
POV All FARID
selamat membaca .....
sudah lama sekali aku gak pernah lagi menyapa nya senenjak kejadian surat cinta yang di taro di mading....
yang membuat aku marah ke pada nya dan aku sangat malu sama teman temanku...
begitu aku sudah merasa sangat geram dengan pembicaran orang yang terus ngomongin kami,aku langsung mendatangi NYA...begitu aku datang ke kelas nya
ku lihat arini sedang memeluk nya,tanpa basa basi lagi aku langsung menghampiri nya,dan arini langsung melepas kan pelukan nya dan meninggal kan temen nya itu duduk sendiri,seakan dia teu bahwa aku akan berbicara pada teman NYA .....
karna aku sudah tak bisa mengontrol lagi emosi ku,sehingga kemarahan ku meluap luap pada nya... dengan posisi berdiri sambil menghadap ke arah nya
kaya bos memarahi karian nya. (hehehe)
setelah aku selesai mengomel ngomel dan sudah bisa mengatur emosi ku aku liat dia menundukan pandangan nya sambil menangis tersendu sendu...
"maaf kan aku telah melukai mu "
batin ku menyesal
aku pun langsung pergi meninggal kan nya
(ahir nya menyesal KAN makanya kontrol tuh emosi.maaf author gemes hehehe)
beberapa hari kemudian dari kejadian itu aku tak lagi melihat nya seakan akan dua manjauhi ku...
harini aku bersama teman ku ihsan tak sengaja lewat ke toilet wanita,aku mendengar teman kelas ku sedang membicara kan aku dan dia,entah kebapa aku merasa sangat kepo sekali...
aku pun berhenti sejenak dan langsung ku tarik tangan ihsan yang sudah berjalan duluan di depan ku....
aku dan ihsan sempet kaget mendengar kebenaran bahwa yang menempel surat cinta yang di mading itu Risna dan kawan kawan nya,alasan dia menyukai ku dan merasa tersaingi karna ada nya AMIRA...
semenjak itu penyesalan ku semakin dalam pada nya,aku tak berani melihat nya ayu pun sekedar nenyapa NYA...
"maaf kan aku telah menyakiti hati mu,dan bodoh nya aku langsung marah sama kamu tanpa aku menyelidiki nya terlebih dahulu "
ucap ku lirih
.......
bel pun berbunyi dan waktu nya istirahat
"hey bro ke kantin yuk "
ihsan menepuk bahu ku dan menyadar kan ku dari lamunan
__ADS_1
"iya yuk."
kata ku sambil berdiri
kami pun pergi ke kantin dan memesan makanan kedukan masing masing,tak lama kemudian makanan yang kami pesan darang
" rid aku mau jujur nih "
kata nya dengan serius,aku menanggapi nya haya dengan anggukan karna aku sedang menikmati makan ku
"aku suka sama Amira dan aku mau mengungkap kan rasa ku sore nanti "
kata ihsan yang sintak saja membuat aku
tersedak
"uhuk....uhuk...uhuk "
aku pun langsung mengambil minum yang anda di sebelah makanan ku
" kamu gak papa rid "
yang langsung berdiri pengusap ngusap bahu ku
"gak papa "
kata ku pura pura santai
"bagus lah"
ihsan pun duduk lagi ke tempat nya
"tapi gi mana menurut mu?.."
"gimana apa nya?.."
jawab ku pura pura tak mengerti,tapi asal kalian tau ya di hati ku ada sedikit rasa sesak saat mendengar nya...
"ni aku jelasin rencana nya sore sepulang sekolah aku ngajak dia jalan udah ditu aku mau menyata kan rasa ku,gi mana?..."
ihsan sambil mengedip ngedipkan mata nya
"oya udah gitu aja bagus dan semoga di terima "
kata ku
" makasih bro kamu emang sahabat terbaik ku " kami pun melanjut kan makan kami,setelah selesai kami masuk kelas lagi...
__ADS_1
.....
pagi pun ahir nya tiba,dari semalam aku sudah menunggu pagi ini hingga semalaman aku gak bisa tidur memikir kan ihsan mau menyatakan rasa nya aku terus memikir kan nya dari kata
dia jawab apa.
apa dia menerima nya
kalau dia menerima nya begitu mudah nya dia melupakan aku dll
sampai aku setres sendiri memikir kan nya
aku pun langsung pergi ke sekolah,dan setelah sampai aku melihat nya berjalan ke arah kelas aku pun berjalan ke arah nya dan kami bertabrakan (mungkin karna aku terlalu pokus melihat nya sampai sampai aku gak sadar bahwa aku sudah dekat dengan nya...hehehe )
dia meminta maaf pada ku pisisi masih menunduk..aku langsung menanyakan soal ihsan aku ingin tau dia menerima nya atu nggak,tapi jawaban nya bukan jawaban yang ku ingin kan
aku pergi ke kelas untuk mencari ihsan,dan ku lihat dia sedang duduk,aku langsung menyapa nya
"pagi .."
sapa ku sambil merangkul pundak nya
"lu gi mana kemaren sukses?..."
lanjut ku
"sukses apaan?
kata nya dengan ekspresi muka datar
"emang nya kenapa?.."
kata ku kepo
"gue di tolak "
"ko di tolak "
kata ku mendengar nya kaget sekaligus senang (gak tau kenapa di dalam hati ada rasa senang)
"dia bilang masih ada seseorang di hati nya yang belum bisa dia lepas kan "jelas ihsan sambil melihat ke arah ku
aku langsung melepas kan rangkulanku aku langsung duduk di tempat duduk ku
"apa dia masih menaruh harapan pada ku,kenapa kamu menolak ihsan yang jelas jelas dia sangat mencintai mu,karna dia mencintai mu pasti dia akan membuat mu bahagia, gak seperti ku yang akan membuat mu terluka "gumam ku lirih dalam hati ...
terkadang kita akan merasa sakit dikala orang yang mencintai kita di cintai sahabat dekat kita,tapi kita gak bisa menyambut rasa nya karna sesuatu hal yang mungkin tak bisa di pahami orang,terkadang kita marah tetapi dia juga butuh kebahagiaan dan harus bahagia...
__ADS_1
kita gak boleh egois dan harus merela kan nya pergi untuk bahagia....
POV.All FARID end