Penantian Cinta

Penantian Cinta
bab 14


__ADS_3

selamat membaca ......


...........


aku LaNgkah kan kaki ku menuju kelas untuk menyimpan tas ku,dan menuju ke perpus...


setelah sampai di perpus yang gak begitu jauh dari kelas ku,aku langsung mencari buku yang di tuju setelah ketemu aku langsung duduk di tempat biasa aku duduki,gak butuh waktu lama untuk ku untuk masuk ke dalam cerita buku,sampe sampe aku gak sadar arini sudah duduk di depan ku ....


"mir kamu baca buku pokus amat sih aku sudah panggil panggil kamu dari tadi "


arini sambil cemberut,karna aku pun gak mendengar nya


"maaf.."


"masuk yuk,5 menit lagi masuk "


arini sambil melihat jam di tangan nya


"yuk...tapi aku mau ke toilet dulu ya "


"iya "


aku langsung berdiri dari tempat duduk ku dan keluar dari perpus karna tangan ku sudah di tarik tarik arini untuk segera


"kamu ikut gak ?..."


"ke mana?..."


"iya elah malah nanya lagi,kan radi aku mau ke toilet dulu "


"gak aku tunggu di dini aja "


kata nya sambil mencari tempat duduk,aku mengangkat jempol tanda setuju dan langsung pergi ke toilet...seseudah selesai dengan kewajiban ku,aku langsung ke luar....


tak sengaja aku lewat ke depan kelas 12 aku mendengar percakapan yang membuat ku membeku di tempat ...


"eeh...kasian ya mira kamu kerjain kaya gitu,tau gak ka Farid nyampe marah lo"


"lagian dia ngapain jatuh cinta sama cowo yang sudah aku duka dari dulu,rasain tuh aku kerjain di mading abis abisan"


aku memberani kan diri masuk dan melihat ke arah suara mesti sakit menerima kenyataan yang akan aku lihat nanti...

__ADS_1


"ka risna "


kata ku terkejut,karna ka risna selama ini ka risna sangat baik pada ku


"eh...amira udah denger ya maaf " kata nya sambil tersenyum getir


"apa salah mira ka?...,ko kakak tega ngelakuin itu sama mira " kata ku lirih ganggak menyangka dengan semua yang aku dengar


"salah kamu,hanya satu mira sayang..kamu suka sama orang yang aku suka " ka risna sambil berjalan ke arah ku


"kenapa harus dengan cara memitnah mira ka.... kalu mira bisa memilih mira gak akan menyukai ka Farid " kata ku dengan isakan tangis yang dari tadi sudah membanjiri pipi ku...


" maaf ka "


aku langsung lari ke luar menuju kelas tanpa melihat atu menunggu jawaban dari ka risna


"mir,mir,amira "


arini yang mengejar ku dari belakang, setelah nyampe di dalam kelas aku langsung duduk dan menundukan kepala ke atas meja


"mira aku tunggin kamu ko malah ning..."


arini mengomel dan berhenti setelah melihat ku


lanjut arini yang langsung mengelus pundak ku


" ar...ternyata yang bikin surat cinta di mading itu ka risna " kata ku mengangkat kepala ku dan menatap ke arah arini


"ka risna,knapa harus ka risna "


kata arini seolah olah gak percaya juga,aku hanya mengangguk pelan


"ka risna sangat baik pada kamu mir,aku gak percaya dia bisa melakukan hal bodoh semacam itu,benar cinta memang buta mira "


"kamu yang sabar ya "


lanjut nya kembali mengelus pundak ku..


.......


sudah berbulan bulan berlalu semenjak kejadian itu,dan ka risna pun gak pernah ku lihat lagi kata temen temen sekolah kata nya pindah sekolah ke luar kota ikut orang tuanya...

__ADS_1


tak terasa beberapa hari lagi ujian ahir semester,dan membuat ku sibuk belajar dan belajar,sampe sampe arini nemanggil ku "si penghuni perpus " munggkin karna aku sering mengabis kan waktu di perpus sesudah belajar di kelas


"mira boleh saya duduk di sini "


" boleh ..."


kata ku tanpa melihat ke arah orang itu


"serus amat baca nya"


"maaf..."


kata ku memperjelas omongan nya


"serius amat baca nya,apa kamu sangat suka membaca "


ulang nya dan aku menganggukan kepala pelan


"kenalin nama ku ihsan " dia lansung menyodor kan tangan nya ke padaku


"amira " kata ku singkat tanpa keperdulian kan tangan nya yang masih menunggu,dan tak lama kemudian dia menarik kembali tangan nya... dan dia terus tanya ini itu yang membuat aku geram mendengar nya ....


aku memberani kandiri angat bicara karna aku sangat terganggu oleh nya


"maaf ....ini perpus untuk membaca dan belajar bukan untuk mengobrol "


kata ku singkat tapi bisa membuat dia berhenti bicara


" maaf,aku tak bermaksud mengganggu mu "


kata nya dan pergi dari hadapan ku...


tak tau kenapa tiba tiba dia berhenti


" aku akan kembali " lanjut nya dan keluar dari perpus...aku tak memperduli kan omongan nya aku hanya sibuk dengan buku yang ada di tangan ku.....


buat yang setia dengan "penantian cinta "


mbak author minta dukungannya ya jangan lupa like comment dan vote nya .


makasih

__ADS_1


love love love u


.......


__ADS_2