Penantian Cinta

Penantian Cinta
bab 6


__ADS_3

selamat membaca .......


selesai makan aku pun memberes kan bekas makan ku dan mencuci nya sendiri,yang berbeda dari biasa nya.biasa nya aku menunggu abang selesai makan baru beres beres dan cuci piring bareng...


tetapi kali ini nggak, abang alvin pun heran dengan sikap ku dia terus memandangi ku tanpa bertanya lagi....


selesai makan aku pun lansung masuk ke kamar ku dan ku kunci pintu kamarku karna aku takut kalu abang alvin masuk dan menginterogasi ku ....


aku pun mengambil buku dan senderan di pinggir tempat tidur samil membuka buka buku yang ingin aku baca untuk menghilangkan rasa kecewa dan sakit hati ku....


"sesakit ini kah mencintai tanpa di cinta, ya tuhan kalu rasa yang aku miliki ini salah aku mohon hapus kan lah rasa ini " kata ku lirih dan lagi lagi gak kerasa butiran butiran bening dari mata ku mengalir deras....


tak terasa aku tertidur dalam tangisan ke sakitan hati ku....


hari ini,hari di mana ujian awal semester di mulai.....aku yang sudah bersiap siap langsung keluar kamar dan menghampiri meja makan yang di sana sudah ada mamah,ayah sama bang alvin yang sedang menunggu ku sarapan....


"selamat pagi "


papa ku sembari senyum tipis


dan tang di meja melihat ke arah ku semua


"pagi sayang"


mamah yang menjawab sapaan ku


dan ku lihat bang alvin yang hanya melihat ku yang seolah olah banyak pertanyaan yang mau di rontar kan padaku....


"mah,yah,bang doin ya hari ini ari pertama aku ujian awal semester "


kata ku sembari memasukan makanan ke mulut ku

__ADS_1


"kami doain semoga kamu dapat nilai yang sempurna " mama sambil memeluku dan mengusap kepala ku dengan halus


"makasih mah,mamah emang yang terbaik " kata ku sambil mengacung kan jempol ku


"terus abang sama ayah nggak?..."


kata ayah yang masih mengunyah makanan nya


"iya ayah dan abang juga,gak ada lagi yang terbaik dari dalam hidup ku,mamah,ayah dan abang adalah penyemangat hidup ku,tanpa kalian aku bukan siapa siapa " kata ku sambil memandangi ayah,mamah dan abang.....


"makasih sayang"


mamah,ayah dan abang yang langsung memeluku


"mah aku gak bisa napas "


kata ku teregah engah karna pelukan mamah yang paling erat


"maaf sayang ma mah sangat bahagia punya anak kaya mira " kata mamah sambil mengusap tetesan air mata nya


"mira berangkat sekarang takut kesiangan "


kata ku sambil beranjak dari tempat duduk ku...


"abang anterin yah " yang langsung berdiri dari tempat duduk nya dan aku hanya mengangguk menanggapi nya


"mah,yah abang berangkat ya "


kata abang pamit abang dan aku pun mencium bunggung tangan ayah dan mamah


kami pun berangkat memakai motor ke sayangan abang ...

__ADS_1


"kalu ada masalah cerita lah,jangan di pendam sendiri"...


aku hanya terdiam mendengar omongan abang


"aku abang mu dek,aku akan selalu melindungi mu " lanjut abang


"maaf bang adek belum bisa cerita sekarang sekarang "ahir nya aku membuka mulut ku


"abang akan menunggu sampai adek sudah siap cerita sama abang " aku yang mendengar omongan abang sangat tersentuh dan menetes kan air mata


tak lama kemudian sampai di depan sekolah,aku pun turun dari mitor abang


" semangat "


abang yang tersenyum memandangku


aku pun mebalas nya dan ku cium punggung tangan abang...


"assalamualaikum "


kata ku


"waalaikum salam "


jawab abang dan langsung pergi...


mba author minta dukungan nya ya biar semangat nulis nya...


like,comment,vote nya


makasih

__ADS_1


love love love


"


__ADS_2