nya mendekat ke arah mereka, entah datang dari mana, membuat ata dan yuna saling lirik
'' tidak boleh ibu, dia di cipta kan hanya untuk ku..'' ujar Yuna dengan berani, ia tak mau seperti orang bodoh lagi, membuat kan teman hidup nya di rebut wanita lain
'' aku sedang tidak berbicara pada mu, aku berbicara pada nya..'' ucap ibu tersebut,
membuat hati Yuna terasa panas, melihat Yuna yang menahan emosi, membuat ata tersenyum dalam hati, ia senang, ketika Yuna mengkelaim bahwa diri nya hanya milik Yuna seorang
'' siapa yang berbicara yuna..'' tanya ata pura-pura buta, membuat Yuna memandang ke arah ata yang mengedip kan mata,
awal nya Yuna kebingungan, apa yang di maksud oleh ata barusan, namun detik berikut nya, Yuna mengerti dengan kedipan mata itu
'' ada seorang ibu-ibu dan anak nya, yang tidak aku Kenal, mereka ingin berkenalan dengan mu..'' ucap Yuna terkikik sambil menutup mulut nya
'' oh... di mana mereka saat ini..'' tanya ata kembali, sambil mengulur kan tangan ke arah yang salah
'' sayang sekali, tampan tapi tak bisa melihat, kau mau dengan lelaki seperti itu Karin..'' sang ibu menatap anak nya dengan raut wajah kesal
'' ibu yang menarik ku kemari, kenapa sekarang menyalah kan ku..'' Karin menghentak kan kaki nya di depan sang ibu,
setelah itu ia pun berlalu meninggal kan sang ibu yang kebingungan sekaligus malu,
'' tunggu ibu Karin..'' ujar nya berteriak, mengejar anak nya yang lebih dulu pergi
tawa Yuna dan ata membahana di dalam butik, sampai-sampai elang Raina dan Syifa keluar dari dalam gudang dan melihat ke arah suara tawa berasal
'' ada apa dengan bos kita, kenapa mereka tertawa begitu kuat nya..'' tanya Raina menoleh ke arah Syifa
'' aku tidak tau,.'' jawab Syifa mengedik kan ke dua bahu nya
'' kalian ini, kerja kembali, jangan kalian urusi bos yang sedang jatuh cinta..'' ujar elang terkekeh kecil, membuat ke dua orang itu pun tak mau melihat lagi, mereka kembali ke kerjaan mereka
__ADS_1
...****************...